Dokter Tifa Syok Terima Ijazah Jokowi dari KPU: Tanda Tangan Rektor dan NIM Diblok Hitam

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:59 WIB
Dokter Tifa Syok Terima Ijazah Jokowi dari KPU: Tanda Tangan Rektor dan NIM Diblok Hitam
Roy Suryo dan Dokter Tifa menunjukkan buku Jokowi's White Paper di UC UGM, Senin (18/8/2025). [Hiskia/Suarajogja]
  • Dr. Tifa menerima salinan ijazah Jokowi dari KPUD DKI Jakarta tetapi menemukan banyak kejanggalan, seperti beberapa bagian penting yang sengaja ditutupi atau diblok
  • Keanehan yang disorot meliputi tanda tangan rektor dan dekan UGM, gambar materai, serta Nomor Induk Mahasiswa (NIM) Jokowi yang dihilangkan dari salinan tersebut
  • Meskipun bagian-bagian tersebut ditutupi, Dr. Tifa menyatakan sudah mengetahui isinya karena salinan ijazah yang lengkap pernah dirilis oleh UGM dan Bareskrim pada waktu sebelumnya

Suara.com - Babak baru polemik ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali memanas setelah pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau yang akrab disapa dokter Tifa, akhirnya menerima salinan dokumen tersebut dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta pada Senin (13/10/2025).

Alih-alih memberikan kejelasan, salinan ijazah yang telah dilegalisir itu justru memicu kecurigaan lebih dalam karena dinilai penuh kejanggalan.

Di hadapan awak media, dokter Tifa secara terang-terangan mengungkapkan keheranannya terhadap dokumen yang ia terima. Menurutnya, ada upaya sistematis untuk menutupi informasi krusial dalam salinan ijazah tersebut, yang ia sebut sebagai sebuah "konsistensi keanehan".

“Kemudian yang aneh ini ada konsistensi keanehan, jadi yang konsisten itu keanehan saja. Ketidaklaziman dan aneh sekali, ya, itu adalah bahwa pada beberapa artefak di dalam ijazah kenapa mesti ditutupi? Untuk apa ditutupi, ini kan suatu keanehan karena nggak jelas,” ujar Dr. Tifa kepada wartawan di KPUD DKI Jakarta, dikutip Senin (13/10/2025).

Secara spesifik, Dr. Tifa menunjuk beberapa bagian vital pada salinan ijazah yang sengaja diblok atau dihilangkan. Keanehan paling mencolok adalah hilangnya tanda tangan Rektor dan Dekan Universitas Gadjah Mada (UGM) serta gambar materai hasil legalisasi.

“Termasuk materainya diblok seperti ini, kemudian nama yang bersangkutan juga diblok. Padahal kita tahu kan, kita minta nama Joko Widodo. Ini nomor mahasiswanya juga diblok, untuk apa?” ujarnya dengan nada bertanya.

Kejanggalan tidak berhenti di situ. Bagian yang menurutnya paling fatal untuk disembunyikan adalah Nomor Induk Mahasiswa (NIM) Jokowi, yang seharusnya menjadi identitas unik dan bukti otentik seorang mahasiswa.

“Sekali lagi, konsistensi keanehan adalah tidak adanya nomor induk mahasiswa di sebelah kanan ini. Nomor induk mahasiswa sesuai urutan universitas juga diblok, seharusnya ada,” tuturnya.

Meski begitu, Dr. Tifa mengaku tidak terlalu terkejut dengan isi di balik bagian yang ditutupi tersebut. Ia mengklaim sudah mengetahui informasi lengkapnya karena spesimen ijazah Jokowi pernah beberapa kali ditampilkan ke publik oleh instansi resmi tanpa ada bagian yang disembunyikan.

“Kita sudah mendapatkan spesimen ijazah ini, ya, lengkap pada waktu Oktober 2022, di mana dekan Fakultas Kehutanan UGM sendiri sudah menunjukkan salinan fotokopi yang tidak ditutupi seperti ini. Kemudian Bareskrim pun pada 22 Mei 2025 juga sudah mengeluarkan salinan fotokopi ijazah tersebut,” pungkasnya.

Diketahui, sejumlah tokoh kritis lainnya turut hadir bersama dokter Tifa, di antaranya pakar telematika Roy Suryo, pakar hukum tata negara Refly Harun, dan pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi.

Dengan diterimanya dokumen ini, Bonatua Silalahi kini tercatat memiliki dua salinan ijazah Jokowi, di mana salinan pertama ia peroleh langsung dari KPU RI beberapa waktu sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti BRIN Ungkap Demokrasi Sejati Adalah Saat Suara Rakyat Didengar, Bukan Hanya Dipilih

Peneliti BRIN Ungkap Demokrasi Sejati Adalah Saat Suara Rakyat Didengar, Bukan Hanya Dipilih

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 07:01 WIB

Jokowi Bicara Blak-blakan, Ungkap Perannya dalam Mendukung dan Bekerja Keras untuk PSI

Jokowi Bicara Blak-blakan, Ungkap Perannya dalam Mendukung dan Bekerja Keras untuk PSI

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 18:18 WIB

Gelar SE dan MM Iriana Jokowi Dipermasalahkan, Dosan UMS Beri Kesaksian

Gelar SE dan MM Iriana Jokowi Dipermasalahkan, Dosan UMS Beri Kesaksian

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 17:45 WIB

Warisan Utang Proyek Jokowi Bikin Menkeu Purbaya Pusing: Untungnya ke Mereka, Susahnya ke Kita!

Warisan Utang Proyek Jokowi Bikin Menkeu Purbaya Pusing: Untungnya ke Mereka, Susahnya ke Kita!

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 17:41 WIB

Berhasil Minta Salinan Ijazah Jokowi ke KPU DKI, Roy Suryo Ngaku Dibantu Sosok Ini

Berhasil Minta Salinan Ijazah Jokowi ke KPU DKI, Roy Suryo Ngaku Dibantu Sosok Ini

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 17:12 WIB

5 Fakta Salinan Ijazah Jokowi dari KPU DKI, Roy Suryo Cs Beberkan Kejanggalan Mengejutkan

5 Fakta Salinan Ijazah Jokowi dari KPU DKI, Roy Suryo Cs Beberkan Kejanggalan Mengejutkan

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 16:35 WIB

Roy Suryo Tunjukkan Salinan Ijazah Jokowi dari KPU DKI: 99,9 Persen Palsu, Hurufnya Mencotot Keluar

Roy Suryo Tunjukkan Salinan Ijazah Jokowi dari KPU DKI: 99,9 Persen Palsu, Hurufnya Mencotot Keluar

News | Senin, 13 Oktober 2025 | 16:22 WIB

Terkini

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB