Kemenkes Temukan Lebih dari 300 Ribu Anak Indonesia Alami Masalah Mental Kecemasan dan Depresi

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:12 WIB
Kemenkes Temukan Lebih dari 300 Ribu Anak Indonesia Alami Masalah Mental Kecemasan dan Depresi
Ilustrasi anak mengalami kesehatan mental. (Pixabay/anemone)
baca 10 detik
  • Kemenkes menemukan ratusan ribu anak Indonesia bergejala gangguan kecemasan dan depresi dari program skrining 2025–2026.
  • Langkah tindak lanjut mencakup perluasan skrining, penambahan psikolog, dan layanan krisis melalui platform Healing119.id.
  • Sembilan kementerian/lembaga menandatangani SKB untuk sistem penanganan kesehatan jiwa anak yang terintegrasi.

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan ratusan ribu anak di Indonesia mengalami gejala gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.

Temuan ini berasal dari pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025–2026 yang telah menjangkau jutaan anak di berbagai daerah.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, dari sekitar 7 juta anak yang telah menjalani skrining kesehatan, hampir 10 persen di antaranya terindikasi mengalami masalah kesehatan jiwa.

Budi merinci, sebanyak 4,4 persen atau sekitar 338 ribu anak menunjukkan gejala gangguan kecemasan (anxiety disorder). Sementara itu, 4,8 persen atau sekitar 363 ribu anak lainnya menunjukkan gejala depresi (depression disorder).

“Ini menunjukkan masalah kesehatan jiwa itu besar sekali,” ujar Budi dalam konferensi pers di Kantor Kemenkes, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, persoalan kesehatan mental pada anak perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi berujung pada tindakan bunuh diri.

Data Global School-Based Student Health Survey bahkan menunjukkan tren peningkatan anak yang mencoba bunuh diri dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2015, angka percobaan bunuh diri pada anak tercatat sebesar 3,9 persen. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 10,7 persen pada 2023.

Budi menjelaskan, masalah kesehatan jiwa pada anak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga dipengaruhi lingkungan di sekitarnya, seperti keluarga, pertemanan, hingga kondisi di sekolah.

baca juga

“Yang perlu diperbaiki bukan hanya anaknya, tetapi juga pola asuh keluarga serta lingkungan belajar. Kita perlu mensosialisasikan life skill dan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Semua orang pasti menghadapi tekanan, namun yang terpenting adalah bagaimana meresponsnya dengan baik,” kata Budi.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kemenkes menargetkan perluasan skrining Program CKG hingga menjangkau 25 juta anak di seluruh Indonesia. Hasil skrining nantinya akan ditindaklanjuti oleh fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi mengatakan, anak-anak yang terdeteksi memiliki gejala akan mendapatkan tindak lanjut dari Puskesmas.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya saat ini masih terbatas, yakni sekitar 203 orang.

Selain itu, pemerintah juga menyiagakan layanan krisis kesehatan jiwa melalui platform Healing119.id untuk memberikan dukungan intervensi cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan psikologis.

Upaya penanganan kesehatan mental anak juga melibatkan sektor pendidikan. Kemenkes mendorong peran guru Bimbingan Konseling (BK) serta guru kelas untuk mendampingi siswa yang terdeteksi memiliki gejala gangguan kesehatan mental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan

Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan

Health | Minggu, 08 Maret 2026 | 09:19 WIB

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Asal Sentuh Bayi Saat Lebaran, Risiko Penularan Campak Tinggi

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Asal Sentuh Bayi Saat Lebaran, Risiko Penularan Campak Tinggi

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:32 WIB

Kemenkes Ingatkan Potensi Penyebaran Campak Meningkat di Tengah Libur Lebaran

Kemenkes Ingatkan Potensi Penyebaran Campak Meningkat di Tengah Libur Lebaran

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:43 WIB

Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya

Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:05 WIB

WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK

WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 21:01 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×