Inikah Ucapan yang Bikin Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Mundur dari Senayan?

Tasmalinda

Rabu, 10 September 2025 | 22:08 WIB
Inikah Ucapan yang Bikin Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Mundur dari Senayan?
Rahayu Saraswati memberikan penghormatan kepada Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto usai terpilih menjadi Ketum Tidar periode mendatang. [Dok]
Baca 10 detik
  • Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Presiden Prabowo, mundur dari DPR RI setelah pernyataannya di podcast lawas kembali viral.
  • Sara sebenarnya bermaksud mendorong anak muda menjadi wirausahawan dan tidak bergantung penuh pada pemerintah.
  • Menyadari blunder fatalnya, Sara memilih mundur secara ksatria dan meminta maaf terbuka kepada publik.

Suara.com - Teka-teki di balik pengunduran diri mengejutkan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari kursi DPR RI akhirnya terjawab. Ternyata, pemicu utamanya sudah cukup lama beredar.

Yakni sebuah pernyataan tentang lowongan pekerjaan yang dianggap tidak berempati dan menyakiti hati para pencari kerja di seluruh Indonesia.

Keputusan besar keponakan Presiden Prabowo Subianto, yang kerap dipanggil Sara ini diumumkan pada Rabu (10/9/2025), sebagai buntut dari potongan video podcast lawasnya dari Februari 2025 yang kembali viral dan memicu badai kritik.

Dalam pernyataannya, Sara mengakui bahwa niatnya untuk memotivasi anak muda justru menjadi bumerang.

Inilah kalimat kontroversial yang menjadi pusat dari drama pengunduran diri tersebut:

"Kalau punya kreativitas, jadilah pengusaha. Jadilah entrepreneur daripada ngomel nggak ada kerjaan," tegas Sara dalam podcast yang ditayangkan sebuah media nasional.

Sontak, kalimat "daripada ngomel nggak ada kerjaan" menjadi bagian yang paling disorot.

Di tengah sulitnya mencari lapangan pekerjaan, pernyataan ini dianggap sangat merendahkan perjuangan para pencari kerja.

Sara dinilai gagal memahami bahwa tidak semua orang memiliki modal, kesempatan, atau privilese yang sama untuk bisa dengan mudah menjadi seorang wirausahawan.

Dalam podcast tersebut, Sara sebenarnya mencoba mendorong anak muda untuk kreatif dan tidak hanya bergantung pada lowongan kerja yang terbatas.

"Bikin kerja buat teman-teman, kalau lo bisa masak, bikinlah bisnis kuliner. Bisa jahit, bikinlah bisnis fesyen," ujarnya, memberikan contoh-contoh praktis.

Kemudian, dia mengatakan pemuda tidak bisa sepenuhnya berharap kepada pemerintah untuk menyediakan pekerjaan.

"Jangan hanya bersandar, karena kalau masih bersandar kepada sektor-sektor padat karya dan bersandar kepada pemerintah untuk provide the jobs, kita masih di zaman kolonial berarti," kata Rahayu.

Sara juga meminta anak-anak muda agar tidak bersandar kepada sektor-sektor padat karya. Meski begitu, dia menyebut tetap yakin Presiden Prabowo akan meningkatkan sektor padat karya seperti agroindustri dan hilirisasi.

Selain itu, Sara menyebut ketahanan pangan adalah salah satu fokus utama Prabowo. Maka dari itu, dia mendorong anak muda yang memiliki lahan untuk berbisnis pangan dengan menanam apapun yang bisa ditanam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Privilege dan Harapan Terakhir Rahayu Saraswati Sebelum Tinggalkan Senayan

Privilege dan Harapan Terakhir Rahayu Saraswati Sebelum Tinggalkan Senayan

Video | Rabu, 10 September 2025 | 21:35 WIB

DPR Sambut Baik Kementerian Haji dan Umrah, Sebut Lompatan Besar Reformasi Haji

DPR Sambut Baik Kementerian Haji dan Umrah, Sebut Lompatan Besar Reformasi Haji

News | Rabu, 10 September 2025 | 21:19 WIB

Pegiat Media Sosial Sindir Mundurnya Rahayu Saraswati: Gantiin Dito di Kemenpora?

Pegiat Media Sosial Sindir Mundurnya Rahayu Saraswati: Gantiin Dito di Kemenpora?

News | Rabu, 10 September 2025 | 20:24 WIB

Lebih dari Sekadar Keponakan Prabowo, Ini Profil Rahayu Saraswati yang Mundur dari DPR

Lebih dari Sekadar Keponakan Prabowo, Ini Profil Rahayu Saraswati yang Mundur dari DPR

Your Say | Rabu, 10 September 2025 | 20:22 WIB

Permintaan Terakhir Rahayu Saraswati Setelah Menyatakan Mundur dari DPR

Permintaan Terakhir Rahayu Saraswati Setelah Menyatakan Mundur dari DPR

News | Rabu, 10 September 2025 | 20:20 WIB

Banjir Landa Bali dan NTT, Prabowo Perintahkan BNPB Bertindak Cepat

Banjir Landa Bali dan NTT, Prabowo Perintahkan BNPB Bertindak Cepat

News | Rabu, 10 September 2025 | 20:05 WIB

Profil Rahayu Saraswati, Mantan Artis Sekaligus Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR

Profil Rahayu Saraswati, Mantan Artis Sekaligus Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR

Entertainment | Rabu, 10 September 2025 | 20:05 WIB

Terkini

Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK

Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:22 WIB

Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah

Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:10 WIB

Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte

Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:04 WIB

Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?

Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:41 WIB

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:23 WIB

Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:14 WIB

Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim

Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:07 WIB

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:59 WIB

504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?

504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:53 WIB