Jakarta Krisis Lahan Makam, Pramono Minta Anak Buahnya Cari Tempat Baru

Vania Rossa, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 10:02 WIB
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pramono Minta Anak Buahnya Cari Tempat Baru
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Fakhri)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui ketersediaan lahan pemakaman di Ibu Kota semakin menipis, dengan sebagian besar TPU kini penuh.

  • Pemprov DKI telah menugaskan Distamhut untuk mencari lahan baru yang bisa dijadikan tempat pemakaman umum.

  • Sejumlah opsi tengah dikaji, mulai dari pembangunan makam bertingkat hingga pembukaan TPU di luar wilayah Jakarta.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti persoalan menipisnya lahan pemakaman di Ibu Kota. Ia menyebut hal ini merupakan tantangan yang wajar dihadapi oleh kota besar seperti Jakarta.

"Inilah problem riil sebagai salah satu kota besar yang ada di Jakarta dan saya menyampaikan apa adanya," kata Pramono kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).

Menurut Pramono, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah mencari langkah konkret untuk mengantisipasi kekurangan lahan tersebut. 

Ia mengaku sudah memerintahkan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta agar segera mencari lokasi baru yang bisa dijadikan tempat pemakaman umum (TPU).

"Saya meminta untuk dibuka TPU-TPU baru yang memungkinkan. Sekarang ini sedang dilakukan oleh Dinas Pertamanan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada," ucap Pramono.

Berdasarkan data Pemprov DKI, terdapat sekitar 80 TPU yang tersebar di lima wilayah kota. Namun, sebanyak 69 di antaranya telah penuh dan hanya melayani sistem makam tumpang yang biasa digunakan bagi keluarga.

"Seperti kita ketahui bersama, TPU di Jakarta itu kurang lebih ada 80 lebih dan memang sekarang ini hampir 60 lebih yang sudah penuh. Kemudian bisa diadakan adalah secara, mohon maaf, ditumpangkan di atasnya. Tentunya ini menjadi problem, persoalan yang harus ditangani oleh Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono.

Dengan demikian, kini hanya tersisa 11 TPU yang masih melayani pemakaman baru. Di Jakarta Timur terdapat TPU Rawa Terate, Cipayung, Cilangkap, Bambu Apus, dan Cipinang Besar. Sementara di Jakarta Utara ada TPU Rorotan, lalu di Jakarta Selatan ada TPU Tanah Kusir, Srengseng Sawah, dan Kampung Kandang. Adapun di Jakarta Barat masih tersisa TPU Tegal Alur dan Pengadungan.

"Sekarang ini memang tinggal kurang lebih 11 TPU yang masih bisa tanpa ditumpuk," tutur dia.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan beberapa opsi telah diajukan untuk mengatasi krisis lahan makam tersebut. Opsi itu antara lain pembuatan makam bertingkat hingga pembangunan TPU milik Pemprov DKI di luar wilayah Jakarta.

"Ada usulan, tapi belum menjadi keputusan, apakah diperbolehkan untuk dilakukan apa, bertingkat dan ini sudah diusulkan. Dan beberapa mengusulkan untuk membuat pemakaman yang ada di luar Jakarta," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisaris Transjakarta Pilihannya Ikut Demo Trans7, Begini Respons Pramono

Komisaris Transjakarta Pilihannya Ikut Demo Trans7, Begini Respons Pramono

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:07 WIB

Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus

Gubernur Pramono Anung Ingin 'Boyong' IKJ dari Cikini ke Kota Tua, Begini Reaksi Kampus

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:06 WIB

Pramono Sediakan APAR, Kebakaran di Jakarta Bakal Lebih Sigap Ditangani

Pramono Sediakan APAR, Kebakaran di Jakarta Bakal Lebih Sigap Ditangani

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:19 WIB

Terkini

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:49 WIB