Mensesneg Ungkap Garuda hingga Pertamina Berpotensi Dipimpin WNA

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:54 WIB
Mensesneg Ungkap Garuda hingga Pertamina Berpotensi Dipimpin WNA
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. [Suara.com/Lilis]
  • Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap beberapa sektor BUMN yang besar kemungkinan dapat dipimpin oleh WNA.
  • Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah mengizinkan ekspatriat untuk memimpin BUMN.
  • Garuda Indonesia sebagai BUMN sektor penerbangan menjadi salah satu yang paling mungkin melibatkan pemimpin asing.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap beberapa sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang besar kemungkinan dapat dipimpin oleh warga negara asing atau WNA. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah mengizinkan ekspatriat untuk memimpin BUMN melalui perubahan regulasi di sektor tersebut.

Prasetyo menyampaikan bahwa asesmen terkait peluang WNA memimpin BUMN ini akan dilakukan oleh Danatareksa.

"Jika boleh membayangkan, di industri penerbangan, kemudian kita banyak membutuhkan di industri mineral, perminyakan, itu pasti kita butuh, dan di sektor strategis pasti kita butuh. Kita tidak boleh menutup diri, harus membuka diri untuk memacu kita semua supaya menjadi lebih produktif," kata Prasetyo kepada wartawan usai mengikuti rapat tingkat menteri di Kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Ia mencontohkan, Garuda Indonesia sebagai BUMN sektor penerbangan menjadi salah satu yang paling mungkin melibatkan pemimpin asing, mengingat tantangan global dan kebutuhan efisiensi yang tinggi.

Selain Garuda, Prasetyo juga menyebut sektor perminyakan, termasuk Pertamina, tidak tertutup kemungkinan dipimpin oleh ekspatriat jika dinilai dapat membawa dampak positif terhadap tata kelola dan produktivitas.

"Tidak menutup kemungkinan (Pertamina dipimpin WNA)," imbuhnya.

Posisi Direksi dan Komisaris Terbuka untuk WNA

Prasetyo menambahkan, secara aturan, posisi pimpinan yang bisa diisi WNA tidak dibatasi hanya pada satu jabatan. Artinya, peluang tersebut bisa mencakup posisi direksi maupun komisaris, tergantung pada kebutuhan dan penilaian dari masing-masing entitas BUMN.

"Sebenarnya boleh di mana saja. Tapi kan itu semua ada pertimbangannya," ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan untuk menggeser posisi profesional lokal, melainkan agar sistem manajemen BUMN lebih adaptif terhadap standar internasional.

“Kita sadari bahwa mungkin kita perlu juga (WNA pimpin BUMN). Jangan kita menutup diri atau mempermasalahkan WNI, WNA. Jika WNI mampu, kita dorong. Namun, jika untuk sementara waktu kita membutuhkan skill dan kompetensi dari seseorang yang kebetulan dia WNA, why not juga kan?” tuturnya.

Menurut Prasetyo, keterbukaan terhadap talenta asing justru dapat menjadi pemicu peningkatan kapasitas SDM nasional. Ia mengibaratkan langkah itu seperti strategi di dunia sepak bola, di mana pelatih asing kerap dihadirkan untuk mengangkat performa tim lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejutan di Kemhan: Ucapan Ultah Prabowo dari Sjafrie dan Petinggi PKS! Ada Apa?

Kejutan di Kemhan: Ucapan Ultah Prabowo dari Sjafrie dan Petinggi PKS! Ada Apa?

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:43 WIB

BGN Sajikan Nasi Goreng Telur Spesial HUT ke-74 Presiden Prabowo kepada Siswa

BGN Sajikan Nasi Goreng Telur Spesial HUT ke-74 Presiden Prabowo kepada Siswa

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:30 WIB

Mensesneg: Kalau Butuh Skill dari WNA untuk Pimpin BUMN, Kenapa Tidak?

Mensesneg: Kalau Butuh Skill dari WNA untuk Pimpin BUMN, Kenapa Tidak?

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:19 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB