Terungkap Video Ibu Jilbab Pink yang Viral Bukan AI, Keluarga: Jangan Terprovokasi

Ferry Noviandi, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 06 September 2025 | 13:43 WIB
Terungkap Video Ibu Jilbab Pink yang Viral Bukan AI, Keluarga: Jangan Terprovokasi
Ibu Jilbab Pink Viral Maki-maki Prabowo dan Ingin Anies Baswedan jadi Presiden (x.com/@snowflakemlet)
Baca 10 detik
  • Keluarga memastikan, sosok Ana atau Ibu Jilbab Pink yang viral saat demo DPR beberapa waktu lalu adalah manusia, bukan AI.
  • Akun Instagram @daqnas yang mengaku keluarga, meminta maaf atas sikap dan perkataan Budenya.
  • Menurut @daqnas, budenya memang butuh perhatian khusus.

Suara.com - Video seorang ibu bernama Ana alias Ibu Jilbab Pink dalam aksi demo di depan gedung DPR RI beberapa hari lalu tengah menjadi perdebatan di media sosial.

Sebagian orang menilai aksi Ibu Jilbab Pink dalam aksi demo di depan gedung DPR RI itu hanya provokator, karena menghina Presiden RI Prabowo Subianto dan meminta turun agar digantikan dengan Anies Baswedan.

Namun, sebagian lainnya menilai video Ana menghina Prabowo Subianto dan membela Anies Baswedan dalam aksi demo menuntut tunjangan DPR RI dihapuskan hanyalah hasil editing AI.

Bahkan sampai muncul template Instagram yang menjelaskan video Ana itu merupakan buatan AI dan sudah dibagikan oleh puluhan ribu orang.

Klarifikasi keluarga ibu jilbab pink yang hina Prabowo Subianto (Instagram/@daqnas)
Klarifikasi keluarga ibu jilbab pink yang hina Prabowo Subianto (Instagram/@daqnas)

Sampai akhirnya, pihak keluarga buka suara mengenai aksi ibu jilbab pink tersebut yang selalu menggunakan kata kasar hingga menghina Prabowo Subianto ketika aksi demo di depan gedung DPR RI.

Akun Instagram @daqnas yang mengaku keluarga dari Ana pun meminta maaf atas sikap dan perkataan Budenya dalam aksi demo yang akhirnya viral di media sosial.

Bahkan, Daqnas yang mengaku keponakan Ana justru seorang polisi dan ia pun mengunggah video Budenya tersebut ketika menghina teman-teman sejawatnya saat demo.

"Buat semua maafin bude gue ya. Nanti ada kesempatan, gue paranin ke rumahnya. Jadi buat teman-teman satu profesi, lain waktu lihat beliau begini pas demo jangan dimasukin hati der," kata akun Instagram tersebut, Jumat 6 September 2025.

Bahkan, Daqnas juga meminta agar orang-orang yang memberi panggung untuk Ana ketika aksi demo.

Ana atau Ibu Jilbab Pink yang sempat viral saat demo DPR beberapa waktu lalu. [Twitter]
Ana atau Ibu Jilbab Pink yang sempat viral saat demo DPR beberapa waktu lalu. [Twitter]

"Dan buat kawan-kawan yang ikut demo, kalau bude gue nampak jangan dikasih panggung ye. Biasanya kalau doi teriak begini, sampai rumah minta jahe sereh karena tenggorokannya lecet (serek)," ujarnya.

Selain itu, Daqnas juga menyarankan semua orang agar tak mudah terprovokasi oleh kata-kata yang dilontarkan oleh Budenya ketika demo.

Alih-alih memberi panggung dan terprovokasi, Daqnas meminta orang-orang mengingatkan Budenya untuk pulang bila lain waktu tak sengaja bertemu dalam aksi demo.

"Untuk teman-teman yang demo di mana pun nanti, kalau ketemu bude saya tolong jangan ikut terprovokasi ya. Kalau memang ketemu, suruh pulang. Sampaiin aja der dicariin sama ponakannya si Anas gitu," ujar Daqnas.

Daqnas juga mengungkapkan bahwa Ana adalah orang yang memang membutuhkan perhatian khusus.

"Intinya Bude saya ini memang butuh perhatian khusus," ujarnya.

Tak lupa, Daqnas juga mengklarifikasi soal video Budenya yang menghina Prabowo Subianto bukanlah hasil editing AI secara implisit pada unggahannya.

"Jadi, jangan ada yang bilang perempuan kerudung pink itu AI ya. Tega bener lu ah, orang manusia beneran dikata AI," ujar Daqnas sambil tertawa.

Terakhir, Daqnas menutup klarifikasinya dengan meminta maaf dan memberi semangat kepada teman-teman sejawatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Setop Kunjungan Kerja ke Luar Negeri, Dasco Janji Buka-bukaan

DPR Setop Kunjungan Kerja ke Luar Negeri, Dasco Janji Buka-bukaan

News | Jum'at, 05 September 2025 | 21:14 WIB

Tunjangan Rumah DPR Dicabut! Uang Listrik, Transportasi, Telepon Dipangkas

Tunjangan Rumah DPR Dicabut! Uang Listrik, Transportasi, Telepon Dipangkas

News | Jum'at, 05 September 2025 | 19:53 WIB

Beda dengan Jepang, Koran China Tampilkan Foto Presiden Prabowo Subianto

Beda dengan Jepang, Koran China Tampilkan Foto Presiden Prabowo Subianto

News | Jum'at, 05 September 2025 | 18:40 WIB

Deadline Tuntutan 17+8, Massa Aksi Piknik di depan DPR

Deadline Tuntutan 17+8, Massa Aksi Piknik di depan DPR

Foto | Jum'at, 05 September 2025 | 17:33 WIB

Demo 5 September 2025: BEM Unpad Gelar Aksi Kenakan 'Brave Pink', Tagih 17+8 Tuntutan di DPR

Demo 5 September 2025: BEM Unpad Gelar Aksi Kenakan 'Brave Pink', Tagih 17+8 Tuntutan di DPR

News | Jum'at, 05 September 2025 | 17:24 WIB

Analisa Netizen, Terungkap Alasan Koran Jepang Crop Foto Prabowo

Analisa Netizen, Terungkap Alasan Koran Jepang Crop Foto Prabowo

News | Jum'at, 05 September 2025 | 17:57 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB