Hendri Satrio Sebut Momen Keos Ini Jadi Waktu Tepat Pemerintah Komunikasi Dengan Media Massa

Eviera Paramita Sandi

Senin, 01 September 2025 | 16:26 WIB
Hendri Satrio Sebut Momen Keos Ini Jadi Waktu Tepat Pemerintah Komunikasi Dengan Media Massa
Suasana kendaraan melintas di depan Mako Brimob Kwitang, Jakarta, Senin (1/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pakar Komunikasi, Hendri Satrio buka suara soal kericuhan yang terjadi di Indonesia belakangan ini, dimana banyak terjadi demonstrasi hingga penjarahan.

Saat ditanya soal solusi terhadap kericuhan tersebut, Hendri mengatakan bahwa ada 2 hal yang harus dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hendri menyebut bahwa Presiden Prabowo sebaiknya berkomunikasi dengan para jurnalis, pasalnya media massa kini dianggap bisa menenangkan rakyat.

“Saya ngajuin 2 lah solusinya,” ujar Hendri Satrio, dikutip dari youtubenya, Senin (1/9/25).

“Jadi yang pertama, Pak Prabowo mesti berkomunikasi dengan intens kepada para jurnalis di media massa. Karena dengan kondisi saat ini, media massa lah yang bisa menenangkan masyarakat, menenangkan rakyat,” tambahnya.

Menurut Hendri selama pemerintahan Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi), hingga saat ini, media massa sebagai kekuatan keempat demokrasi terlupakan.

“Dan ya ini menjadi pengalaman tersendiri sih, selama ini kan memang penguasa dari zaman Pak Jokowi kemudian sekarang diteruskan ke Pak Prabowo seolah – olah seperti melupakan media massa sebagai kekuatan keempat demokrasi,” urainya.

Hendri menerangkan bahwa Media Massa bisa menjadi wadah yang menghubungkan komunikasi antara publik dengan pemerintah.

“Sebagai Lembaga atau wadah yang bisa menghubungkan komunikasi antara publik dengan pemerintah, dengan penguasa,” ucapnya.

baca juga

Hendri menyebutkan jika selama ini pemerintah dianggap hanya percaya dengan influencer dan mengkesampingkan media massa.

Sementara itu, dalam kondisi yang seperti ini, menurut Hendri influencer tidak akan berani menampakkan diri dan memilih untuk menyelamatkan diri.

“Selama ini kan terlalu percaya dengan influencer kan, influencer diundang ke IKN, influencer diundang ke istana. Nah kalau kondisinya sudah seperti in ikan, para influencer pasti tidak akan bersuara dia. Menyelamatkan diri masing – masing lah, takut juga itu rumahnya digeruduk kan. Jadi para influencer per hari ini akan diam saja, dan akhirnya Pak Prabowo juga ditinggalkan, nggak dibantuin,” urainya.

Sehingga Hendri menilai bahwa kini pihak yang tepat menjadi jembatan adalah Media Massa.

Selain itu, momentum ini menurut Hendri dapat memperbaiki hubungan baik dari pemerintah kepada media massa.

“Makanya, menurut saya sih ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki hubungan baik atau komunikasi dari pemerintah kepada media massa,” ujarnya.

“Kan selama ini ya mohon maaf kalau saya salah mohon maaf, kalau tidak berkenan ya mohon maaf. Tapi kondisinya misalnya mereka kena PHK kan pemerintah juga nggak ada Tindakan yang berarti. Industrinya kembang kempis, justru diminta bersaing dengan media sosial,” tambahnya.

Hendri Satrio menganggap bahwa Media Massa yang tepat menjadi jembatan antara Pemerintah dengan publik.

“Nah kalau situasinya seperti ini kan Lembaga seperti media massa itu menjadi jembatan yang sangat penting antara pemerintah dengan publik,” ujarnya.

“Dan maaf – maaf nggak bisa ngandelin influencer lagi,” imbuhnya.

Selain itu, solusi kedua yang bisa dilakukan Presiden Prabowo menurut Hendri adalah dengan mengundang para tokoh bangsa.

Tokoh – tokoh bangsa yang dimaksud adalah Para Mantan Presiden maupun Wakil Presiden. Menurut Hendri mereka dianggap memiliki masukan – masukan yang baik untuk permasalahan saat ini.

“Kemudian Solusi yang kedua Pak Prabowo mungkin bisa bertemu dan mengundang para tokoh bangsa, seperti Mantan Presiden, kelima, keenam dan ketuju. Kemudian para mantan wakil presiden untuk urun rembug, kira-kira permasalahan negeri ini bagaimana solusinya,” urainya.

“Kenapa harus mengundang mereka? Saya yakin mereka punya masukan-masukan yang baik untuk Pak Prabowo dalam mengatasi permasalahan hari ini,” sambungnya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Lembaga Ekonom Kritik Pemerintah: Gelombang Demo Cerminan Gagal Kelola Ekonomi Berkeadilan!

Tiga Lembaga Ekonom Kritik Pemerintah: Gelombang Demo Cerminan Gagal Kelola Ekonomi Berkeadilan!

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 16:03 WIB

Buntut Penjarahan, Kompleks Rumah Eko Patrio Tertutup untuk Media dan Warga Luar

Buntut Penjarahan, Kompleks Rumah Eko Patrio Tertutup untuk Media dan Warga Luar

News | Senin, 01 September 2025 | 15:37 WIB

Penjarahan Terkuak, Koleksi Buku Absen di Rumah Politikus

Penjarahan Terkuak, Koleksi Buku Absen di Rumah Politikus

News | Senin, 01 September 2025 | 15:37 WIB

Terkini

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

×