Mahfud MD Bela DPR dari Pembubaran, tapi 'Hajar' Gaji Miliaran: Sudah Kelewatan Batas!

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:44 WIB
Mahfud MD Bela DPR dari Pembubaran, tapi 'Hajar' Gaji Miliaran: Sudah Kelewatan Batas!
Mahfud MD saat bicara soal DPR RI. [YouTube/Mahfud MD Official]
Kesimpulan
  • Menurut Mahfud MD DPR jangan dibubarkan. 
  • DPR yang dianggap buruk masih lebih baik daripada tidak ada. 
  • Yang harus disoroti adalah gaji dan tunjangan. 

Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, kembali melontarkan pernyataan tajam yang menyita perhatian publik.

Di satu sisi, ia membela eksistensi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari tuntutan pembubaran, namun di sisi lain ia mengkritik habis-habisan soal penghasilan para wakil rakyat yang dinilainya sudah tidak masuk akal.

Sikap paradoks Mahfud MD ini menyoroti dua masalah krusial yang kerap menjadi sumber kekecewaan masyarakat terhadap parlemen: kinerja dan integritas. Ia secara tegas menolak gagasan pembubaran DPR yang belakangan ini kerap disuarakan sebagai bentuk frustrasi publik.

Menurut Mahfud, meskipun kinerjanya sering mendapat sorotan negatif, DPR tetap menjadi pilar penting dalam sistem demokrasi Indonesia. Menghilangkannya justru akan lebih berbahaya.

"DPR yang buruk masih lebih baik daripada tidak ada sama sekali," tegas Mahfud MD dalam sebuah kesempatan.

Ia berpendapat bahwa tuntutan pembubaran seharusnya dilihat sebagai sinyal kekesalan publik yang harus direspons pemerintah dengan solusi, bukan dengan mencari siapa "dalang" di baliknya.

Gaji Selangit, Korupsi Tak Kunjung Usai

Namun, pembelaan Mahfud terhadap institusi DPR tidak serta-merta membuatnya menutup mata terhadap perilaku para anggotanya.

Kritiknya yang paling pedas justru diarahkan pada persoalan gaji dan tunjangan fantastis yang diterima para legislator, yang ironisnya tidak berbanding lurus dengan pemberantasan korupsi di internal mereka.

baca juga

Mahfud MD mengaku prihatin dengan banyaknya anggota dewan yang masih terjerat kasus korupsi, padahal penghasilan resmi mereka sudah sangat tinggi.

Ia bahkan menyebut angka penghasilan bulanan anggota DPR bisa mencapai miliaran rupiah.

"Gaji atau penghasilan DPR saat ini sudah kelewatan," kata Mahfud dengan nada lugas.

Pernyataan ini menjadi tamparan keras, menyiratkan bahwa fasilitas mewah yang diterima wakil rakyat ternyata gagal menjadi benteng moral untuk mencegah praktik koruptif.

Atas dasar itu, Mahfud mendorong adanya introspeksi dan pembenahan dari dalam tubuh parlemen sendiri.

Ia mendesak agar DPR memiliki kepekaan untuk meninjau ulang besaran anggaran dan tunjangan yang selama ini mereka nikmati, yang sering kali dianggap membebani keuangan negara dan melukai rasa keadilan publik.

"DPR sebaiknya meninjau sendiri anggaran mereka dan memotongnya jika dianggap tidak realistis," pungkasnya.

Seruan ini menjadi tantangan langsung bagi para pemimpin dan anggota DPR untuk membuktikan integritas mereka, tidak hanya dalam menjalankan fungsi legislasi, tetapi juga dalam mengelola anggaran untuk diri mereka sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mbah Dul Tolak Ambil Bansos karena Masih Ada Setengah Karung Beras, Kontras dengan Tunjangan DPR

Mbah Dul Tolak Ambil Bansos karena Masih Ada Setengah Karung Beras, Kontras dengan Tunjangan DPR

Your Say | Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:30 WIB

Asyik Joget usai Gaji DPR Naik Disorot, Eko Patrio Kena Ulti: Gua Tuntut Lo Semua di Akhirat!

Asyik Joget usai Gaji DPR Naik Disorot, Eko Patrio Kena Ulti: Gua Tuntut Lo Semua di Akhirat!

News | Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:10 WIB

Mbak Nafa Jangan Mengeluh, Rakyat di Dapilmu Sampai Nolak Bantuan Karena Merasa Cukup Meski Tak Kaya

Mbak Nafa Jangan Mengeluh, Rakyat di Dapilmu Sampai Nolak Bantuan Karena Merasa Cukup Meski Tak Kaya

Lifestyle | Rabu, 27 Agustus 2025 | 12:03 WIB

Terkini

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN

Mulai Besok Sore, Masyarakat Bisa Akses dan Beri Masukan Draf PPHN

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

Tersangka Karhutla Naik Jadi 89 Orang, Polri Mulai Bidik Jejak Keterlibatan Korporasi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus

Penampakan Halte Petamburan Usai Jadi Sasaran Vandalisme Massa Aksi 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:44 WIB

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

Tanpa Gaji Tetap, Kisah Penjaga Pantai Gaza Bertaruh Nyawa di Tengah Tawa Warga Palestina

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:38 WIB

×