Kronologi Cucu Mahfud MD Keracunan MBG hingga Dirawat 4 Hari di RS: Ini Menyangkut Nyawa!

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 01 Oktober 2025 | 11:12 WIB
Kronologi Cucu Mahfud MD Keracunan MBG hingga Dirawat 4 Hari di RS: Ini Menyangkut Nyawa!
Mahfud MD. [Youtube Mahfud MD Offcial]
  • Mahfud MD mengonfirmasi bahwa dua cucunya di Yogyakarta menjadi korban keracunan MBG
  • Kronologi kejadian bermula dari delapan siswa yang muntah-muntah massal
  • Mahfud MD mengkritik keras pemerintah yang meremehkan kasus ini dengan dalih statistik

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, yang mengungkap pengalaman pahit keluarganya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dua cucunya di Yogyakarta menjadi korban keracunan massal usai menyantap menu dari program unggulan pemerintah tersebut.

Pengakuan ini disampaikan Mahfud secara blak-blakan melalui video berjudul “Bereskan Tata Kelola MBG” yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Terus Terang Mahfud MD, pada Selasa (30/9/2025).

“Cucu saya juga keracunan. Ya, MBG di Yogyakarta,” kata Mahfud dalam video tersebut, mengonfirmasi insiden yang menimpa keluarganya.

Insiden ini tidak hanya menimpa satu, melainkan dua cucunya yang bersekolah di tempat yang sama, meskipun berbeda kelas. Berikut kronologi lengkap kejadian tersebut berdasarkan penuturan Mahfud MD.

Semua bermula saat jam makan siang di sekolah mereka di Yogyakarta. Setelah menyantap menu yang disediakan dalam program MBG, petaka pun terjadi. Tiba-tiba, delapan siswa dalam satu kelas, termasuk salah satu cucu keponakan Mahfud, mengalami gejala keracunan hebat.

“Cucu ponakan ya. Saya punya ponakan, ponakan saya tuh punya anak namanya Iksan. Makan siang gratis, lalu satu kelas itu delapan orang langsung muntah-muntah,” jelas Mahfud.

Kepanikan pun melanda pihak sekolah. Kedelapan siswa yang menunjukkan gejala serupa, termasuk dua cucu Mahfud, segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

Setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan awal, kondisi para korban mulai menunjukkan perkembangan berbeda. Tujuh dari delapan siswa, termasuk cucu tertua Mahfud, kondisinya membaik dan diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan selama satu hari.

"Jadi 6 (orang) dan kakaknya, habis muntah-muntah sehari, lalu disuruh pulang bisa dirawat di rumah," ungkap Mahfud.

Namun, nasib berbeda dialami oleh cucunya yang lain. Kondisinya ternyata lebih parah, mengharuskannya menjalani rawat inap intensif di rumah sakit selama empat hari penuh sebelum akhirnya diizinkan pulang.

"Tetapi yang satu ini harus dirawat 4 hari," sambungnya. “Mereka bersaudara, beda kelas, tetapi di sekolah yang sama,” tambah Mahfud.

Dalam kesempatan itu, Mahfud MD juga menyoroti tajam pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut angka kasus keracunan MBG sangat kecil, hanya 0,0017% dari total 30 juta porsi yang telah didistribusikan.

Bagi Mahfud, persoalan nyawa dan kesehatan anak-anak tidak bisa direduksi menjadi sekadar angka statistik. Ia membandingkannya dengan insiden kecelakaan pesawat yang, meskipun secara persentase sangat kecil, selalu menimbulkan kegemparan publik karena menyangkut keselamatan jiwa.

“Betul itu hanya 0,0017%, kata presiden, kecil sekali memang. Tetapi, kan juga jutaan pesawat terbang di dunia ini lalu lalang setiap hari, kecelakaan satu saja tidak sampai 0,001%, orang ribut. Karena itu menyangkut nyawa, menyangkut kesehatan,” tegasnya.

Mahfud mendesak pemerintah untuk tidak menganggap remeh setiap kasus keracunan yang terjadi dan segera melakukan evaluasi serta penelitian mendalam untuk menemukan akar masalah dalam tata kelola program MBG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Cucu Mahfud MD Tumbang Keracunan MBG, Satu Dilarikan ke RS 4 Hari

Dua Cucu Mahfud MD Tumbang Keracunan MBG, Satu Dilarikan ke RS 4 Hari

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 11:07 WIB

Cerita Lengkap Cucu Mahfud MD Jadi Korban Keracunan MBG

Cerita Lengkap Cucu Mahfud MD Jadi Korban Keracunan MBG

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:54 WIB

MBG di SDN 01 Pasar Rebo Disetop Imbas Keracunan Massal, Sampel Muntahan Siswa Diteliti Puskesmas

MBG di SDN 01 Pasar Rebo Disetop Imbas Keracunan Massal, Sampel Muntahan Siswa Diteliti Puskesmas

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:30 WIB

Keracunan MBG di Pasar Rebo! Mie Pucat dan Bau Busuk Diduga Jadi Biang Kerok

Keracunan MBG di Pasar Rebo! Mie Pucat dan Bau Busuk Diduga Jadi Biang Kerok

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 10:13 WIB

Jurnalis Dianiaya Saat Liput MBG: Ada Apa di Balik Dapur yang Bikin Keracunan?

Jurnalis Dianiaya Saat Liput MBG: Ada Apa di Balik Dapur yang Bikin Keracunan?

Your Say | Rabu, 01 Oktober 2025 | 07:47 WIB

Liput Kasus Keracunan MBG, Jurnalis Malah Dicekik Pekerja SPPG Dapur Umum di Pasar Rebo

Liput Kasus Keracunan MBG, Jurnalis Malah Dicekik Pekerja SPPG Dapur Umum di Pasar Rebo

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:42 WIB

ID Liputan Dikembalikan, Ekspresi Diana Valencia Jadi Sorotan

ID Liputan Dikembalikan, Ekspresi Diana Valencia Jadi Sorotan

Your Say | Selasa, 30 September 2025 | 17:26 WIB

Terkini

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:47 WIB

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB