Ketua KPU: Dunia Sampai Akhirat Tak Akan Ada Lagi, Pemilu Serentak Hanya di Indonesia!

Vania Rossa | Muhammad Yasir | Suara.com

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 17:46 WIB
Ketua KPU: Dunia Sampai Akhirat Tak Akan Ada Lagi, Pemilu Serentak Hanya di Indonesia!
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Mochammad Afifuddin. (Suara.com/Muhammad Yasir)
  • Ketua KPU Mochammad Afifuddin menilai Pemilu dan Pilkada serentak yang digelar dalam satu tahun adalah peristiwa unik yang hanya terjadi di Indonesia.
  • Ia menyebut momen ini sebagai sejarah sekaligus “cinta pertama” yang tak terlupakan bagi penyelenggara Pemilu.
  • Afif juga menegaskan seluruh tugas konstitusional KPU untuk tahun ini telah tuntas 100 persen, sembari mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi bersama.

Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Mochammad Afifuddin menyebut Pemilu Nasional dan Pilkada serentak yang digelar dalam satu tahun yang sama hanya terjadi di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Afif saat berpidato dalam acara Launching Indeks Partisipasi Pilkada 2024 di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Sabtu (18/10/2025).

Saking uniknya, Afif bahkan berseloroh bahwa peristiwa ini tidak akan ditemukan di belahan bumi manapun, bahkan di akhirat.

“Di belahan dunia manapun, bahkan saya bilang di dunia dan akhirat, Pemilu serentak itu cuma di Indonesia,” kata Afif disambut tawa hadirin. 

Menurut Afif, momentum langka ini telah mengukir para penyelenggara Pemilu di Indonesia dalam catatan sejarah. Mereka menjadi satu-satunya generasi yang pernah mengelola dua perhelatan demokrasi raksasa secara beriringan dalam satu tahun kalender.

“Kalau nggak ada lagi Pemilu serentak seperti ini, maka kita satu-satunya orang yang pernah mengelola Pemilu serentak 2024 dan Pilkada serentak pada tahun yang sama,” katanya.

Saking berkesannya, Afif bahkan menganalogikan pengalaman bersejarah ini dengan sebuah kenangan yang tak terlupakan.

“Pengalaman pertama sama dengan cinta pertama, tidak akan dilupakan,” ujar Afif.

Lebih dari sekadar kenangan, Afif juga menegaskan bahwa dengan berakhirnya seluruh sengketa pilkada, tugas konstitusional KPU untuk tahun ini telah tuntas 100 persen.

“Bahkan tidak sampai setahun, 100 persen setelah 27 September kemarin, begitu tiga gugatan di DKPP yang kaitannya dengan sengketa Pilkada selesai, maka 100 persen tugas KPU selesai,” tambahnya.

Keberhasilan melewati tahun politik yang monumental ini, lanjut Afif, menjadi bukti kapasitas penyelenggara dalam melayani hak konstitusional rakyat. Namun, ia mengingatkan bahwa tugas menjaga demokrasi tidak berhenti di sini dan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kita kuatkan bagaimana Pemilu ke depan ini juga tetap lebih baik, karena urusan pemilu bukan hanya urusan KPU, urusan kita semua,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Partisipasi Publik di Pilkada 2024 Naik Kelas: 4 Provinsi Raih Predikat Fully Participatory

Partisipasi Publik di Pilkada 2024 Naik Kelas: 4 Provinsi Raih Predikat Fully Participatory

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 17:38 WIB

Kemendagri Beberkan 'Penyakit Kronis' Demokrasi: Politik Uang Merajalela Akibat Banyak Warga Miskin!

Kemendagri Beberkan 'Penyakit Kronis' Demokrasi: Politik Uang Merajalela Akibat Banyak Warga Miskin!

News | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 14:56 WIB

Drama KPU Berakhir, Ijazah Capres Kini Kembali Terbuka untuk Publik

Drama KPU Berakhir, Ijazah Capres Kini Kembali Terbuka untuk Publik

News | Selasa, 16 September 2025 | 16:08 WIB

Terkini

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:06 WIB

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:52 WIB

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:38 WIB

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:24 WIB

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:16 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:12 WIB

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:54 WIB