Pemerintah Malaysia Langsung Bergerak Usai Relawan Diculik Israel saat Kirim Bantuan ke Gaza

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:40 WIB
Pemerintah Malaysia Langsung Bergerak Usai Relawan Diculik Israel saat Kirim Bantuan ke Gaza
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim (Instagram)
  • Pemerintah Malaysia melalui Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil mengumumkan akan segera mengambil langkah cepat, termasuk jalur diplomatik, untuk membebaskan 23 relawan Malaysia yang diduga diculik oleh militer Israel saat menyalurkan bantuan ke Gaza dengan kapal Global Sumud Flotilla.
  • PM Anwar Ibrahim menuntut pembebasan segera seluruh relawan.

Suara.com - Pemerintah Malaysia menyatakan kesiapan untuk mengambil tindakan cepat menyusul dugaan penculikan relawan Malaysia oleh militer Israel.

Para relawan tersebut dilaporkan diculik saat dalam perjalanan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, sebagai bagian dari rombongan kapal Global Sumud Flotilla. Dalam rombongan itu dilaporkan ada seorang WNI.

Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi Fadzil, pada Kamis (2/10), seusai membuka Seminar Pengembangan Modul Pelatihan Pemberantasan Berita Palsu di ASEAN, Kuala Lumpur, mengumumkan bahwa pemerintah sedang berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Wisma Putra) dan Kantor Perdana Menteri.

"Ada beberapa langkah yang akan diambil. Kami sedang koordinasi... Dalam beberapa jam akan ada pengumuman tindakan yang akan diambil kerajaan (pemerintah)," kata Fahmi Fadzil, dikutip via Antara.

Malaysia Mengecam Keras Aksi Penculikan di Perairan Internasional

Fahmi Fadzil menyampaikan kecaman keras Malaysia terhadap tindakan zionis Israel yang diduga kuat telah mengadang dan menculik relawan Flotilla tersebut.

Dari total 34 relawan Malaysia yang berpartisipasi dalam misi kemanusiaan, sebanyak 23 orang dilaporkan telah diculik oleh militer Israel.

"Kami menolak dengan keras upaya mengganggu dan menculik relawan di perairan internasional. Ini tidak bisa diterima. Kami akan layangkan protes secepatnya," tegas Fahmi.

Pemerintah Malaysia berencana menempuh jalur-jalur diplomatik yang memungkinkan agar para relawan dapat segera dilepaskan dan dipulangkan dengan aman ke Malaysia.

Tuntutan Langsung dari Perdana Menteri Anwar Ibrahim

Secara terpisah, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, turut merespons insiden ini dengan mengeluarkan tuntutan tegas. Anwar mendesak Israel untuk segera membebaskan seluruh aktivis dan relawan Global Sumud Flotilla yang diculik, baik yang berasal dari Malaysia maupun dari negara-negara internasional lainnya.

"Bebaskan mereka segera! Jangan bertindak kejam dan zalim kepada aktivis serta relawan Malaysia dan internasional," seru Anwar, menunjukkan sikap tidak kompromi pemerintah Malaysia terhadap insiden kemanusiaan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bek Andalan Alavs Kena Imbas! Skandal Pemalsuan Dokumen Timnas Malaysia Gegerkan Liga Spanyol!

Bek Andalan Alavs Kena Imbas! Skandal Pemalsuan Dokumen Timnas Malaysia Gegerkan Liga Spanyol!

Your Say | Kamis, 02 Oktober 2025 | 10:59 WIB

Roy Suryo Ikut 'Diseret' ke Skandal Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasi Malaysia

Roy Suryo Ikut 'Diseret' ke Skandal Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasi Malaysia

Bola | Kamis, 02 Oktober 2025 | 08:08 WIB

Kumpulan 'Dosa-dosa' Sepak Bola Malaysia, Terakhir Skandal Dokumen Pemain Keturunan

Kumpulan 'Dosa-dosa' Sepak Bola Malaysia, Terakhir Skandal Dokumen Pemain Keturunan

Bola | Rabu, 01 Oktober 2025 | 19:05 WIB

Terkini

Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita

Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15 WIB

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:12 WIB

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:07 WIB

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:53 WIB

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:43 WIB

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:35 WIB

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:26 WIB

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23 WIB

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:20 WIB