Najelaa Shihab Akui Masuk Grup WA 'Mas Menteri', Tapi Kejagung Membantah, Mana yang Benar?

Bangun Santoso

Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:19 WIB
Najelaa Shihab Akui Masuk Grup WA 'Mas Menteri', Tapi Kejagung Membantah, Mana yang Benar?
Ilustrasi wawancara. Pendidik sekaligus aktivis pendidikan, Najelaa Shihab. [Foto: Dok. pribadi / Olah gambar: Suara.com]
  • Kejaksaan Agung membantah keras keberadaan Najelaa Shihab di grup WhatsApp kasus Nadiem Makarim, sementara pihak pengacara Nadiem dan Najeela sendiri mengonfirmasi keanggotaannya
  • Najelaa Shihab mengakui ada di beberapa grup WhatsApp dengan Nadiem, namun menegaskan diskusinya hanya sebatas kebijakan pendidikan, bukan pengadaan Chromebook
  • Kejaksaan Agung menyatakan hingga saat ini belum pernah memanggil atau memeriksa Najelaa Shihab sebagai saksi dalam kasus korupsi Chromebook

Suara.com - Babak baru kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menjerat Nadiem Makarim memanas dengan munculnya nama pegiat pendidikan Najelaa Shihab. Terjadi saling bantah yang membingungkan publik antara pengakuan Najeela, pernyataan pengacara Nadiem, dan sanggahan tegas dari Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait keberadaannya di sebuah grup WhatsApp krusial.

Kejaksaan Agung secara terang-terangan menepis informasi yang menyebut Najelaa Shihab berada dalam satu grup WhatsApp dengan tersangka Nadiem Makarim. Bantahan ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung.

“Saya konfirmasi bahwa terkait (Najelaa Shihab) di grup, itu enggak ada,” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Anang bahkan menegaskan bahwa hingga saat ini, penyidik di Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Khusus (Jampidsus) belum pernah melayangkan panggilan pemeriksaan terhadap Najeela sebagai saksi dalam kasus ini.

“Sampai saat ini belum ada pemanggilan terhadap Najelaa Shihab,” tegasnya sebagaimana dilansir Antara.

Pernyataan Kejagung ini bertolak belakang dengan klaim yang dilontarkan oleh tim kuasa hukum Nadiem Makarim. Pada Senin (27/10), pengacara Nadiem, Tabrani Abby, dengan yakin menyebut Najeela Shihab adalah salah satu anggota grup WhatsApp yang berganti-ganti nama dari 'Edu Org', ‘Mas Menteri Core Team’, hingga ‘Education Council’.

“Di situ ada Jurist Tan, ada Fiona, ada Najeela, dan lain-lain yang sebenarnya membahas hal yang sama,” kata Abby, seraya menyebut peran Najeela adalah sebagai ahli pendidikan yang memberikan gagasan kepada Kemendikbudristek.

Di tengah simpang siur ini, Najeela Shihab akhirnya buka suara. Pendiri Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) ini membenarkan bahwa dirinya memang berada di dalam grup percakapan bersama Nadiem.

“Saya bersama total puluhan orang lainnya, ada di beberapa grup WhatsApp bersama Nadiem Makarim maupun mitra-mitra pendidikan independen dan eksternal, serta pejabat-pejabat kementerian selain Nadiem Makarim,” ucapnya secara terpisah.

Namun, Najelaa memberikan batasan yang jelas. Ia membantah keras pernah ikut membahas, baik secara langsung maupun di dalam grup, terkait perencanaan atau pengadaan Chromebook dan peralatan IT.

Menurutnya, fokus diskusinya adalah seputar substansi kebijakan pendidikan, seperti kurikulum dan penerimaan siswa baru.

“Karena program ini bukan lah merupakan bagian dari lingkup pekerjaan PSPK, yaitu substansi kebijakan pendidikan, bukan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Grup WA Terjawab: Kejagung Bantah Najelaa Terlibat Skandal Chromebook

Misteri Grup WA Terjawab: Kejagung Bantah Najelaa Terlibat Skandal Chromebook

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 00:42 WIB

Skandal Chromebook: Pengacara Nadiem Tunjuk Hidung Stafsus, Siapa Dalang Sebenarnya?

Skandal Chromebook: Pengacara Nadiem Tunjuk Hidung Stafsus, Siapa Dalang Sebenarnya?

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:23 WIB

Najelaa Shihab di Grup WA Nadiem, Bantah Ikut Bahas Korupsi Chromebook: Bukan Lingkup Saya

Najelaa Shihab di Grup WA Nadiem, Bantah Ikut Bahas Korupsi Chromebook: Bukan Lingkup Saya

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:54 WIB

Drama Grup WA 'Mas Menteri': Najelaa Shihab dan Kubu Nadiem Kompak Bantah, tapi Temuan Jaksa Beda

Drama Grup WA 'Mas Menteri': Najelaa Shihab dan Kubu Nadiem Kompak Bantah, tapi Temuan Jaksa Beda

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 20:57 WIB

Geger Grup WA 'Mas Menteri': Najelaa Shihab Terseret Pusaran Korupsi Chromebook Nadiem

Geger Grup WA 'Mas Menteri': Najelaa Shihab Terseret Pusaran Korupsi Chromebook Nadiem

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 18:04 WIB

Geger Grup WA 'Mas Menteri', Pengacara Nadiem Bantah Atur Proyek Chromebook

Geger Grup WA 'Mas Menteri', Pengacara Nadiem Bantah Atur Proyek Chromebook

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 15:36 WIB

Nadiem Makarim Tersandung Skandal Laptop Chromebook, Begini Proses Pengadaan Barang Versi LKPP

Nadiem Makarim Tersandung Skandal Laptop Chromebook, Begini Proses Pengadaan Barang Versi LKPP

News | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:56 WIB

Terkini

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:04 WIB

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:01 WIB

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

Usai Terima Massa Aksi, Gibran Ajak Mahasiswa Kunker Pantau MBG dan Kopdes Merah Putih

Usai Terima Massa Aksi, Gibran Ajak Mahasiswa Kunker Pantau MBG dan Kopdes Merah Putih

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:55 WIB

Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!

Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:49 WIB

Eksekusi Eks Hotel Sultan Hari Ini, 3.161 Personel Gabungan Siaga di Blok 15 GBK

Eksekusi Eks Hotel Sultan Hari Ini, 3.161 Personel Gabungan Siaga di Blok 15 GBK

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:44 WIB