Korban Keracunan MBG Tembus 5.000, DPR Bongkar Dugaan Kelalaian Dapur: Sejak Awal Sudah Disampaikan

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Sabtu, 27 September 2025 | 16:00 WIB
Korban Keracunan MBG Tembus 5.000, DPR Bongkar Dugaan Kelalaian Dapur: Sejak Awal Sudah Disampaikan
Ilustrasi keracunan MBG. Siswa SMP Negeri 1 Tapalang, Mamuju, dilarikan ke Puskesmas usai menyantap Makan Bergizi Gratis atau MBG. [SuaraSulsel.id/Istimewa]
baca 10 detik
  • Jumlah korban keracunan MBG melonjak, data pemerintah simpang siur.

  • DPR sebut standar profesionalisme dapur MBG sudah diwanti-wanti sejak awal.

  • Fasilitas pendingin dan waktu masak di atas jam 3 pagi jadi syarat mutlak.

Suara.com - Jumlah korban keracunan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan telah menembus angka 5.000 pelajar. 

Data yang diungkap oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menunjukkan skala krisis yang masif, dengan angka yang sedikit bervariasi dari berbagai lembaga.

Berdasarkan data per 23 September, Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan 5.080 korban dari 46 kasus. 

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 5.207 korban dari 60 kasus, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat 5.320 korban dari 55 kasus.

Merespons lonjakan korban tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, memberikan catatan tajam dan menyoroti dugaan kelalaian pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah diwanti-wanti sejak awal.

"Sejak awal komisi IX sudah menyampaikan agar SPPG dapat bekerja profesional, memiliki tempat penyimpanan pangan yang disesuaikan," kata Irma kepada wartawan dikutip Sabtu (27/9/2025).

Dua Syarat Diduga Diabaikan

Irma membeberkan setidaknya dua standar operasional krusial yang seharusnya menjadi syarat mutlak bagi setiap dapur MBG.

Pertama, Irma menyinggung mengenai fasilitas penyimpanan standar.

baca juga

Menurutnya, setiap dapur wajib memiliki fasilitas penyimpanan yang memadai untuk menjaga kesegaran bahan baku.

"Misalnya tiap SPPG butuh ruangan penyimpanan barang kering maupun basah ( chiller )," katanya.

Kemudian yang kedua, menurut Irma, yakni dibutuhkan waktu memasak yang tepat. 

Selain penyimpanan, waktu pengolahan makanan juga sangat vital untuk memastikan makanan yang didistribusikan tetap dalam kondisi prima saat dikonsumsi.

"Memasak makanan diatas jam 03.00 pagi agar makanan yg didistribusikan tetap segar ketika di konsumsi untuk makan siang," ujarnya.

Irma menambahkan, dengan menu yang hanya satu variasi per hari, seharusnya standar ini tidak sulit untuk dipenuhi oleh SPPG yang profesional.

"Toh, lauk dan sayur yang dimasak saya satu variasi menu setiap hari, jadi harusnya SPPG yang profesional tidak kesulitan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji Bantu UMKM Ortu Siswa, BGN: Tujuan MBG Bangkitkan Ekonomi Lokal, Bukan Memperkaya Konglomerat!

Janji Bantu UMKM Ortu Siswa, BGN: Tujuan MBG Bangkitkan Ekonomi Lokal, Bukan Memperkaya Konglomerat!

News | Sabtu, 27 September 2025 | 10:39 WIB

Nanik S Deyang Nangis-Nangis Soal MBG, Jejak Digital Bikin Publik Geram

Nanik S Deyang Nangis-Nangis Soal MBG, Jejak Digital Bikin Publik Geram

News | Sabtu, 27 September 2025 | 10:34 WIB

Menu MBG Spageti-Burger Dikritik Ahli Gizi, BGN: Kreativitas SPPG, Biar Siswa Gak Bosan Makan Nasi

Menu MBG Spageti-Burger Dikritik Ahli Gizi, BGN: Kreativitas SPPG, Biar Siswa Gak Bosan Makan Nasi

News | Sabtu, 27 September 2025 | 10:23 WIB

Terkini

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

×