Presiden Prabowo Sebut Kesalahan Sistem Jadi Penyebab Kebocoran Anggaran Negara

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Senin, 29 September 2025 | 19:42 WIB
Presiden Prabowo Sebut Kesalahan Sistem Jadi Penyebab Kebocoran Anggaran Negara
Presiden Prabowo Subianto. [Tangkapan layar PKSTV]
baca 10 detik
  • Prabowo menyebut kesalahan sistem menyebabkan bocornya anggaran negara.
  • Efisiensi dan investasi jadi solusi untuk melipatgandakan anggaran.
  • Prabowo mengingatkan agar kritis terhadap pengaruh Barat yang membenci tanpa bangsa lain.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia terus mengalami kebocoran anggaran akibat kesalahan sistem yang sudah berlangsung lama.

Menurutnya, sistem tersebut harus segera diperbaiki agar anggaran negara dapat digunakan secara optimal.

"Saudara-saudara sekalian saya percaya adalah ternyata para pakar yang terhormat, para profesor ternyata masalah bagi kita adalah kesalahan sistem, sistem ini yang memungkinkan kebocoran yang gila-gilaan yang luar biasa. Karena sistem, karena itu kita harus berani memperbaiki sistem," kata dalam acara Prabowo Akad Massal 26.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan serah terima kunci di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9/2025).

Prabowo optimistis bahwa kebijakan efisiensi atau penghematan yang sedang dijalankan pemerintah mampu menutup kebocoran anggaran.

Hasil penghematan tersebut akan dialihkan menjadi strategi investasi agar nilai anggaran bisa berlipat ganda.

"Maka uang bangsa Indonesia akan cukup. Uang ini akan kita investasikan dengan baik, hilirisasi, supaya penghasilan kita berlipat ganda sehingga kita bisa membantu rakyat kita yang hidup rendah supaya bisa dinikmati rakyat kita," ujarnya.

Prabowo juga menyinggung akar kesalahan sistem di Indonesia.

Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari pengaruh pola pikir Barat yang diterapkan tanpa penyesuaian dengan kondisi bangsa itu sendiri.

"Jadi banyak pakar-pakar kita itu sekolahnya di luar negeri, sekolahnya di Barat dan kita mungkin mengira bahwa di luar negeri, di Barat itu yang mengajarkan semua yang benar dan yang baik. Padahal kita lupa, Barat itu unggul dan jago dalam menjajah bangsa lain, mereka unggul dalam imperialisme,” kata Prabowo.

baca juga

Lantaran itu, ia mengatakan bahwa tidak semua yang diajarkan oleh barat bisa diterapkan di Indonesia.

“Jadi kalau kita di sana belajar ya kita harus waspada, nggak semua yang diajarkan harus kita laksanakan. Kelemahan bangsa kita kalau lihat bangsa asing langsung kita kagum,” sambungnya.

Meski begitu, Prabowo menegaskan bahwa pernyataannya tidak dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas apalagi kebencian terhadap bangsa lain.

"Saudara-saudara! Sama sekali saya berkali-kali saya katakan, saya tidak mengajarkan kita untuk mencurigai bangsa lain, untuk membenci apalagi. Saya hanya minta agar kita harus mengerti dan paham jangan mengira bangsa lain kasihan sama kita, itu sangat naif. Dia mikirin diri dia sendiri, jangan mengira kita akan dikasihani, tidak," tegas Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Tekankan Efisiensi Anggaran dalam Konsinyering RKA 2026

Mendagri Tekankan Efisiensi Anggaran dalam Konsinyering RKA 2026

News | Minggu, 28 September 2025 | 10:25 WIB

Prabowo Akui Keracunan MBG Masalah Besar, Minta Tak Dipolitisasi

Prabowo Akui Keracunan MBG Masalah Besar, Minta Tak Dipolitisasi

News | Sabtu, 27 September 2025 | 21:25 WIB

Baru Terserap 22 Persen, FSGI Desak Anggaran MBG Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru

Baru Terserap 22 Persen, FSGI Desak Anggaran MBG Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru

News | Rabu, 24 September 2025 | 17:39 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×