Gibran 'Cari Poin' Saat Demo Rusuh? Refly Harun Sebut Potensi 'Musuh dalam Selimut'

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 12 September 2025 | 08:42 WIB
Gibran 'Cari Poin' Saat Demo Rusuh? Refly Harun Sebut Potensi 'Musuh dalam Selimut'
Tangkap Layar Youtube Refly Harun Keren Cadas

Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyebut bahwa banyak hal yang bisa dipertimbangkan untuk mencopot Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden.

Salah satunya yaitu Gibran belakangan ini menurut Refly tidak sigap berada di dekat Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan demonstrasi besar – besaran di sejumlah kota.

Hal ini menurut Refly, Gibran sudah menjadi beban bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ada 2 hal yang bisa dipertimbangkan sebagai pengganti Gibran, kalau seandainya Prabowo menganggap Gibran adalah beban bagi pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Refly, dikutip dari youtubenya, Kamis (11/9/25).

Refly menduga bahwa belakangan ini Gibran tidak bekerja untuk masyarakat melainkan fokus menaikkan elektabilitas persiapan maju di 2029.

“Misalnya Gibran sesungguhnya tidak bekerja untuk masyarakat, tapi bekerja untuk 2029 dengan segala persiapan dan pencitraannya. Sehingga apapun yang terjadi yang dilakukan adalah untuk menaikkan elektabilitas,” terang Refly.

Sikap tersebut menurut Refly adalah sebuah sikap yang tentu tidak menguntungkan bagi pemerintahan Prabowo.

“Nah ini adalah sebuah sikap yang tentu tidak menguntungkan bagi pemerintahan Presiden Prabowo,” ucapnya.

Dalam momen Indonesia yang baru saja digoncang dengan kerusuhan dimana – mana, Presiden Prabowo terlihat menyelesaikan masalah tanpa didampingi oleh Gibran.

baca juga

Presiden Prabowo menggelar konferensi pers merespons maraknya demonstrasi yang berujung penjarahan didampingi dengan Ketua MPR, Ahmad Muzani dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.

Bukan Wakil Presiden yang mengapit, melainkan Ketua MPR hingga jajaran Ketua Umum Partai Politik.

“Karena dalam demo rusuh akhir Agustus lalu misalnya, ketika Prabowo Subianto berusaha menyelesaikan persoalan, Gibran justru cari poin. Ini yang kemudian terasa tidak fair,” ujar Refly.

“Apalagi seperti yang dikatakan Ferry Irwandi penggerak demo awal adalah akun – akun yang terkait dengan kelompok Gibran,” tambahnya.

Menurut Refly persoalan ini harus segera diselesaikan, jangan sampai nantinya justru menjadi musuh dalam selimut.

“Ini harus jadi perhatian bagi pemerintahan Prabowo, jangan sampai kemudian seperti api dalam sekam, atau memelihara musuh dalam selimut, karena itu harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Berkali-kali Nyatakan Komitmen Supremasi Sipil

Prabowo Berkali-kali Nyatakan Komitmen Supremasi Sipil

News | Jum'at, 12 September 2025 | 07:22 WIB

Prabowo Setuju Bentuk Komisi Reformasi Polisi dan Tim Investigasi Independen Demo Ricuh

Prabowo Setuju Bentuk Komisi Reformasi Polisi dan Tim Investigasi Independen Demo Ricuh

News | Kamis, 11 September 2025 | 21:33 WIB

Keponakan Presiden Prabowo, Rahayu Saraswati Mundur dari DPR Kariernya Disorot

Keponakan Presiden Prabowo, Rahayu Saraswati Mundur dari DPR Kariernya Disorot

Video | Jum'at, 12 September 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Ibam Unggah Arsip Rahasia di X, Pengacara: Bukan Ancaman untuk Proses Hukum

Ibam Unggah Arsip Rahasia di X, Pengacara: Bukan Ancaman untuk Proses Hukum

News | Senin, 14 September 2026 | 11:25 WIB

9 Cara agar Nasi Tahan Lama di Rice Cooker, Hindari Buka Tutup Terlalu Sering

9 Cara agar Nasi Tahan Lama di Rice Cooker, Hindari Buka Tutup Terlalu Sering

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:25 WIB

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Kasus Diusut Tuntas

Prajurit TNI AU Diduga Tewas Dianiaya Senior, DPR Desak Kasus Diusut Tuntas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:24 WIB

Persija Bungkam Persib di SUGBK, Shayne Pattynama Malah Kecewa Berat

Persija Bungkam Persib di SUGBK, Shayne Pattynama Malah Kecewa Berat

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:24 WIB

7 Pilihan HP Warna Pink di Bawah Rp5 Juta, Performa Stabil dan Desain Stylish

7 Pilihan HP Warna Pink di Bawah Rp5 Juta, Performa Stabil dan Desain Stylish

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 11:22 WIB

Arab Saudi Luncurkan 50 Serangan Gempur Yaman Usai Houthi Bom Pangkalan Udara Sharurah

Arab Saudi Luncurkan 50 Serangan Gempur Yaman Usai Houthi Bom Pangkalan Udara Sharurah

News | Senin, 14 September 2026 | 11:21 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:20 WIB

Meditasi dan Mindfulness Apakah Sama? Begini Penjelasan Lengkapnya

Meditasi dan Mindfulness Apakah Sama? Begini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:19 WIB

Tak Hanya Soal Asap, Vape Sekali Pakai Jadi Ancaman Baru bagi Lingkungan: Kenapa?

Tak Hanya Soal Asap, Vape Sekali Pakai Jadi Ancaman Baru bagi Lingkungan: Kenapa?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:17 WIB

5 Jurnalis Masih Hilang di Selat Sunda, Pencarian Hari Ketujuh Memasuki Penentuan

5 Jurnalis Masih Hilang di Selat Sunda, Pencarian Hari Ketujuh Memasuki Penentuan

News | Senin, 14 September 2026 | 11:17 WIB

×