PBNU Seret Trans7 ke Jalur Hukum, Gus Yahya: Terang-terangan Melecehkan Pesantren!

Bangun Santoso

Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:20 WIB
PBNU Seret Trans7 ke Jalur Hukum, Gus Yahya: Terang-terangan Melecehkan Pesantren!
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf
baca 10 detik
  • PBNU secara resmi akan menempuh jalur hukum terhadap Trans7 buntut dari penayangan program "Xpose Uncensored"
  • Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, menilai tayangan tersebut secara terang-terangan melecehkan dan menghina pesantren serta tokoh-tokohnya
  • PBNU menuntut Trans7 dan Trans Corporation untuk mengambil langkah nyata dan bertanggung jawab guna memperbaiki kerusakan sosial yang ditimbulkan oleh tayangan tersebut

Suara.com - Eskalasi konflik antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan stasiun televisi Trans7 mencapai puncaknya. PBNU secara resmi menyatakan akan menempuh jalur hukum sebagai respons atas tayangan program "Xpose Uncensored" yang dinilai telah melecehkan marwah pesantren dan para tokohnya.

Langkah tegas ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, yang menegaskan bahwa kesabaran warga nahdliyin telah habis. Pihaknya tidak akan tinggal diam atas konten yang dianggap meresahkan dan berpotensi mengganggu ketenteraman sosial.

"Saya telah menginstruksikan kepada Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU untuk mengambil langkah-langkah hukum yang diperlukan terkait hal ini,” ujar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Gus Yahya menyampaikan keberatan dan protes keras atas program yang disiarkan pada Senin (13/10) tersebut. Menurutnya, tayangan itu tidak hanya mencederai prinsip-prinsip jurnalisme yang beretika, tetapi juga secara gamblang menghina institusi pendidikan Islam yang sangat dihormati di Indonesia.

“Tayangan Trans7 itu isinya secara terang-terangan melecehkan bahkan menghina pesantren, menghina tokoh-tokoh pesantren yang sangat dimuliakan oleh Nahdlatul Ulama,” tegas Gus Yahya sebagaimana dilansir kantor berita Antara.

Lebih jauh, PBNU menilai materi tayangan tersebut telah melampaui batas kritik dan masuk ke ranah penghinaan yang dapat memicu keresahan publik. Oleh karena itu, PBNU menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak Trans7 dan induk perusahaannya, Trans Corporation, untuk segera memulihkan kerusakan sosial yang telah terjadi.

"Kami menuntut agar Trans7 dan Trans Corporation membuat langkah-langkah yang nyata, yang jelas, untuk memperbaiki kerusakan yang sudah ditimbulkan akibat tayangan tersebut," ujarnya.

Polemik ini bermula ketika program "Xpose Uncensored" menayangkan video yang memperlihatkan para santri dan jamaah menyalami seorang kiai. Dalam narasi video, disebutkan bahwa santri rela "ngesot" demi menyalami dan memberikan amplop kepada kiai. Narator dalam tayangan itu juga menyindir bahwa seharusnya kiai kaya yang memberi amplop kepada santri.

Cuplikan tayangan tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, khususnya warga nahdliyin. Seruan untuk memboikot Trans7 pun menggema di dunia maya sebagai bentuk protes atas konten yang dianggap tidak pantas tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Ponpes Salaf Terbesar Diduga Dilecehkan Acara TV

Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Ponpes Salaf Terbesar Diduga Dilecehkan Acara TV

Lifestyle | Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Trans7 Minta Maaf Buntut Kontroversi Tayangan Ponpes Lirboyo

Trans7 Minta Maaf Buntut Kontroversi Tayangan Ponpes Lirboyo

Entertainment | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:35 WIB

Ultimatum Chairul Tanjung, Tokoh NU Gus Nadir Ngamuk soal Program Xpose Trans7: Fitnah, Hina Kiai!

Ultimatum Chairul Tanjung, Tokoh NU Gus Nadir Ngamuk soal Program Xpose Trans7: Fitnah, Hina Kiai!

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 12:13 WIB

Apa Acara Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren Lirboyo? Berujung Tagar Boikot di Medsos

Apa Acara Trans7 yang Diduga Lecehkan Pesantren Lirboyo? Berujung Tagar Boikot di Medsos

Lifestyle | Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:49 WIB

Viral Tagar Boikot Trans7 di Media Sosial Buntut Tayangan Sisi Gelap Kehidupan Santri

Viral Tagar Boikot Trans7 di Media Sosial Buntut Tayangan Sisi Gelap Kehidupan Santri

Entertainment | Selasa, 14 Oktober 2025 | 10:55 WIB

Ponpes Al Khoziny Luluh Lantak, Gus Yahya Sebut Puncak Gunung Es Masalah Infrastruktur, Mengapa?

Ponpes Al Khoziny Luluh Lantak, Gus Yahya Sebut Puncak Gunung Es Masalah Infrastruktur, Mengapa?

News | Sabtu, 11 Oktober 2025 | 14:07 WIB

Minta KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Haji, Awan PBNU: Jangan Digoreng Ngalor Ngidul

Minta KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Haji, Awan PBNU: Jangan Digoreng Ngalor Ngidul

News | Jum'at, 26 September 2025 | 18:35 WIB

Terkini

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Intip Harga Innova Reborn Diesel Bekas: MPV 7-Seater Favorit Kini Setara Brio Baru

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka Wardah NMF yang Cocok untuk Kulit Wajah Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Aksi Sumpah Pemuda Berbuntut Panjang, Raffi Ahmad Diserang Gelombang Cancel Culture

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

5 Exfoliating Toner Lokal yang Affordable dan Ramah untuk Kulit Sensitif

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

×