Maraknya Kasus Keracunan MBG, Cak Imin Tegaskan Tak Akan Dihentikan!

Dythia Novianty Suara.Com
Kamis, 25 September 2025 | 16:58 WIB
Maraknya Kasus Keracunan MBG, Cak Imin Tegaskan Tak Akan Dihentikan!
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Suara.com/Lilis)
Baca 10 detik
  • Pemerintah tetap melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) meski terjadi kasus keracunan massal, dengan janji evaluasi dan perbaikan sistem
  • Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar meminta Badan Gizi Nasional menuntaskan masalah di lapangan dan DPR akan mengawasi pelaksanaan MBG
  • Publik mengkritik keras program MBG akibat insiden keracunan, makanan basi, dan belatung, menuntut pengawasan lebih ketat atau penghentian program

Suara.com - Menanggapi maraknya kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk menghentikan program tersebut.

Namun, ia menuntut adanya evaluasi terhadap pelaksanaan MBG.

“Semua jenis kejadian harus dijadikan bahan evaluasi,” ujar Muhaimin di Kantor DPP PKB.

Ia menilai, insiden keracunan massal dan sistem yang lamban harus segera menjadi bahan pembenahan secara menyeluruh.

Muhaimin juga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk benar-benar menuntaskan masalah-masalah yang terjadi di lapangan.

“Saya minta kepada BGN untuk benar-benar menuntaskan problem-problem yang nyata-nyata ada,” katanya, Rabu (24/9/2025).

Ilustrasi dapur untuk program makan bergizi gratis. (dok. Bizhare)
Ilustrasi dapur untuk program makan bergizi gratis. (dok. Bizhare)

Pihak DPR, lanjut Muhaimin, akan turun tangan dan melakukan evaluasi pada sistem pelaksanaan MBG.

Adapun pernyataan dari Ketua Umum PKB yang juga akrab disapa Cak Imin tersebut, dilanjutkan dengan pernyataan bahwa pemerintah akan tetap melanjutkan program unggulannya, MBG, namun dengan pengawasan dan perbaikan sistem yang lebih ketat setelah maraknya insiden keracunan.

“Tidak ada, tidak ada rencana penyetopan, saya belum mendengar (ada rencana penyetopan),” ujar Muhaimin mempertegas, di tengah acara peringatan Hari Tani Nasional 2025.

Baca Juga: Keracunan Massal MBG: IDAI Ungkap Fakta 'Danger Zone' Makanan yang Bikin Ngeri!

Sebelumnya, program MBG yang diadakan pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi siswa di seluruh Indonesia banyak mendapat kritik tajam.

Sebab, ribuan siswa di berbagai daerah dilaporkan mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Berbagai kasus keracunan terus bermunculan, menimpa ratusan siswa, tidak hanya keracunan, tetapi juga temuan makanan basi, hingga belatung.

Publik pun menyuarakan kekecewaan dan kekhawatiran mendalam pada keamanan para siswa yang menerima program tersebut, menimbulkan ketidakpercayaan terhadap kualitas program unggulan pemerintah ini.

Tak sedikit yang meminta adanya evaluasi, penggantian pihak vendor, hingga ada yang meminta untuk program MBG dihentikan.

Reporter : Nur Saylil Inayah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI