Menkeu Purbaya ke Istana Bawa Berkas, tapi Ngaku Cuma 'Makan Siang Gratis'

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 30 September 2025 | 14:47 WIB
Menkeu Purbaya ke Istana Bawa Berkas, tapi Ngaku Cuma 'Makan Siang Gratis'
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat berada di Istana Negara Jakarta, Selasa (30/9/2025). [Suara.com/Novian]
  • Menkeu Purbaya ke Istana, mengaku diundang makan siang gratis oleh Presiden Prabowo.

  • Meski mengaku santai, Purbaya terlihat membawa tumpukan berkas penting ke dalam Istana.

  • Sebelumnya, Menkeu Purbaya rapat dengan DPR membahas pencairan subsidi dan dana kompensasi.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bikin penasaran saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Meskipun datang dengan menenteng tumpukan berkas, Purbaya justru melontarkan jawaban santai saat ditanya agenda pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto.

Saat ditanya wartawan mengenai tujuan kedatangannya, Purbaya berkelakar bahwa ia hanya memenuhi undangan makan siang dari presiden.

"Nggak. Nggak tahu, saya diundang aja ke sini. Makan-makan siang kali, kita biasa diundang untuk makan gratis," kata Purbaya yang tiba sekitar pukul 12.44 WIB.

Namun, pemandangan Purbaya yang membawa berkas saat keluar dari mobil memicu spekulasi bahwa ada agenda penting yang akan dibahas, lebih dari sekadar makan siang.

Kecurigaan adanya agenda serius semakin menguat mengingat Menkeu Purbaya baru saja selesai mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI sebelum bertolak ke Istana.

Ia menyebut, salah satu topik utama dalam rapat tersebut adalah isu yang sangat krusial bagi anggaran negara.

"DPR membahas itu, pencairan subsidi maupun kompensasi, dana kompensasi," kata Purbaya.

Pembahasan mengenai subsidi dan kompensasi ini tentu menjadi isu strategis yang memerlukan koordinasi langsung antara Menteri Keuangan dan Presiden.

Sementara itu, saat ditanya mengenai informasi pertemuan antara CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, dan investor legendaris Ray Dalio, Purbaya mengaku belum mengetahui detailnya.

"Mungkin, saya nggak tahu. Pembahasannya belum," kata Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI terkait realisasi pembayaran kompensasi dan subsidi dalam APBN 2025.

Dalam kesempatan itu Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyampaikan adanya keluhan dari sejumlah BUMN yang belum dibayarkan subsidi dan kompensasinya.

Untuk itu dia meminta penjelasan dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

"Karena banyak sekali beberapa dari mereka kompensasi 2024 yang belum dibayar, dan kemudian alokasi subsidi 2025 yang belum sepenuhnya belum dijalankan," kata Misbakhun saat rapat di Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri 'Koboi' Ancam Copot Anak Buah

Menteri 'Koboi' Ancam Copot Anak Buah

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 14:29 WIB

Menkeu Purbaya Punya Utang Rp55 Triliun, Janji Lunas Oktober

Menkeu Purbaya Punya Utang Rp55 Triliun, Janji Lunas Oktober

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 14:17 WIB

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Industri Dapat Angin Segar dari Pemerintah

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Industri Dapat Angin Segar dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 07:17 WIB

Terkini

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB