Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pemimpin Percepatan Ekonomi Daerah

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:17 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pemimpin Percepatan Ekonomi Daerah
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menerima penghargaan. [Dok Humas]
baca 10 detik
  • Gubernur Jateng Ahmad Luthfi raih penghargaan Pemimpin Percepatan Ekonomi Daerah 2025 di Blora.
  • Ekonomi Jateng tumbuh 5,28% yoy, investasi Rp57 triliun, dan TPT menurun berkat strategi Luthfi.
  • UMKM dan koperasi berkontribusi 8,36% pada PDRB, disokong pembangunan infrastruktur dan industri.
 
 

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima penghargaan untuk kategori pemimpin percepatan ekonomi daerah 2025, dalam ajang Malam Penganugerahan Radar Kudus Award, yang digelar di Pendopo Bupati Kabupaten Blora, Jumat, 17 Oktober 2025 malam.

Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan, meningkatkan investasi dalam negeri dan asing, memberdayakan UMKM dan industri lokal untuk bersaing di level nasional dan internasional, serta mengembangkan infrastruktur penunjang ekonomi di Jawa Tengah.

"Saya sebagai Gubernur mengucapkan apresiasi yang tinggi, Ini dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terbaik," katanya usai menerima penghargaan.

Di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah triwulan II 2025 mencapai 5,28% secara year on year (yoy), atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional 5,12%.

Realisasi investasi di Jawa Tengah juga tertinggi di Pulau Jawa, mencapai sekitar Rp57 triliun sampai kuartal III 2025, dari jumlah itu sekitar 65% merupakan penanaman modal asing (PMA).

Kontribusi Jawa Tengah terhadap perekonomian di Pulau Jawa menduduki ranking 4 sebesar 14,43%. Tingginya investasi itu juga berdampak pada penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Jawa Tengah.

Capaian itu tak lepas dari strategi kepemimpinan Ahmad Luthfi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, di antaranya jaminan kemudahan berusaha dan iklim investasi, pengendalian inflasi, penguatan daya saing dan nilai tambah industri, peningkatan produktivitas sumber daya manusia yang berdaya saing kuat, hingga pengembangan aglomerasi ekonomi di wilayah eks karesidenan.

Untuk menumbuhkan ekonomi di wilayahnya, Ahmad Luthfi juga menggenjot sektor koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya.

Diketahui jumlah koperasi di Jawa Tengah sampai triwulan III-2025 tercatat sebanyak 28.365 unit. Dari jumlah itu, jumlah anggotanya mencapai 7.001.282 orang dengan serapan tenaga kerja mencapai 118.667 orang.

baca juga

Nilai aset koperasi mencapai Rp51,09 triliun dengan omzet Rp42,22 triliun.

Sementara jumlah UMKM yang dibina sebanyak 197.539 unit dengan nilai aset mencapai Rp39,65 triliun dan omzet sebesar Rp69,88 triliun. Serapan tenaga kerja pada sektor ini mencapai 1.376.600 orang.

Kontribusi sektor koperasi dan UMKM terhadap PDRB Jawa Tengah triwulan II 2025 sebesar 8,36%.

"UMKM ini urat nadi yang perlu dikembangkan, karena sektor ini tidak pernah mengenal krisis atau resesi," kata Luthfi.

Untuk menunjang geliat perekonomian di wilayahnya, Ahmad Luthfi juga menggenjot infrastruktur. Hingga akhir 2025, ditergetkan 94 persen kondisi jalan provinsi di Jawa Tengah dalam kondisi mantap.

Ahmad Luthfi juga terus mendorong percepatan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Selain itu juga mendorong pertambahan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus di wilayahnya.

Dalam kesemapatan itu, Luthfi menyampaikan, bahwa dalam membangun Jawa Tengah butuh kebersamaan. Perlu melibatkan berbagai pihak, mulai dari integrasi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah desa, kemudian stakeholder terkait termasuk potensi masyarakat, perguruan tinggi, dan media massa.

Adapun dalam acara tersebut ada 35 tokoh yang mendapatkan penghargaan. Termasuk di antaranya para bupati di eks karesidenan Pati, yaitu Bupati Blora, Bupati Kudus, Bupati Jepara, Bupati Pati, Bupati Grobogan, dan Bupati Rembang.

Ada juga pengharapan khusus yang diberikan kepada tokoh Samin yaitu Pramugi Prawiro Wijoyo yang telah mengembangkan Desa Wisata Samin di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Tengah Sudah Sasar 5.750.525 Penerima Manfaat

Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Tengah Sudah Sasar 5.750.525 Penerima Manfaat

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:11 WIB

Pengusaha Tionghoa di Jawa Tengah Rasakan Jaminan Kemudahan dan Kondusivitas Investasi

Pengusaha Tionghoa di Jawa Tengah Rasakan Jaminan Kemudahan dan Kondusivitas Investasi

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 15:31 WIB

Begini Cara Ammar Zoni Edarkan Narkoba di Rutan Salemba, Sampai Dipindah ke Nusakambangan!

Begini Cara Ammar Zoni Edarkan Narkoba di Rutan Salemba, Sampai Dipindah ke Nusakambangan!

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 10:37 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×