Sesar Citarik Di Mana? Jalur Potensi Gempa yang Mengancam Jabodetabek

Ruth Meliana

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 11:46 WIB
Sesar Citarik Di Mana? Jalur Potensi Gempa yang Mengancam Jabodetabek
ilustrasi sesar citarik (dok. BMKG)

2. Perubahan bentuk permukaan tanah

Sesar aktif dapat menyebabkan pergeseran atau retakan di permukaan bumi. Di beberapa titik sepanjang Sesar Citarik, para peneliti menemukan bukti perubahan topografi akibat pergerakan tanah.

3. Riwayat geologi

Jika suatu sesar memiliki riwayat gempa besar dalam 10.000 tahun terakhir, maka sesar tersebut dikategorikan aktif. Berdasarkan catatan Badan Geologi, Sesar Citarik terbentuk sejak jutaan tahun lalu, dan aktivitasnya masih berlanjut hingga kini.

4. Dekat dengan lempeng tektonik

Jawa Barat, termasuk Bogor, berada di kawasan yang kompleks secara tektonik karena berdekatan dengan zona tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Posisi ini membuat Sesar Citarik rentan bergerak akibat tekanan dari pergerakan lempeng tersebut.

Sesar Aktif Tidak Selalu Berarti Bahaya

Banyak masyarakat mengira bahwa keberadaan sesar aktif otomatis berarti ancaman gempa besar yang mematikan. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.

Sesar aktif memang berpotensi memicu gempa, tetapi tidak semua pergerakan sesar menghasilkan getaran yang signifikan.

Sebagian besar pergerakan justru berupa gempa kecil yang bahkan tidak terasa oleh manusia. Contohnya, beberapa aktivitas Sesar Citarik hanya menimbulkan gempa dengan magnitudo 2,5–3,5, yang relatif aman.

Hal yang paling penting adalah memahami mitigasi bencana dan mempersiapkan diri. BPBD Kabupaten Bogor bersama Badan Geologi telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, seperti:

  • Memetakan jalur patahan aktif di wilayah Jabodetabek.
  • Mengedukasi masyarakat tentang cara evakuasi yang benar saat terjadi gempa.
  • Memastikan bangunan publik dan sekolah memiliki standar konstruksi tahan gempa.
  • Menyediakan informasi real-time melalui BMKG dan aplikasi peringatan dini.

Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa lebih siap menghadapi potensi gempa tanpa harus hidup dalam ketakutan berlebihan.

Alih-alih panik, yang lebih penting adalah memastikan lingkungan rumah aman, mengenali jalur evakuasi, dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Sesar Citarik memiliki potensi memicu gempa bumi, terutama karena lokasinya melintasi daerah padat penduduk seperti Bogor, Sukabumi, dan Bekasi. Meski begitu, keberadaannya tidak berarti selalu berbahaya. Sebagian besar aktivitasnya menghasilkan gempa kecil yang tidak terasa.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung: Jakarta Tak Bisa Maju Sendirian! Ini Rencana Ambisius untuk Jabodetabek

Pramono Anung: Jakarta Tak Bisa Maju Sendirian! Ini Rencana Ambisius untuk Jabodetabek

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 21:27 WIB

Gedung DPR Dijaga Super Ketat di Luar, Namun Sunyi Senyap di Dalam

Gedung DPR Dijaga Super Ketat di Luar, Namun Sunyi Senyap di Dalam

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 12:25 WIB

LIVE STREAMING: Demo Buruh 28 Agustus: Gedung DPR dan Istana Jadi Sasaran, 6 Tuntutan Disorot

LIVE STREAMING: Demo Buruh 28 Agustus: Gedung DPR dan Istana Jadi Sasaran, 6 Tuntutan Disorot

Video | Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:55 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB