Terinspirasi Kampung Adat Kuta, Raja Juli Bentuk Tim Super untuk Kepastian Hukum Hutan Adat

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Senin, 15 September 2025 | 17:16 WIB
Terinspirasi Kampung Adat Kuta, Raja Juli Bentuk Tim Super untuk Kepastian Hukum Hutan Adat
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/9/2025). [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik
  • Pemerintah bentuk tim percepatan penetapan 1,4 juta hektar hutan adat.
  • Masyarakat adat diyakini sebagai penjaga hutan dan alam terbaik.
  • Tim ini inklusif, melibatkan akademisi dan LSM seperti AMAN & WALHI

Suara.com - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menggulirkan kebijakan dengan membentuk tim kerja khusus untuk mempercepat penetapan hutan adat di seluruh Indonesia. 

Langkah tersebut didasari oleh keyakinan fundamental bahwa masyarakat adat adalah penjaga hutan terbaik, sebuah filosofi yang akan segera ia laporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa tim ini dibentuk untuk merealisasikan potensi 1,4 juta hektare hutan adat yang hingga kini belum memiliki kepastian hukum. 

Menurutnya, memberikan mandat kepada masyarakat adat adalah kunci untuk menjaga kelestarian lingkungan.

"Saya berharap pemberian kepastian hukum kepada hutan adat ini bisa berjalan dengan cepat karena saya percaya masyarakat adat yang mampu menjaga hutan dengan baik," kata Raja Juli di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/9/2025).

Untuk memastikan proses berjalan komprehensif dan kredibel, tim kerja ini dirancang sangat inklusif. 

Tak hanya diisi oleh birokrat, tim ini juga akan melibatkan para pakar dan aktivis yang selama ini berada di garis depan perjuangan.

"Saya baru membentuk satu tim kerja percepatan penetapan hutan adat, ini tim sifatnya inklusif melibatkan akademisi UGM, ITB berbagai universtias, Uncen, di dalam tim itu juga melibatkan LSM," kata Raja Juli.

Sejumlah NGO yang dilibatkan dalam tim tersebut, meliputi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).

baca juga

Keyakinan Raja Juli ini diperkuat oleh pengalamannya saat mengunjungi Kampung Adat Kuta di Ciamis. 

Ia menyaksikan sendiri bagaimana kearifan lokal yang dipegang teguh selama ratusan tahun terbukti mampu menciptakan harmoni antara manusia dan alam.

"Saya berkunjung ke Kampung Adat Kuta di Ciamis. Kampung yang sudah berdiri ratusan tahun tapi mereka tetap dapat menjaga keseimbangan antara pembangunan dan alam dengan baik," katanya.

Ia menceritakan pengalamannya memasuki 'hutan larangan' di kampung tersebut. 

"Saya kemarin masuk ke hutan larangan, tidak boleh pakai sepatu. Sangat luar biasa bisa mempertahankan hutan dengan baik, alam dengan baik sehingga tidak pernah banjir, tidak pernah kekeringan, terbakar dan sebagainya, dari tahun 2016-2024 itu sudah ada penetapan hutan adat seluas 322 ribu hektare," sambungnya.

Langkah percepatan ini juga merupakan perwujudan dari Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo, yakni memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Masa Depan Anak Cucu, Warga Knasaimos Desak Pengakuan Hutan Adat

Demi Masa Depan Anak Cucu, Warga Knasaimos Desak Pengakuan Hutan Adat

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 12:13 WIB

Dorong Hilirisasi Kemenyan, Gibran Disinggung Apakah Bakal Jamin Perlindungan Hutan Adat?

Dorong Hilirisasi Kemenyan, Gibran Disinggung Apakah Bakal Jamin Perlindungan Hutan Adat?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:22 WIB

Hutan Adat Terancam: Izin Konsesi Kayu Menggerogoti Identitas Masyarakat Mentawai

Hutan Adat Terancam: Izin Konsesi Kayu Menggerogoti Identitas Masyarakat Mentawai

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 19:58 WIB

Terkini

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

×