Harga Serba Naik, Tarif Transjakarta Ikut Naik? Ini Alasan Pemprov DKI!

Vania Rossa, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 27 Oktober 2025 | 08:11 WIB
Harga Serba Naik, Tarif Transjakarta Ikut Naik? Ini Alasan Pemprov DKI!
Ilustrasi Transjakarta atau busway (Pemprov DKI Jakarta)
baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta tengah mengkaji kenaikan tarif Transjakarta yang selama dua dekade bertahan di Rp3.500 per penumpang.
  • Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo menjelaskan, penyesuaian diperlukan karena rasio cost recovery Transjakarta anjlok hingga 14 persen akibat inflasi dan biaya operasional yang meningkat.
  • DPRD DKI pun menilai evaluasi tarif wajar dilakukan, selama kebijakan baru tetap berkeadilan dan tidak memberatkan masyarakat.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka peluang untuk menaikkan tarif layanan Transjakarta yang selama ini dipatok Rp3.500 per penumpang. Kenaikan ini disebut menjadi langkah realistis, seiring turunnya rasio pemulihan biaya operasional atau cost recovery Transjakarta yang terus menurun dari tahun ke tahun.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, tarif Transjakarta tak pernah berubah sejak 2005, sementara biaya operasional terus naik akibat inflasi dan peningkatan harga barang. Akibatnya, kemampuan perusahaan untuk menutup biaya dari pendapatan penumpang menjadi semakin kecil.

"Kami sudah melakukan kajian, bahkan dari hasil perhitungan Dinas Perhubungan, cost recovery-nya itu turun dari sebelumnya rata-rata 34-35 persen, sekarang dengan kenaikan harga, inflasi dan sebagainya, tinggal di angka 14 persen," ujar Syafrin kepada wartawan, Senin (27/10/2025).

Ia menjelaskan, penyesuaian tarif diperlukan agar kondisi keuangan Transjakarta kembali seimbang. Dengan kenaikan tarif, diharapkan rasio cost recovery bisa pulih ke tingkat yang lebih sehat seperti tahun-tahun sebelumnya.

Meski belum mengungkap angka pastinya, Syafrin menyebut kajian sedang berjalan. Namun, informasi yang beredar menyebutkan tarif Transjakarta berpotensi naik menjadi Rp5.000 per penumpang.

Lebih lanjut, Syafrin menjelaskan bahwa perubahan tarif hanya bisa dilakukan setelah mendapat persetujuan DPRD. Dasarnya merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2014 yang mengatur bahwa Gubernur DKI berwenang menetapkan tarif Transjakarta setelah dibahas bersama DPRD.

"Jadi tentu jika ada penyesuaian tarif, maka gubernur pasti akan bersurat ke DPRD untuk mengajukan penyesuaian tarif tadi dan itu akan dibahas. Jadi kita tunggu suratnya, baru itu pasti ada," kata Syafrin.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menilai subsidi transportasi publik memang menjadi salah satu beban terbesar dalam APBD Jakarta. Setiap tahun, dana yang digelontorkan untuk public service obligation (PSO) atau subsidi layanan publik mencapai sekitar Rp6 triliun.

"Kita bisa ketahui secara bersama kan bahwa ada nilai yang sangat tinggi yang dari APBD kita (untuk subsidi transportasi), kurang lebih hampir Rp6 triliun setiap tahun," kata Nova, Kamis (9/10/2025).

baca juga

Dari total itu, kata Nova, sekitar Rp4,2 triliun di antaranya digunakan untuk menanggung subsidi bagi penumpang Transjakarta. Hal ini disebabkan jumlah penumpang yang sangat besar, mencapai 1,3 juta orang per hari.

Nova juga menyoroti pembukaan rute-rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga, seperti Bekasi dan Tangerang. Meski jarak tempuhnya jauh lebih panjang, tarif yang dikenakan tetap Rp3.500 per orang.

"Tadi ada masukan juga dari kawan-kawan juga, untuk dikaji lagi masalah tarif dan lain-lain. Karena kan dari kilometernya itu sangat jauh sekali ya," ujar dia.

Menurutnya, peninjauan ulang tarif Transjakarta sudah semestinya dilakukan. Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan masyarakat, DPRD mendorong Pemprov Jakarta agar kebijakan kenaikan tarif tetap berkeadilan dan tidak memberatkan warga.

"Nah tentu harus ada kajian lagi itu bagaimana misalnya ke depannya untuk terkait dengan kemampuan masyarakat. Itu yang paling penting kan. Karena kalau kita lihat ini kan bahwa kan PSO ini sangat tinggi di Transjakarta khususnya," kata Nova.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RDF Plant Rorotan, Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

RDF Plant Rorotan, Solusi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 19:51 WIB

Komisaris Transjakarta Pilihannya Ikut Demo Trans7, Begini Respons Pramono

Komisaris Transjakarta Pilihannya Ikut Demo Trans7, Begini Respons Pramono

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:07 WIB

Rp14,6 Triliun APBD DKI 'Tidur' di Bank, Anggota DPRD Curiga: Ada Apa?

Rp14,6 Triliun APBD DKI 'Tidur' di Bank, Anggota DPRD Curiga: Ada Apa?

News | Kamis, 23 Oktober 2025 | 16:34 WIB

Terkini

Miris! Kendaraan Dinas Pemkot Banjar Tunggak Pajak hingga Setengah Miliar

Miris! Kendaraan Dinas Pemkot Banjar Tunggak Pajak hingga Setengah Miliar

Jabar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Wabup Bogor Ade Ruhandi Tak Penuhi Panggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

Wabup Bogor Ade Ruhandi Tak Penuhi Panggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:30 WIB

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:23 WIB

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

5 Rekomendasi HP realme 3 Jutaan untuk Gaming Harian: Baterai Jumbo dan Performa Anti Lag

5 Rekomendasi HP realme 3 Jutaan untuk Gaming Harian: Baterai Jumbo dan Performa Anti Lag

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×