Guru Besar UI Soal Pertemuan JokowiAbu Bakar Baasyir: Tak Masalah, Tapi Harus Dipantau BNPT

Hairul Alwan

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 08:06 WIB
Guru Besar UI Soal Pertemuan JokowiAbu Bakar Baasyir: Tak Masalah, Tapi Harus Dipantau BNPT
Presiden ke-7 Jokowo kaget dengan kedatangan pendiri Ponpes Al Mukmin Ngruki Sukoharjo Ustad Abu Bakar Ba'asyir ke kediamannya di Jalan Kutai Utara 1 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (29/9/2025). [Suara.com/Ari Welianto]
baca 10 detik
  • Secara normatif pertemuan Jokowi & ABB wajar, namun isi percakapannya patut dipertanyakan.

  • BNPT dan Densus 88 diminta untuk memantau dan mendalami isi pembicaraan kedua tokoh itu.

  • Permintaan ABB agar "bela Islam" perlu diwaspadai jika mengarah ke intoleransi dan radikalisme.

Guru Besar UI itu juga mengomentari terkait kabar yang belakangan beredar soal ABB yang meminta Jokowi untuk membela Islam.

"Saya kira itu kan pertanyaan atau satu sikap yang umum saja, membela Islam dalam arti siapa sih penganut agama yang tak mau membela agamanya. Itu kan sampai situ menjadi hal normatif dan bisa diterima," tuturnya.

Meski demikian, Ardianus memandang perlu adanya pendalaman tentang apa yang dibahas oleh ABB saat mengunjungi Jokowi.

"Tentu kan ada bersayap, ada komanya nih. Kalau kemudian membela itu dengan melalui jalan-jalan intoleran, radikal dan ekstreem itu lalu jadi pertanyaan kita," urainya.

Namun, ia memastikan tidak mengetahui pasti apakah obrolan antara keduanya membahas hal tersebut atau tidak.

"Apakah memang sebetulnya juga pemikiran ABB seperti itu kita juga enggak tau. Maka saat ini, sampai titik ini saya berkomentar kita tunggu saja," tegasnya.

Ia mengaku akan melihat perkembangan situasi, dan bakal biarkan teman-teman yang memiliki akses situasi itu mengetahui lebih jauh.

"Teman-teman dari BIN, BNPT, Polri yang punya akses untuk itu agar kemudian apakah ada komanya (pembahasan lain) atau titik saja, kemudian kalau koma tentu perlu disikapi lebih serius," pungkasnya.

Jokowi Cium Tangan Abu Bakar Ba'asyir

baca juga
Momen Jokowi cium tangan Abu Bakar Ba'asyir. (bidik layar video kanal YouTube Solo Times)
Momen Jokowi cium tangan Abu Bakar Ba'asyir. (bidik layar video kanal YouTube Solo Times)

Sebelumnya diberitakan, sebuah peristiwa yang tampak sederhana namun menyimpan lapisan makna mendalam telah menarik perhatian publik, terutama di kancah politik dan keagamaan Indonesia.

Pertemuan antara Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan ulama senior Abu Bakar Ba’asyir di kediaman Jokowi di Banjarsari, Solo, pada Senin, 29 September 2025, menjadi sorotan hangat.

Dari berbagai sudut pandang, perjumpaan ini mengundang beragam interpretasi.

Salah satu tokoh yang secara terbuka mengomentari momen tersebut adalah Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais.

Dengan pandangannya yang khas, Amien mengakui ketertarikannya pada peristiwa ini.

“Saya tertarik dengan sebuah peristiwa yang secara lahiriah nampak sederhana. Tetapi secara spiritual punya arti mendalam,” ungkap Amien, dalam kutipan dari kanal YouTube-nya pada Rabu (1/10/25).

“Yang saya maksud adalah peristiwa kunjungan Ustad Abu Bakar Ba’asyir ke kediaman Pak Jokowi, di Banjarsari, Solo.” ujarnya.

Dalam penilaian Amien, sosok Abu Bakar Ba’asyir adalah ulama yang teguh pendirian dan jauh dari hiruk pikuk kemewahan duniawi.

“Ustad Ba’asyir adalah ulama yang istiqomah, hidup bersahaja sangat jauh dari kemewahan dan keduniaan. Dalam istilah keagamaan beliau insyaAllah termasuk ulama yang mengunggulkan kebenaran serta menjauhi kebathilan,” ucap Amien.

Ia juga menyoroti perbedaan tujuan kunjungan Ba’asyir dibandingkan tamu-tamu Jokowi pada umumnya.

Menurut Amien, sebagian besar pengunjung datang untuk berfoto, mendapatkan cendera mata, atau mendoakan kesembuhan, namun Ba’asyir memiliki misi yang berbeda.

“Akan tetapi kunjungan ustad Ba’asyir adalah kunjungan Dakwah,” tegasnya.

Amien Rais lantas menjelaskan inti dari dakwah, yaitu mengajak manusia pada kebaikan, menjauhi kerusakan, mendukung kebenaran, dan menghindari keculasan.

Apresiasi tinggi kemudian dilontarkan Amien Rais kepada Jokowi.

Ia mengaku salut dan terharu dengan sikap Presiden yang bersedia menerima kunjungan dakwah tersebut, bahkan hingga menunduk dan mencium tangan sang ulama.

“Saya acungi jempol Pak Jokowi mau menerima kunjungan Dakwah Ustad Ba’asyir itu.

Bahkan, saya terharu Pak Jokowi sambil menjawab salam kepada tamunya dia menunduk dan mencium tangan sang ustad, ini buat saya artinya dalam,” Ungkap Amien.

Ba'asyir dan "Nasehat" untuk Jokowi

Dari pihak Abu Bakar Ba’asyir sendiri, ia mengonfirmasi bahwa kunjungannya ke kediaman Jokowi adalah untuk memberikan nasehat.

“Saya hanya menasehati,” ujar Abu Bakar.

Orang islam itu wajib menasehati. Rakyat, Pemimpin, dan orang kafir harus dinasehati.”jelasnya.

Pertemuan ini menjadi semakin menarik mengingat rekam jejak Abu Bakar Ba’asyir yang penuh kontroversi.

Sejarah mencatat keterlibatannya dengan jaringan yang disebut terorisme internasional.

Ia pernah ditangkap pada tahun 1983 atas tuduhan menghasut penolakan asas Tunggal Pancasila.

Setelah sempat pergi Malaysia pada 1985 bersama Abdullah Sungkar, ia disebut membentuk Jamaah Islamiyah yang menjalin hubungan dengan Al-Qaeda, meskipun Ba’asyir sendiri menampik tuduhan tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat bahkan memasukkan nama Ba’asyir sebagai salah satu teroris. Kembali ke Indonesia pada 1999, ia terlibat dalam Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).

Beberapa tahun kemudian, pada 2002, ia divonis 1,5 tahun penjara terkait kasus imigrasi.

Ia kembali ditangkap pada 2004 karena dikaitkan dengan kasus Bom Bali I Tahun 2002 dan Bom JW Marriot 2003, yang berujung pada vonis 2,5 tahun penjara.

Setelah bebas, ia mendirikan Jemaah Anshorut Tauhid (JAT).

Pada tahun 2010, Ba’asyir kembali berurusan dengan hukum atas tuduhan membiayai pelatihan militer jaringan teroris di Aceh, dengan vonis 15 tahun penjara pada tahun 2011.

Ia mendapatkan bebas murni pada tahun 2021, pada masa pemerintahan Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Soroti Pertemuan Jokowi dan Abu Bakar BaHasyir, Sebut Ada Sinyal Tersembunyi

Rocky Gerung Soroti Pertemuan Jokowi dan Abu Bakar BaHasyir, Sebut Ada Sinyal Tersembunyi

Video | Senin, 06 Oktober 2025 | 10:04 WIB

Rocky Gerung 'Spill' Agenda Tersembunyi di Balik Pertemuan Jokowi dengan Abu Bakar Ba'asyir

Rocky Gerung 'Spill' Agenda Tersembunyi di Balik Pertemuan Jokowi dengan Abu Bakar Ba'asyir

News | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 23:42 WIB

Takjub Adab Jokowi Cium Tangan Abu Bakar Ba'asyir, Amien Rais Terenyuh: Buat Saya Artinya Dalam

Takjub Adab Jokowi Cium Tangan Abu Bakar Ba'asyir, Amien Rais Terenyuh: Buat Saya Artinya Dalam

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 16:36 WIB

Profil dan Rekam Jejak Abu Bakar Ba'asyir, Mendadak Temui Jokowi di Solo

Profil dan Rekam Jejak Abu Bakar Ba'asyir, Mendadak Temui Jokowi di Solo

Lifestyle | Selasa, 30 September 2025 | 12:47 WIB

Kenapa Abu Bakar Ba'asyir Mendadak Temui Jokowi? Misteri Pertemuan 20 Menit Dua Tokoh Kontras

Kenapa Abu Bakar Ba'asyir Mendadak Temui Jokowi? Misteri Pertemuan 20 Menit Dua Tokoh Kontras

News | Selasa, 30 September 2025 | 11:11 WIB

Siapa Abu Bakar Baasyir? Mantan Ulama Radikal Baru Saja Temui Jokowi di Kediaman Solo

Siapa Abu Bakar Baasyir? Mantan Ulama Radikal Baru Saja Temui Jokowi di Kediaman Solo

News | Senin, 29 September 2025 | 17:09 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×