Nekat! Apa Sebenarnya Motif Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya Serang Sri Mulyani?

Tasmalinda | Suara.com

Selasa, 09 September 2025 | 16:20 WIB
Nekat! Apa Sebenarnya Motif Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya Serang Sri Mulyani?
unggahan diduga anak menteri keuangan Purbaya Sadewa
Baca 10 detik
  • Tudingan Sri Mulyani sebagai “agen CIA” lewat akun yang diduga milik putra Menkeu baru Purbaya Sadewa dinilai bukan sekadar blunder keluarga.
  • Momen serangan yang muncul tepat setelah pelantikan diduga dirancang untuk mengguncang
  • Pertanyaan utama adalah siapa yang paling diuntungkan.

Suara.com - Cuitan viral yang menuding Sri Mulyani sebagai "agen CIA" dari akun yang diduga milik putra Menkeu baru Purbaya Sadewa, bisa jadi bukan sekadar blunder seorang anak. Ini terlihat kurang seperti kecerobohan keluarga, dan lebih seperti sebuah operasi sabotase politik yang dilancarkan sejak hari pertama.

Pertanyaannya bukan lagi "apakah itu benar anaknya?", melainkan pertanyaan yang jauh lebih berbahaya mengenai motif dan siapa yang paling diuntungkan dari kekacauan ini? Dan siapa dalang sebenarnya?

1. Serangan Lewat "Keluarga"

Mengapa menggunakan akun yang diduga milik putranya? Karena ini adalah senjata yang paling efektif dan paling kejam. Ini menempatkan Purbaya dalam posisi yang mustahil. Kemungkinan, jika ia menyangkal keras, ia bisa terlihat berkonflik dengan anaknya.

Namun jika ia diam, malah dianggap membenarkan.

Bagi sebagian publik, serangan dari "orang dalam" atau keluarga terasa lebih otentik daripada serangan dari akun buzzer anonim yakni "Bagaimana bisa mengurus keuangan negara, jika mengurus keluarganya saja tidak bisa?"

2. Mendelegitimasi Sejak Awal

Waktu serangan ini bisa jadi bukanlah kebetulan. Melakukannya tepat setelah pelantikan adalah sebuah serangan yang dirancang untuk mendelegitimasi Purbaya bahkan sebelum ia sempat bekerja. Bisa jadi targetnya ialah untuk merusak citra, wibawa, dan kredibilitasnya di mata publik, pasar keuangan, dan bahkan di internal kementeriannya sendiri.

Menkeu RI Purbaya. (Antara/ Dhemas Reviyanto)
Menkeu RI Purbaya. (Antara/ Dhemas Reviyanto)

3. Siapa yang Diuntungkan dari Kekacauan Ini?

Dalam setiap operasi politik, pertanyaan kuncinya adalah Cui bono? atau "Siapa yang diuntungkan?". Analisis mengarah pada beberapa kemungkinan "dalang":

Bisa jadi yang diuntungkan ialah faksi atau individu yang menginginkan kursi Menteri Keuangan namun gagal mendapatkannya. Dengan menciptakan krisis sejak awal, mereka berharap bisa menekan Presiden untuk mempertimbangkan ulang keputusannya.

Mungkin juga ada pihak-pihak yang mungkin merasa terancam oleh rekam jejak Purbaya. Mereka khawatir Purbaya akan membuat kebijakan yang merugikan bisnis mereka, sehingga perlu "digoyang" sejak dini.

Ini adalah teori yang paling kompleks. Serangan ini bisa jadi dirancang untuk menciptakan perang dingin antara kubu Purbaya dan para loyalis Sri Mulyani yang masih sangat kuat di internal Kementerian Keuangan.

Dengan menyerang Sri Mulyani, operasi ini sengaja memancing kemarahan dari kubu lama, memastikan Purbaya tidak akan pernah mendapatkan dukungan penuh dari internalnya sendiri.

Profil Yudo Sadewa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sibuk Cari Kerja daripada Demo? Pernyataan Menkeu Baru Picu Reaksi Keras, Ini Kata Purbaya Soal Permintaan Maaf

Sibuk Cari Kerja daripada Demo? Pernyataan Menkeu Baru Picu Reaksi Keras, Ini Kata Purbaya Soal Permintaan Maaf

News | Selasa, 09 September 2025 | 16:01 WIB

3 Kontroversi Purbaya Yudhi Sadewa di Tengah Jabatan Baru sebagai Menteri

3 Kontroversi Purbaya Yudhi Sadewa di Tengah Jabatan Baru sebagai Menteri

News | Selasa, 09 September 2025 | 15:43 WIB

Sesama Teknokrat dari Kampus Saingan, Beda Pendidikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa vs Sri Mulyani

Sesama Teknokrat dari Kampus Saingan, Beda Pendidikan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa vs Sri Mulyani

News | Selasa, 09 September 2025 | 15:35 WIB

Apa Tugas Agen CIA? Profesi Prestisius yang Dikait-kaitkan dengan Sri Mulyani

Apa Tugas Agen CIA? Profesi Prestisius yang Dikait-kaitkan dengan Sri Mulyani

Lifestyle | Selasa, 09 September 2025 | 15:34 WIB

Viral Curhat Sosok Ngaku Ipar Menkeu Purbaya: Satu Mundur di Era Jokowi, Satunya Kini Gantikan SMI

Viral Curhat Sosok Ngaku Ipar Menkeu Purbaya: Satu Mundur di Era Jokowi, Satunya Kini Gantikan SMI

News | Selasa, 09 September 2025 | 15:17 WIB

Bukan Hermes atau Chanel, Intip Gaya Sederhana Istri Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Bukan Hermes atau Chanel, Intip Gaya Sederhana Istri Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Lifestyle | Selasa, 09 September 2025 | 15:12 WIB

Benarkah Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya Sadewa Tuding Sri Mulyani Agen CIA?

Benarkah Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya Sadewa Tuding Sri Mulyani Agen CIA?

News | Selasa, 09 September 2025 | 15:08 WIB

Sebelum Akun IG Lenyap, Anak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sempat Berbalas Pesan dengan Netizen

Sebelum Akun IG Lenyap, Anak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sempat Berbalas Pesan dengan Netizen

Entertainment | Selasa, 09 September 2025 | 15:45 WIB

Terkini

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:27 WIB

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB