Pasar Barito Digusur, Pedagang Dipindahkan ke Lenteng Agung: Begini Janji Manis Pemprov DKI

Erick Tanjung | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 27 Oktober 2025 | 13:17 WIB
Pasar Barito Digusur, Pedagang Dipindahkan ke Lenteng Agung: Begini Janji Manis Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. (Antara/Lifia Mawaddah Putri)
  • Pemprov DKI Jakarta memberikan serangkaian insentif bagi para pedagang yang terdampak penertiban di Pasar Barito. 
  • Selain menyediakan 125 kios di Sentra Fauna, Lenteng Agung, Pemprov juga akan menggratiskan biaya sewa dan air selama enam bulan pertama.
  • Pemprov DKI menggusur kios-kios di Pasar Barito pada Senin (27/10) pagi.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan serangkaian insentif bagi para pedagang yang terdampak penertiban di Pasar Barito. Selain menyediakan 125 kios di Sentra Fauna, Lenteng Agung, Pemprov juga akan menggratiskan biaya sewa dan air selama enam bulan pertama serta membangun sebuah klinik satwa di lokasi baru tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa fasilitas ini diberikan untuk meringankan beban para pedagang selama masa transisi.

"Kami akan membuat klinik satwa di tempat itu kalau memang nanti mayoritas adalah para pedagang satwa," kata Pramono di Jakarta, Senin (27/10/2025).

"Bagi para pedagang Pasar Barito yang akan menggunakan kios di Lenteng Agung, selama 6 bulan kami gratiskan, termasuk air."

Pramono mengakui bahwa proses adaptasi di lokasi baru tidak akan mudah bagi para pedagang. Namun, ia optimistis lokasi baru yang strategis dapat membantu pemulihan usaha mereka.

"Karena saya tahu, pasti 2-3 bulan pertama itu berat sekali, harus sosialisasi. Tapi di situ karena dekat dengan stasiun Lenteng Agung, lokasinya cukup baik," ujar Pramono.

Untuk memastikan pemerataan, Pramono juga menegaskan aturan ketat: satu pedagang hanya boleh menempati satu kios. Ia tidak ingin praktik di mana satu orang menguasai belasan kios, seperti yang terjadi di Pasar Barito, terulang kembali.

"Saya sudah berpesan kepada Kepala Dinas UMKM, tidak boleh ada yang mempunyai lebih dari satu kios. Maksimum satu kios adalah satu orang," tegasnya.

Penertiban kios di Pasar Barito sendiri telah dilaksanakan pada Senin (27/10) pagi. Pramono mengklaim prosesnya berjalan dengan damai dan humanis.

"Alhamdulillah pelaksanaan di lapangan dari jam 5 pagi tadi berjalan dengan baik. Kami sangat humanis. Dan sekarang ini 125 kios yang di Lenteng Agung sudah semuanya selesai disiapkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Tertibkan Pasar Barito, Pramono: Kami Sangat Humanis, Manusiawi Sekali

Pemprov DKI Tertibkan Pasar Barito, Pramono: Kami Sangat Humanis, Manusiawi Sekali

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 11:31 WIB

Ricuh! Penggusuran Pasar Barito Berujung Blokade Jalan: Pedagang Melawan!

Ricuh! Penggusuran Pasar Barito Berujung Blokade Jalan: Pedagang Melawan!

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 11:28 WIB

Sambangi Balai Kota, Gus Ipul 'Tagih' Pramono Sekolah Rakyat Permanen: Kami Harap Dukungan Lahan

Sambangi Balai Kota, Gus Ipul 'Tagih' Pramono Sekolah Rakyat Permanen: Kami Harap Dukungan Lahan

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 17:57 WIB

Terkini

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB