Rocky Gerung: Hanya Gibran yang Jadi Presiden Bisa Selamatkan Jokowi

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:40 WIB
Rocky Gerung: Hanya Gibran yang Jadi Presiden Bisa Selamatkan Jokowi
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (Ist)

Suara.com - Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai bahwa Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengalami kecemasan yang terus menerus.

Kecemasan tersebut menurut Rocky disebabkan dengan posisi putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka yang belum berada di kursi aman.

Seperti diketahui bahwa Gibran kini menjabat sebagai Wakil Presiden RI. Rocky menyebut bahwa strategi Jokowi selanjutnya yaitu menjadikan Gibran sebagai Presiden RI.

Dari situlah Rocky menilai jika Jokowi akan tenang hidupnya dan tidak mengalami kecemasan yang berlebihan lagi.

“Kalau kita analisis secara serius, hanya dengan Gibran menjadi presiden seluruh kecemasan Pak Jokowi itu diselamatkan. Kan cuma itu dasarnya kan,” sebut Rocky, dikutip dari youtube Deddy Sitorus Official, Kamis (28/8/25).

Rocky mengatakan bahwa dengan menjadikan Gibran sebagai Presiden Jokowi akan merasa tertolong.

Bahkan itu sudah menjadi Impian besar Jokowi. Karena menurut Rocky, tidak akan ada yang bisa menyelamatkan Jokowi jika bukan keluarganya sendiri.

“Tinggal itu Impian Pak Jokowi, dia akan diselamatkan oleh siapa? Bukan oleh Prabowo, bukan oleh masyarakat sipil, bukan oleh jurnalis, dia akan diselamatkan oleh keluarganya sendiri, Kalau Gibran jadi presiden,” urainya.

“Dan ambisi itu tetap ada di kepala seseorang yang kecanduan kekuasaan,” imbuhnya.

Rocky sontak menduga bahwa kedepannya akan ada kasus baru lagi yang menyangkut dinasti politik.

Pasalnya, Rocky melihat bahwa kini Presiden RI, Prabowo Subianto sudah sepaham dengan rakyat dan sedang mencari momen yang tepat untuk melawan bahkan menghancurkan dinasti politik tersebut.

“Kelihatannya minggu depan akan ada, kalau kita lihat konsistensinya, pasti minggu depan akan ada kasus baru lagi yang menyangkut dinasti,” ujarnya.

“Kan polanya sudah kelihatan, Presiden Prabowo mencicil supaya tidak direct seolah-olah ingin disingkirkan. Masyarakat sipil tahu itu, mulai terbaca ada semacam kesamaan pandangan dimasyarakat sipil bahwa Prabowo sedang cari momentum. Dan momentum itu akan disediakan oleh Sejarah, karena ingatan publik kita akan terus ada disitu bahwa Indonesia dibesarkan dalam kejujuran,” sambungnya.

Dinasti Politik Jokowi

Isu Dinasti Politik keluarga Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mencuat usai Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan perubahan syarat pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

Dalam Undang – Undang Pemilu, batas usia calon minimal 40 tahun, MK kemudian menambahkan frasa pernah atau sedang menduduki jabatan kepala daerah.

Perubahan syarat pendaftaran tersebut membuka peluang bagi putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk ikut mendaftarkan diri.

Saat itu Gibran masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta. Meski baru berusia 36 tahun pada 1 Oktober 2024, ia dapat berkompetisi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan persyaratan yang baru.

Gibran akhirnya ditunjuk oleh Prabowo Subianto, capres dari Partai Gerindra sebagai pendampingnya pada Pilpres.

Anak kedua Jokowi, Kahiyang Ayu memang tak secara langsung terjun ke dunia politik, namun sang suami, Bobby Nasution yang mengikuti jejak ayahnya.

Bobby Nasution menempuh jalan politik dengan mengawali sebagai Wali Kota Medan pada Pilkada 2020. Jabatan Wali Kotanya itu berlanjut menjadi Gubernur Sumatera Utara.

Pasangan Bobby Nasution dan Surya berhasil menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara setelah memenangkan Pemililihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumut 2024.

Sementara itu anak bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep yang mencuri start muncul didunia entertainment rupanya juga dituntun masuk didunia politik.

Kaesang mengikuti jejak ayah dan kakaknya, ia ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada 25 September 2023.

Penetapannya berselang hanya dua hari setelah dirinya bergabung dengan partai yang mengidentikkan diri dengan anak muda tersebut.

Dengan anak hingga menantunya yang terjun ke dunia politik itu, Jokowi dinilai sedang membangun dinasti politik selama menjabat sebagai presiden.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Layak Gantikan Noel? Integritas dan Pengalaman Lapangan Jadi Harga Mati

Siapa Layak Gantikan Noel? Integritas dan Pengalaman Lapangan Jadi Harga Mati

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:38 WIB

Bebas Subuh Dan Dikawal: Strategi Rahasia Pembebasan Bambang Tri, Hindari Wartawan?

Bebas Subuh Dan Dikawal: Strategi Rahasia Pembebasan Bambang Tri, Hindari Wartawan?

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:30 WIB

Bebas Subuh Dan Dikawal: Strategi Rahasia Pembebasan Bambang Tri, Hindari Wartawan?

Bebas Subuh Dan Dikawal: Strategi Rahasia Pembebasan Bambang Tri, Hindari Wartawan?

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 18:26 WIB

Terkini

Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta

Legislator DKI Hardiyanto Kenneth Endus Praktik 'Parkir Gelap' di Mal Jakarta

News | Senin, 20 April 2026 | 20:15 WIB

Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!

Natalius Pigai Desak Pelaku Penembakan 15 Warga Papua Menyerah: Jangan Sembunyi!

News | Senin, 20 April 2026 | 20:10 WIB

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

Berlangsung Masif dan Meluas, Komnas HAM Belum Temukan Dalang Kerusuhan Demo Agustus 2025

News | Senin, 20 April 2026 | 19:59 WIB

Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati

Nus Kei Dibunuh karena Dendam Lama, Dua Pelaku Terancam Hukuman Mati

News | Senin, 20 April 2026 | 19:53 WIB

Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU

Bareskrim Siap Miskinkan Mafia Haji dan Umrah, Aset Disita Pakai Pasal TPPU

News | Senin, 20 April 2026 | 19:44 WIB

Jangan Tergiur Promo Medsos, 20 Laporan Penipuan Haji dan Umrah Masuk Kemenhaj Tiap Hari

Jangan Tergiur Promo Medsos, 20 Laporan Penipuan Haji dan Umrah Masuk Kemenhaj Tiap Hari

News | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Maut Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang

Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Maut Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang

News | Senin, 20 April 2026 | 19:21 WIB

Pigai Ungkap 15 Warga Tewas di Papua, Minta Pelaku Segera Diungkap

Pigai Ungkap 15 Warga Tewas di Papua, Minta Pelaku Segera Diungkap

News | Senin, 20 April 2026 | 19:15 WIB

Proyek Giant Sea Wall Dimulai dari Pantura, Pemerintah Siapkan Pembangunan Bertahap

Proyek Giant Sea Wall Dimulai dari Pantura, Pemerintah Siapkan Pembangunan Bertahap

News | Senin, 20 April 2026 | 19:12 WIB

15 warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Pigai: Pelaku Sudah Diketahui, Jangan Sembunyi!

15 warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Pigai: Pelaku Sudah Diketahui, Jangan Sembunyi!

News | Senin, 20 April 2026 | 19:10 WIB