YLBHI Soroti Ada Apa di Balik Keengganan Pemerintah Bentuk TGPF Ungkap Kerusuhan Agustus 2025?

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 16 September 2025 | 08:13 WIB
YLBHI Soroti Ada Apa di Balik Keengganan Pemerintah Bentuk TGPF Ungkap Kerusuhan Agustus 2025?
Ratusan massa aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, dipukul mundur oleh pihak kepolisian. (Suara.com/Faqih)
Baca 10 detik
  • Pemerintah belum memastikan pembentukan TGPF untuk mengusut kerusuhan Agustus 2025
  • YLBHI menilai pemerintah enggan mengungkap dalang utama dan justru mengkriminalisasi aktivis
  • Ketidakhadiran TGPF menimbulkan kecurigaan publik terhadap transparansi pemerintah

Suara.com - Kepastian pembentukan tim investigasi independen atau Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait peristiwa kerusuhan pada akhir Agustus 2025 lalu belum menemukan titik terang.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyebut, belum ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukannya.

Belum adanya kepastian itu, dipandang Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menunjukkan adanya keengganan pemerintah untuk mengungkap dalang utama dari kerusuhan yang terjadi.

"Itulah pemerintah dengan segala kapasitas dan kewenangannya kalah oleh media yang telah menggali banyak hal, kalah oleh masyarakat sipil yang telah membongkar banyak hal," kata Isnur saat ditemui Suara.com di Kantor ICW, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Isnur juga menilai hal itu sebagai gambaran ketidakhadiran negara untuk mengusutnya.

"Jadi kami lihat sebenarnya di situ, artinya kosongnya kepemimpinan, ketidaksanggupan pemerintah dalam melihat, menganalisis, serta menemukan sumber inti masalah dari kerusuhan itu," tuturnya.

Ketua YLBHI Muhammad Isnur. [Suara.com/Faqih]
Ketua YLBHI Muhammad Isnur. [Suara.com/Faqih]

Keengganan pemerintah untuk mengungkap dalang utama dari kerusuhan yang terjadi, menurutnya sudah tergambar dari upaya kriminalisasi yang terjadi.

Setidaknya pada peristiwa unjuk rasa akhir Agustus, terjadi dugaan kriminalisasi terhadap sejumlah aktivis, mereka di antaranya Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen, staf Lokataru, Muzaffar Salim, hingga admin akun Instagram Gejayan Memanggil, Syahdan Husein.

"Malah kemudian mengkriminalkan aktivis-aktivis yang menjaga perlindungan HAM, yang memberikan bantuan hukum, yang mengkampanyekan tentang demokrasi yang lebih bertanggung jawab," ujarnya.

baca juga

Isnur menegaskan bahwa pembentuk TGPF menjadi mendesak, karena untuk mengungkap siapa yang menjadi dalang utamanya. Toh, sejauh ini, katanya, kepolisian hanya mengungkap dari sisi pidananya.

"Tapi bagaimana pola kekerasan yang terjadi? Pihak-pihak yang terlibat, aktor-aktor yang datang entah dari mana, alat-alat yang digunakan, transaksi keuangan yang terjadi, itu-kan enggak dibuka," ujarnya.

Jika pada akhirnya, pemerintah tidak membentuk TGPF peristiwa kerusuhan Agustus, maka itu menjadi tanya.

"Nah kami jadi mencurigai kenapa pemerintah tidak mau membuka. Ada apa? Justru masyarakat jadi bertanya-tanya," ujarnya.

"Jangan-jangan ada yang sembunyikan oleh kekuasaan terkait mereka ini? Dan malah melemparkan kesalahan atau mengkambinghitamkan aktor-aktor masyarakat sipil seperti Delpedro," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yusril Sarankan TNI Utamakan Dialog dengan Ferry Irwandi, Ini Tujuannya!

Yusril Sarankan TNI Utamakan Dialog dengan Ferry Irwandi, Ini Tujuannya!

News | Kamis, 11 September 2025 | 17:33 WIB

Enam Pelaku Pembakaran Gedung DPRD Makassar dan Sulsel Dibebaskan

Enam Pelaku Pembakaran Gedung DPRD Makassar dan Sulsel Dibebaskan

News | Kamis, 11 September 2025 | 16:42 WIB

Sharma Oli Tumbang oleh Gen Z, Manmohan Adhikari Tetap di Hati: Membandingkan Warisan Dua PM Nepal

Sharma Oli Tumbang oleh Gen Z, Manmohan Adhikari Tetap di Hati: Membandingkan Warisan Dua PM Nepal

News | Kamis, 11 September 2025 | 15:32 WIB

Soal Wacana Darurat Militer, Gatot Nurmantyo Ungkap Dampak Mengerikan Jika Prabowo Nekat Setujui

Soal Wacana Darurat Militer, Gatot Nurmantyo Ungkap Dampak Mengerikan Jika Prabowo Nekat Setujui

News | Kamis, 11 September 2025 | 12:59 WIB

Yusril Pastikan Pendampingan Hukum ke Tahanan Kasus Kerusuhan Makassar

Yusril Pastikan Pendampingan Hukum ke Tahanan Kasus Kerusuhan Makassar

News | Kamis, 11 September 2025 | 12:36 WIB

Blak-blak saat Dibesuk Menko Yusril, Delpedro Marhaen: Saya Tidak Bersalah!

Blak-blak saat Dibesuk Menko Yusril, Delpedro Marhaen: Saya Tidak Bersalah!

News | Kamis, 11 September 2025 | 11:59 WIB

Terkini

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×