Soroti Kesenjangan Energi, Akademisi: Target Listrik 5.700 Desa Harus Wujudkan Keadilan Akses!

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:35 WIB
Soroti Kesenjangan Energi, Akademisi: Target Listrik 5.700 Desa Harus Wujudkan Keadilan Akses!
Ilustrasi listrik. (Pixabay/alexas photo)
baca 10 detik
  • Peneliti energi STT Migas Balikpapan, Andi Jumardi, menilai masih banyak wilayah di Kalimantan yang belum teraliri listrik meski menjadi pusat energi nasional.
  • Ia mendorong pemerintah agar perluasan jaringan listrik disertai pemanfaatan energi lokal dan hilirisasi yang menyentuh masyarakat.
  • Sementara itu, pakar kebijakan publik Saipul menegaskan pemerataan listrik merupakan bagian dari ketahanan energi nasional dan kunci bagi keberhasilan transformasi digital.

Suara.com - Peneliti energi dari Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan, Andi Jumardi menyoroti masih lebarnya kesenjangan akses listrik di sejumlah wilayah yang justru dikenal sebagai lumbung energi nasional.

Sorotan tajam itu ia sampaikan dalam diskusi bertajuk “Meneropong 1 Tahun Kemandirian Energi Nasional Era Prabowo–Gibran dari Borneo". 

Andi menyebut target Kementerian ESDM untuk mengalirkan listrik ke 5.700 desa pada tahun 2030 merupakan langkah strategis, namun masih menghadapi tantangan serius di lapangan.

“Kalimantan Timur ini tempat lumbung energi tapi masih ada daerah yang belum mendapat listrik. Persoalannya karena wilayahnya sulit dijangkau, sehingga perlu ada sumber energi lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkap Andi dikutip Sabtu (18/10/2025).

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, jumlah wilayah administrasi setingkat desa dan kelurahan di Indonesia mencapai 84.276 . Dari jumlah itu, 5.700 wilayah atau sekitar 6,7 persen masih belum teraliri listrik. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia belakangan menargetkan seluruh wilayah tersebut akan mendapatkan akses listrik pada 2030.

Menurut Andi upaya pemerintah memperluas jaringan listrik merupakan kebijakan yang perlu diapresiasi. Tetapi hal itu menurutnya juga harus disertai pemanfaatan energi lokal dan kebijakan hilirisasi yang benar-benar menyentuh masyarakat sebagai pengguna akhir.

“Dalam Asta Cita pemerintahan saat ini, swasembada energi berkaitan dengan hilirisasi. Tapi selama ini hilirisasi baru sampai sektor industri, belum sampai ke masyarakat. Target pemerintah sekarang harus memastikan manfaatnya dirasakan langsung,” katanya.

Sementara Pakar Kebijakan Publik Universitas Mulawarman, Saipul menilai pemerataan listrik bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagian dari ketahanan energi nasional. 

Ia menilai keberhasilan program elektrifikasi harus diukur melalui empat aspek: yakni ketersediaan, aksesibilitas, keterjangkauan, dan penerimaan masyarakat.

baca juga

“Pemerintah sudah menempatkannya sebagai prioritas nasional, tapi tantangannya bagaimana mewujudkannya di lapangan,” ujar Saipul.

Ia menambahkan, ketersediaan listrik kini menjadi kebutuhan dasar yang sejajar dengan akses pendidikan dan internet. Sebab transformasi digital, kata dia, tidak bisa berjalan tanpa listrik. 

"Pemerintah harus menyediakan kedua hal itu, karena kalau tidak, kita akan tertinggal,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perpres Sudah Disiapkan, Pakar Ingatkan Peluang Besar dan Risiko PLTN di Indonesia

Perpres Sudah Disiapkan, Pakar Ingatkan Peluang Besar dan Risiko PLTN di Indonesia

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 18:19 WIB

4 Rekomendasi Motor Listrik Mirip Vespa, Tampil Klasik Tanpa Bensin

4 Rekomendasi Motor Listrik Mirip Vespa, Tampil Klasik Tanpa Bensin

Otomotif | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 16:10 WIB

Pasokan Listrik 80 MVA dari PLN Perkuat Operasional Pabrik Baja di Banten

Pasokan Listrik 80 MVA dari PLN Perkuat Operasional Pabrik Baja di Banten

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 12:49 WIB

Terkini

Curhatan Pilu Konsumen usai Beli Geely EX2: Keluar Duit Ratusan Juta Malah Nyesek

Curhatan Pilu Konsumen usai Beli Geely EX2: Keluar Duit Ratusan Juta Malah Nyesek

Otomotif | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:49 WIB

5 Cara Memudarkan Flek Hitam Bekas Jerawat Usia 20 Tahun, Kulit Kembali Cerah Merata

5 Cara Memudarkan Flek Hitam Bekas Jerawat Usia 20 Tahun, Kulit Kembali Cerah Merata

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Aksi Aji Mumpung Boy Thohir di Tengah Pasar Lesu, Borong Saham ADRO-AADI

Aksi Aji Mumpung Boy Thohir di Tengah Pasar Lesu, Borong Saham ADRO-AADI

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:43 WIB

Apa yang Berubah dari Definisi Korupsi yang Diusulkan ke Prabowo?

Apa yang Berubah dari Definisi Korupsi yang Diusulkan ke Prabowo?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK

Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK

Bekaci | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:41 WIB

BMKG Ingatkan Warga Cilacap Siaga Tsunami Kapan Pun, Gelombang Berpotensi 15 Meter

BMKG Ingatkan Warga Cilacap Siaga Tsunami Kapan Pun, Gelombang Berpotensi 15 Meter

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Arsenal, Real Madrid hingga Manchester United Beraksi

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Arsenal, Real Madrid hingga Manchester United Beraksi

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Luhut Usul Hapus Kerugian Negara dari Delik Korupsi ke Prabowo, Pakar Hukum: Mengada-ada

Luhut Usul Hapus Kerugian Negara dari Delik Korupsi ke Prabowo, Pakar Hukum: Mengada-ada

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Diduga Rem Blong, Truk Semen Hilang Kendali di Jalan Lintas Solok-Padang hingga Tabrak Rumah Warga

Diduga Rem Blong, Truk Semen Hilang Kendali di Jalan Lintas Solok-Padang hingga Tabrak Rumah Warga

Sumbar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:35 WIB

15 Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis dan Estetik, Cocok Buat Status WA dan Sosmed

15 Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis dan Estetik, Cocok Buat Status WA dan Sosmed

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:34 WIB

×