Geger Grup WA 'Mas Menteri': Najelaa Shihab Terseret Pusaran Korupsi Chromebook Nadiem

Bangun Santoso Suara.Com
Senin, 27 Oktober 2025 | 18:04 WIB
Geger Grup WA 'Mas Menteri': Najelaa Shihab Terseret Pusaran Korupsi Chromebook Nadiem
Pengacara tersangka kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek tahun 2019?2022 Nadiem Makarim, Tabrani Abby, berbicara dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025). (ANTARA/Nadia Putri Rahmani)
Baca 10 detik
  • Nama Najelaa Shihab terungkap ada dalam grup WhatsApp ‘Mas Menteri Core Team’ bersama tersangka korupsi Chromebook, Nadiem Makarim dan staf khususnya
  • Pihak Nadiem dan Najelaa kompak menyatakan grup tersebut hanya untuk diskusi gagasan pendidikan dan membantah keras adanya pembahasan terkait pengadaan Chromebook
  • Kejaksaan Agung menduga grup tersebut justru telah digunakan untuk merencanakan program digitalisasi pendidikan sebelum Nadiem menjabat, dan telah menetapkan lima orang sebagai tersangka

Suara.com - Nama ahli pendidikan Najelaa Shihab terseret dalam pusaran kasus korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.

Terungkap, Najelaa tergabung dalam sebuah grup WhatsApp (WA) bernama ‘Mas Menteri Core Team’ bersama Nadiem dan para staf khususnya.

Fakta ini dibeberkan oleh kuasa hukum Nadiem Makarim, Tabrani Abby. Menurutnya, Najelaa diundang ke dalam grup tersebut dalam kapasitasnya sebagai seorang ahli pendidikan untuk berdiskusi, jauh sebelum proyek Chromebook bergulir.

Grup yang awalnya bernama 'Edu Org' itu kemudian berganti nama menjadi ‘Mas Menteri Core Team’ dan ‘Education Council’. Grup ini disebut beranggotakan Nadiem Makarim, para ahli pendidikan, ahli IT, serta staf khusus Nadiem, Jurist Tan dan Fiona Handayani, yang kini juga menjadi tersangka.

“Di situ ada Jurist Tan, ada Fiona, ada Najelaa, dan lain-lain yang sebenarnya membahas hal yang sama,” kata Abby dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Abby menegaskan bahwa grup tersebut murni wadah untuk bertukar gagasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan perencanaan pengadaan Chromebook.

Peran Najelaa, lanjutnya, adalah sebagai pemberi masukan kepada kementerian.

“Jadi, beliau sudah banyak juga membantu Kementerian Pendidikan untuk memberikan gagasan terkait dengan pendidikan di Indonesia, seperti itu,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Secara terpisah, Najelaa Shihab membenarkan keberadaannya di dalam grup tersebut. Pendiri Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) ini mengaku tergabung dalam beberapa grup diskusi bersama Nadiem dan puluhan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.

Baca Juga: Geger Grup WA 'Mas Menteri', Pengacara Nadiem Bantah Atur Proyek Chromebook

“Saya bersama total puluhan orang lainnya, ada di beberapa grup WhatsApp bersama Nadiem Makarim maupun mitra-mitra pendidikan independen dan eksternal, serta pejabat-pejabat kementerian selain Nadiem Makarim,” ucap Najelaa.

Namun, ia membantah keras pernah terlibat dalam pembahasan pengadaan Chromebook. Menurutnya, diskusi dalam grup tersebut terbatas pada kebijakan substansial seperti kurikulum dan penerimaan siswa baru, bukan soal sarana dan prasarana.

“Karena program ini bukan lah merupakan bagian dari lingkup pekerjaan PSPK, yaitu substansi kebijakan pendidikan, bukan sarana dan prasarana,” tegasnya.

Keterangan ini kontras dengan temuan Kejaksaan Agung (Kejagung). Pihak Kejagung menyebut grup ‘Mas Menteri Core Team’ sudah membahas rencana program digitalisasi pendidikan sejak Agustus 2019, bahkan sebelum Nadiem resmi dilantik menjadi menteri.

Hingga kini, Kejagung telah menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi yang merugikan negara ini, yaitu Nadiem Makarim, Staf Khusus Jurist Tan (JT), konsultan teknologi Ibrahim Arief (BAM), serta dua direktur di Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih (SW) dan Mulyatsyah (MUL).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI