Refleksi MUI Soal Masa Depan Air di Jakarta: Tak Hanya Menghidupi, Tapi Juga Mempersatukan

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Selasa, 07 Oktober 2025 | 13:03 WIB
Refleksi MUI Soal Masa Depan Air di Jakarta: Tak Hanya Menghidupi, Tapi Juga Mempersatukan
Lokakarya “Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata?” (dok. ist)
baca 10 detik
  • MUI DKI Jakarta menekankan bahwa air memiliki makna spiritual, budaya, dan sosial yang lebih dalam dari sekadar kebutuhan dasar.

  • Sekretaris Umum MUI, Auzai Mahfuz, menyebut air sebagai simbol peradaban dan keadilan yang harus dijaga bersama.

  • Jakarta kini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan air bersih dan kelestarian lingkungan, yang menuntut refleksi moral serta tindakan nyata.

Suara.com - Air bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga cermin peradaban. Pesan itu mengemuka dalam lokakarya bertajuk “Menakar Masa Depan Air di Jakarta, Akankah Menjadi Air Mata?” yang digelar oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jakarta pada Senin (6/10/2025).

Ketua Bidang Seni Budaya MUI DKI Jakarta, Lutfi Hakim, menegaskan bahwa air memiliki makna yang jauh melampaui fungsi fisiknya.

“Air tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar seperti minum, memasak, dan kebersihan, tetapi juga memiliki makna simbolis dalam tradisi agama dan budaya,” ujar Lutfi.

Menurutnya, dalam Islam air digunakan untuk bersuci, seperti wudhu dan mandi besar, yang menandakan kemurnian dan pembaruan diri.

“Pemahaman tentang air melampaui dimensi materialnya sebagai substansi fisik. Air juga mencakup aspek keagamaan, filosofi, dan adat istiadat yang hidup di masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Provinsi Jakarta, Auzai Mahfuz, menyoroti bahwa persoalan air di Jakarta kini bukan hanya teknis, melainkan juga menyangkut nilai kemanusiaan dan keadilan.

“Air ini tidak mengenal agama. Nabi bersabda, manusia memiliki tiga kebutuhan yang harus dipenuhi bersama — air, udara, dan api,” ujarnya.

Auzai menambahkan, sejak masa Rasulullah, air sudah menjadi simbol kekuatan dan kebijaksanaan. Ia mencontohkan, dalam Perang Badar, perebutan sumber air menjadi strategi penting karena air adalah sumber kehidupan dan simbol keadilan.

Dalam konteks Jakarta, tantangan air semakin kompleks. Kota ini menghadapi penurunan muka tanah akibat eksploitasi air tanah berlebihan, risiko intrusi air laut, hingga ketimpangan akses air bersih.

baca juga

Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), 40 persen wilayah Jakarta berada di bawah permukaan laut dan diprediksi bisa tenggelam sebagian pada 2050 jika pengelolaan air tidak segera dibenahi.

“Semoga air yang mengalir di kota ini tidak hanya menghidupi, tapi juga mempersatukan. Karena sejatinya, di setiap tetes air ada pesan ilahi: kehidupan harus dijaga bersama,” tutup Auzai.

Lokakarya ini menjadi pengingat bahwa masa depan air Jakarta bukan semata urusan infrastruktur, tapi juga refleksi moral dan spiritual masyarakatnya—apakah air akan tetap menjadi sumber kehidupan, atau justru berubah menjadi air mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Kangen Water 'Ajaib' dari Jepang Ini Klaim Bikin Tubuh Seimbang dan Lawan Penuaan Dini

Inovasi Kangen Water 'Ajaib' dari Jepang Ini Klaim Bikin Tubuh Seimbang dan Lawan Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 06 Oktober 2025 | 13:23 WIB

Perusahaan Ini Sulap Lahan Bekas Tambang jadi Sumber Air Bersih

Perusahaan Ini Sulap Lahan Bekas Tambang jadi Sumber Air Bersih

Bisnis | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 13:55 WIB

Layanan Air Minum Isi Ulang Ini Usung Konsep Usaha Berbasis ESG: Ramah Harga dan Lingkungan

Layanan Air Minum Isi Ulang Ini Usung Konsep Usaha Berbasis ESG: Ramah Harga dan Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2025 | 12:13 WIB

Terkini

Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti

Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 07:42 WIB

BBWS Petakan 5 Zona Merah Banjir di Bandar Lampung: Cek Wilayah Tempat Tinggal Anda

BBWS Petakan 5 Zona Merah Banjir di Bandar Lampung: Cek Wilayah Tempat Tinggal Anda

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 07:41 WIB

Siapa Amanda Rigby? Ini Profil Calon Istri Andre Taulany yang Disorot

Siapa Amanda Rigby? Ini Profil Calon Istri Andre Taulany yang Disorot

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:38 WIB

Pelatih Rayo Vallecano Tegaskan Emil Audero Belum Aman, Dani Cardenas Bisa Rebut Posisi Utama

Pelatih Rayo Vallecano Tegaskan Emil Audero Belum Aman, Dani Cardenas Bisa Rebut Posisi Utama

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 07:37 WIB

Bos BI Akui Cadangan Devisa RI Bakal Terus Meningkat , Bisa Tembus Rp2.606 Triliun

Bos BI Akui Cadangan Devisa RI Bakal Terus Meningkat , Bisa Tembus Rp2.606 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:37 WIB

Detik-detik Eks Menkeu Purbaya Dicopot dan Kronologi Reshuffle Kilat Bendahara Negara

Detik-detik Eks Menkeu Purbaya Dicopot dan Kronologi Reshuffle Kilat Bendahara Negara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:35 WIB

Jangan Takut! Ini Arti Mimpi Melihat Ular Menurut Psikologi, Primbon Jawa, dan Islam

Jangan Takut! Ini Arti Mimpi Melihat Ular Menurut Psikologi, Primbon Jawa, dan Islam

News | Selasa, 15 September 2026 | 07:35 WIB

Kisah Pilu Sopir dan Kernet Asal Mojokerto yang Terpisah saat KM Virgo Transport 8 Mulai Tenggelam

Kisah Pilu Sopir dan Kernet Asal Mojokerto yang Terpisah saat KM Virgo Transport 8 Mulai Tenggelam

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 07:34 WIB

Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya

Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 07:31 WIB

Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya

Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:30 WIB

×