Warga Jakarta Siap-siap, PAM Jaya Bakal Gali 100 Titik untuk Jaringan Pipa di 2026

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 19 September 2025 | 18:45 WIB
Warga Jakarta Siap-siap, PAM Jaya Bakal Gali 100 Titik untuk Jaringan Pipa di 2026
Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin. (Suara.com/Fakhri)
  • PAM Jaya akan melakukan pemasangan jaringan pipa air bersih sepanjang 700 kilometer pada 2026.
  • Proyek raksasa ini melibatkan pembuatan sekitar 100 lubang galian di berbagai ruas jalan Ibu Kota.
  • Proyek galian ini akan menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Suara.com - Direktur Utama Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, Arief Nasrudin, mengumumkan rencana besar pemasangan jaringan pipa air bersih sepanjang 700 kilometer pada tahun 2026. Proyek raksasa ini akan melibatkan pembuatan sekitar 100 lubang galian (pit) yang tersebar di berbagai ruas jalan Ibu Kota, yang diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap lalu lintas.

Arief menjelaskan bahwa 100 titik galian tersebut akan menjadi akses untuk menyambungkan jaringan pipa yang sangat panjang.

"Jalan yang terdampak berarti kurang lebih sekitar 100 titik pit ya," kata Arief di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/9/2025).

"Kilometernya [pipa yang dipasang] itu 700 kilometer."

Ia merinci, pekerjaan besar pada tahun 2026 akan difokuskan untuk mendukung jaringan dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Jatiluhur Hilir 1, Buaran 3, dan Karian Serpong.

Status Proyek 2025 Hampir Tuntas

Sementara itu, untuk tahun 2025, Arief menyebut sebagian besar pekerjaan galian pipa sudah rampung. Wilayah yang telah ditangani antara lain dari Ancol hingga Pesanggrahan, mencakup sekitar tujuh area.

"Kalau di 2025 ini sebenarnya areanya dari mulai Ancol sampai ke selatan Pesanggrahan, kita sudah selesai," tuturnya.

Namun, ia menambahkan masih ada beberapa pekerjaan tambahan yang harus diselesaikan untuk memenuhi permintaan dari masyarakat di area residensial.

Arief mengakui bahwa proyek galian ini akan menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf dan memastikan pihaknya akan berupaya meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

"Pastinya memang, sekali lagi kepada masyarakat, kami mohon maaf. Ada beberapa titik kontrol (chamber control) yang tidak bisa ditutup. Tapi kita coba minimalisir supaya itu tidak memakan bahu jalan terlalu berlebihan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPO PAM Jaya, Basri Baco Ingatkan Nasib Bank DKI: Saham Bisa Anjlok, Negara Rugi

IPO PAM Jaya, Basri Baco Ingatkan Nasib Bank DKI: Saham Bisa Anjlok, Negara Rugi

News | Jum'at, 19 September 2025 | 18:31 WIB

Aksi Draw the Line, Menuntut Keadilan Iklim dan Demokrasi

Aksi Draw the Line, Menuntut Keadilan Iklim dan Demokrasi

Foto | Jum'at, 19 September 2025 | 17:30 WIB

Alasan Penggugat Minta Gibran Ganti Rugi Rp125 Triliun soal Ijazah SMA

Alasan Penggugat Minta Gibran Ganti Rugi Rp125 Triliun soal Ijazah SMA

News | Jum'at, 19 September 2025 | 16:46 WIB

Terkini

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB