Jokowi Bohongi Publik? Eks Intelijen Ungkap Drama di Balik Pertemuan dengan Abu Bakar Ba'asyir

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:51 WIB
Jokowi Bohongi Publik? Eks Intelijen Ungkap Drama di Balik Pertemuan dengan Abu Bakar Ba'asyir
Mantan Presiden Jokowi menerima kunjungan pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo, Ustad Abu Bakar Ba'asyir ke kediamannya di Solo, Senin (29/9/2025). [Suara.com/Ari Welianto]
baca 10 detik
  • Pertemuan antara Jokowi dengan Abu Bakar Ba'asyir pada akhir September lalu dinilai penuh rekayasa. 
  • Kedatangan Abu Bakar Ba'asyir ke kediaman Jokowi di Solo tujuannya bukanlah untuk memberikan dukungan, melainkan untuk menegur.
  • Jokowi dituding sengaja menunda pertemuan hingga pukul 13.00 WIB untuk menunggu kehadiran awak media.

Suara.com - Mantan anggota intelijen, Sri Radjasa Chandra, menuding pertemuan antara mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan ulama Abu Bakar Ba'asyir pada akhir September lalu penuh rekayasa. Menurutnya, pertemuan tersebut sengaja diatur oleh pihak Jokowi untuk kepentingan citra politik di tengah sorotan publik.

Radjasa menyebut, berdasarkan informasi yang ia terima, kedatangan Abu Bakar Ba'asyir ke kediaman Jokowi di Solo memang atas inisiatif Ba'asyir sendiri. Namun, tujuannya bukanlah untuk memberikan dukungan, melainkan untuk menegur.

"Memang benar kedatangan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir itu atas inisiatif beliau. Kita melihat ketajaman spiritual Abu Bakar Ba'asyir... bahwa dia melihat ada hal yang sudah melampaui batas yang dilakukan oleh Jokowi. Sebagai ulama, dia berkewajiban untuk menegur," kata Radjasa, dikutip dari tayangan podcast bersama Abraham Samad, Jumat (10/10/2025).

Dituding Direkayasa untuk Sorotan Media

Namun, menurut Radjasa, cara pertemuan itu ditampilkan ke publik telah diatur sedemikian rupa. Berdasarkan informasi dari sumber internal yang ia terima, Ba'asyir disebut sempat menunggu sekitar 30 menit sebelum diterima, meskipun Jokowi sudah berada di rumah.

Jokowi dituding sengaja menunda pertemuan hingga pukul 13.00 WIB untuk menunggu kehadiran awak media.

Menurutnya, gestur seperti mencium tangan kemudian didramatisasi di hadapan media untuk membangun kesan seolah-olah Ba'asyir memberikan dukungan atau legitimasi moral kepada Jokowi di tengah berkurangnya dukungan politik dari sejumlah pihak.

Atas dasar itu, Radjasa menyimpulkan bahwa narasi yang muncul ke publik tidak sesuai dengan tujuan asli pertemuan tersebut.

"Jadi jelas, ini rekayasa. Kembali lagi, Jokowi melakukan kebohongan publik," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Silaturahmi Biasa, Eks BIN Duga Tujuan Jokowi Temui Prabowo untuk Menagih Utang Politik

Bukan Silaturahmi Biasa, Eks BIN Duga Tujuan Jokowi Temui Prabowo untuk Menagih Utang Politik

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 13:26 WIB

Cium Tangan Jokowi ke Ba'asyir: Rekonsiliasi Tulus atau Manuver Politik?

Cium Tangan Jokowi ke Ba'asyir: Rekonsiliasi Tulus atau Manuver Politik?

Your Say | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 13:06 WIB

Soal Sosok J Ketua Dewan Pembina PSI, Raja Juli: Nanti Mas Ketum Yang Akan Umumkan ke Publik

Soal Sosok J Ketua Dewan Pembina PSI, Raja Juli: Nanti Mas Ketum Yang Akan Umumkan ke Publik

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×