Prabowo Kerahkan TNI-Polri Gebuk 1.000 Tambang Ilegal, Perintahkan Tutup Jalur Mafia Timah di Babel

Bangun Santoso

Senin, 29 September 2025 | 16:36 WIB
Prabowo Kerahkan TNI-Polri Gebuk 1.000 Tambang Ilegal, Perintahkan Tutup Jalur Mafia Timah di Babel
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Ist)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto memerintahkan operasi gabungan TNI, Polri, dan Bea Cukai untuk memberantas 1.000 tambang timah ilegal 
  • Langkah tegas ini bertujuan menghentikan penyelundupan 80% hasil timah ilegal 
  • Selain menindak penambangan ilegal, Presiden juga menyoroti adanya kandungan mineral tanah jarang (rare earth) bernilai tinggi 

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan perintah tegas kepada TNI, Polri, dan Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk menggelar operasi besar-besaran, menutup rapat-rapat semua jalur penyelundupan timah ilegal dari Bangka Belitung yang telah merugikan negara hingga puluhan triliun rupiah.

Di hadapan para pimpinan partai politik di Jakarta, Senin (22/9/2025), Presiden Prabowo dengan nada tinggi mengungkap skala masif masalah ini. Menurutnya, ada sekitar 1.000 lokasi penambangan timah ilegal yang beroperasi di provinsi tersebut, dengan sebagian besar hasilnya lari ke luar negeri secara haram.

Operasi penyekatan total ini, kata Prabowo, diproyeksikan mampu menyelamatkan potensi kerugian negara hingga Rp22 triliun hanya dalam periode September hingga Desember 2025. Angkanya bahkan bisa melonjak hingga Rp45 triliun sampai tahun 2026 jika penindakan ini berjalan efektif.

"Bangka Belitung cukup lama menjadi pusat tambang timah terkemuka di dunia. Itu terdapat 1.000 tambang ilegal. 1.000 tambang ilegal. Mulai tanggal 1 September kemarin, saya perintahkan TNI, Polri, Bea Cukai bikin operasi besar-besaran di Bangka Belitung, menutup yang selama ini hampir 80 persen hasil timah diselundupkan. 80 persen timah, kita, kita tutup!," tegas Prabowo sebagaimana dilansir Antara.

Presiden membeberkan, para penyelundup selama ini sangat licin. Mereka menggunakan berbagai modus, mulai dari perahu-perahu kecil hingga menyusupkannya lewat kapal penumpang seperti kapal feri untuk mengelabui petugas. Namun, Prabowo memastikan era itu telah berakhir.

"Sekarang tutup, tidak bisa keluar, sampan pun tidak bisa keluar," tegas Presiden, mengisyaratkan tidak ada lagi toleransi bagi para pelaku.

Namun, kejutan tidak berhenti di situ. Di tengah amarahnya terhadap praktik ilegal tersebut, Prabowo juga menyoroti adanya harta karun tersembunyi yang selama ini terabaikan: mineral tanah jarang (rare earth) yang terkandung dalam limbah tambang timah.

"Yang lebih merisaukan tetapi juga memberi harapan, ternyata limbahnya, limbahnya memiliki nilai yang sangat tinggi, karena limbahnya ternyata berisi mineral-mineral yang disebut tanah jarang, rare earth. Jadi, saudara-saudara, mungkin pejabat-pejabat kita tidak mengerti, dia kira limbah, padahal tanah jarang," ungkap Presiden.

Menyadari potensi ekonomi yang luar biasa ini, Prabowo langsung memberikan instruksi khusus. Ia memerintahkan Bea Cukai untuk segera merekrut ahli-ahli kimia agar mampu mengidentifikasi kandungan berharga tersebut sebelum ikut diselundupkan ke luar negeri.

baca juga

"Ini saya sekarang perintahkan Bea Cukai itu harus merekrut beberapa ahli kimia supaya (bisa) ngecek. Dia lihat pasir, padahal pasir ini nilainya luar biasa," ujarnya.

Aksi "bersih-bersih" ini tidak akan berhenti di sektor timah. Prabowo menegaskan bahwa penertiban serupa akan menyasar tambang-tambang ilegal di sektor lain seperti nikel, batu bara, dan bauksit yang juga marak terjadi.

"Di bidang lain juga sama, nikel, batu bara, bauksit, hampir semua terdapat tambang-tambang ilegal yang sangat besar dan banyak. Ini saya perintahkan untuk segera ditertibkan, dibersihkan tambang ilegal, atau diambil alih negara," kata Presiden Prabowo.

Presiden pun optimistis, dengan menutup semua kebocoran ini, pundi-pundi penerimaan negara akan bertambah secara signifikan, yang pada akhirnya akan membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Ini menjanjikan bahwa bila kita tegakkan ini Insya-Allah penerimaan negara jauh lebih besar, kebocoran kita tutup sehingga negara akan makmur," sambung Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Ngamuk Korupsi Triliunan, Tiba-tiba Singgung Gaji Wartawan: Yang Duitnya Banyak Bos Kalian

Prabowo Ngamuk Korupsi Triliunan, Tiba-tiba Singgung Gaji Wartawan: Yang Duitnya Banyak Bos Kalian

News | Senin, 29 September 2025 | 16:19 WIB

Geram BUMN Merugi Tapi Bonus Melonjak, Prabowo Siapkan Gebrakan Buat Para Koruptor

Geram BUMN Merugi Tapi Bonus Melonjak, Prabowo Siapkan Gebrakan Buat Para Koruptor

News | Senin, 29 September 2025 | 15:53 WIB

Foto Prabowo Jadi Alat Propaganda Israel di Papan Reklame, Dukung Rencana Trump di Gaza

Foto Prabowo Jadi Alat Propaganda Israel di Papan Reklame, Dukung Rencana Trump di Gaza

News | Senin, 29 September 2025 | 15:38 WIB

Curhat Presiden Prabowo di Depan Wartawan: Gaji Kalian Sedikit, yang Mungkin Kaya Bosnya kan?

Curhat Presiden Prabowo di Depan Wartawan: Gaji Kalian Sedikit, yang Mungkin Kaya Bosnya kan?

News | Senin, 29 September 2025 | 15:26 WIB

Cerita Prabowo Kena Sindir Donald Trump Usai Pidato Gebrak Meja di PBB

Cerita Prabowo Kena Sindir Donald Trump Usai Pidato Gebrak Meja di PBB

News | Senin, 29 September 2025 | 15:20 WIB

Biro Pers Istana Kembalikan Kartu Liputan Jurnalis CNN Indonesia, Janji Insiden Terakhir

Biro Pers Istana Kembalikan Kartu Liputan Jurnalis CNN Indonesia, Janji Insiden Terakhir

News | Senin, 29 September 2025 | 14:26 WIB

Ribuan Anak Keracunan MBG, Prabowo Perintahkan Semua Dapur Wajib Punya Test Kit

Ribuan Anak Keracunan MBG, Prabowo Perintahkan Semua Dapur Wajib Punya Test Kit

News | Senin, 29 September 2025 | 14:22 WIB

Terkini

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:49 WIB

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:46 WIB

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

×