Siswa SMK Tewas Usai Ikut Demo di DPR, Menteri PPPA Minta Maaf Akui Negara Gagal Lindungi Anak

Dythia Novianty, Lilis Varwati

Kamis, 04 September 2025 | 09:42 WIB
Siswa SMK Tewas Usai Ikut Demo di DPR, Menteri PPPA Minta Maaf Akui Negara Gagal Lindungi Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi saat melayat ke rumah duka Andika Lutfi Fala (16), siswa SMK yang meninggal dunia setelah mengikuti demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, 28 Agustus lalu. [Ist]
Baca 10 detik
  • Menteri PPPA melayat dan menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Andika, korban aksi demo di DPR
  • Negara diminta refleksi dan meningkatkan perlindungan anak, khususnya dalam situasi kerumunan atau demo
  • Keluarga korban memilih ikhlas tanpa membawa kasus ke ranah hukum

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, melayat ke rumah duka Andika Lutfi Fala (16), siswa SMK yang meninggal dunia setelah mengikuti demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, 28 Agustus lalu.

Arifah menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Andika.

"Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita bersama untuk meningkatkan pengawasan keluarga, termasuk meningkatkan komunikasi antara orang tua dengan anak-anaknya,” ujar Arifah dalam keterangannya, Kamis (4/9/2025).

Dalam kunjungannya di kediaman keluarga korban di Kabupaten Tangerang, Rabu (3/9), Arifah menyampaikan permintaan maaf atas gagalnya negara memberikan perlindungan terhadap anak.

Dia menghargai keputusan keluarga korban yang memilih untuk tidak membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Namun begitu, dia juga menegaskan kalau peristiwa tersebut harus menjadi refleksi bagi seluruh pihak.

Keluarga korban menunjukan foto almarhum Andika Lutfi Falah
Keluarga korban menunjukan foto almarhum Andika Lutfi Falah

“Kami memohon maaf atas kekurangan negara dalam melindungi anak, yang berujung pada hilangnya satu nyawa berharga anak kita. Seluruh anak Indonesia adalah anak kita bersama, mari saling bergandeng tangan dan bahu membahu agar kejadian ini tidak terulang kembali," tuturnya.

Arifah meminta agar pihak kepolisian mengedepankan pendekatan yang manusiawi dan memperhatikan keberadaan kelompok rentan, termasuk anak-anak dalam situasi kerumunan atau demonstrasi.

Andika tercatat menjadi satu-satunya korban meninggal dari kelompok usia anak dalam gelombang aksi unjuk rasa tersebut.

baca juga

Ia sempat menjalani perawatan di RSAL Dr. Mintohardjo akibat luka berat di kepala karena benturan benda tumpul, sebelum kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan keluarga, Andika diduga ikut aksi setelah diajak temannya tanpa sepengetahuan orang tua maupun pihak sekolah.

Kondisi itu diperparah karena ia tidak memiliki ponsel dan kartu identitas yang hilang saat mendaki gunung beberapa waktu sebelumnya.

Ayah korban, Abdul Gofur, mengaku sudah mengikhlaskan kepergian putranya dan memilih tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Mungkin sudah takdirnya. Kami tidak menyalahkan siapapun dan tidak menuntut apapun, yang penting dia tenang di sana. Kalau dibilang sedih, sedih banget. Kenang-kenangan sama dia itu terbayang semua. Saya kalau masuk kamarnya tidak sanggup, terbayang semua. Saya sayang, mungkin Allah lebih sayang,” ujar Abdul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Bobby Nasution Apresiasi Mahasiswa hingga Ojol Gelar Aksi Secara Damai di Sumut

Gubernur Bobby Nasution Apresiasi Mahasiswa hingga Ojol Gelar Aksi Secara Damai di Sumut

News | Selasa, 02 September 2025 | 23:02 WIB

Luka Akibat Demonstrasi Apakah Ditanggung BPJS?

Luka Akibat Demonstrasi Apakah Ditanggung BPJS?

News | Selasa, 02 September 2025 | 21:50 WIB

Prabowo Jenguk Korban Demo Ricuh di RS Polri, Janjikan Motor Baru dan Carikan Pacar

Prabowo Jenguk Korban Demo Ricuh di RS Polri, Janjikan Motor Baru dan Carikan Pacar

News | Selasa, 02 September 2025 | 21:26 WIB

4 Ciri-ciri Provokator Demo Versi Polisi

4 Ciri-ciri Provokator Demo Versi Polisi

News | Selasa, 02 September 2025 | 20:33 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Pemerintahan Prabowo Sudah Terkikis, Ini yang Perlu Dilakukan

Kepercayaan Rakyat ke Pemerintahan Prabowo Sudah Terkikis, Ini yang Perlu Dilakukan

Bisnis | Selasa, 02 September 2025 | 18:08 WIB

Indonesia Disorot Dunia: PBB Kecam Keras Kekerasan Aparat dalam Demo

Indonesia Disorot Dunia: PBB Kecam Keras Kekerasan Aparat dalam Demo

Video | Selasa, 02 September 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×