Media Asing Sebut IKN Terancam Jadi Kota Hantu, Ini Jawaban Tegas Kepala Otorita

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 31 Oktober 2025 | 11:08 WIB
Media Asing Sebut IKN Terancam Jadi Kota Hantu, Ini Jawaban Tegas Kepala Otorita
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. [Ist]
  • Media Inggris, The Guardian, melaporkan bahwa IKN berisiko menjadi "kota hantu" akibat anjloknya pendanaan negara dan investasi swasta yang tidak mencapai target
  • Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, membantah tegas laporan tersebut dan menyatakan pembangunan IKN terus berjalan tanpa ragu untuk mencapai target sebagai Ibu Kota Politik pada 2028
  • Basuki memastikan anggaran pembangunan IKN tahap II sebesar Rp 48,8 triliun tidak terdampak kebijakan efisiensi pemerintah dan telah mendapat persetujuan penuh dari kementerian terkait

Suara.com - Sorotan tajam media internasional kembali mengarah ke proyek strategis Ibu Kota Nusantara (IKN). Media Inggris, The Guardian, secara blak-blakan menyebut IKN berada dalam bahaya dan terancam menjadi sebuah kota hantu, memicu respons keras dari pemerintah.

Dalam artikelnya yang berjudul, "Indonesia’s new capital, Nusantara, in danger of becoming a ‘ghost city’," The Guardian melukiskan gambaran pesimistis. Mereka menyoroti kondisi jalanan Nusantara yang sebagian besar masih kosong, kecuali beberapa pekerja dan wisatawan.

Laporan tersebut mengklaim bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pendanaan negara untuk proyek ibu kota baru telah anjlok drastis. Dari £2 miliar pada tahun 2024 menjadi £700 juta pada tahun 2025, dengan alokasi hanya £300 juta untuk tahun depan, atau sepertiga dari yang diminta.

"Investasi swasta juga telah turun lebih dari £1 miliar dari target," tulis media tersebut, menggarisbawahi keraguan atas masa depan proyek ambisius ini.

Pandangan ini diperkuat oleh pernyataan Herdiansyah Hamzah, seorang sarjana hukum tata negara dari Universitas Mulawarman, yang dikutip dalam artikel tersebut. Ia mengatakan proyek tersebut sudah menjadi "kota hantu" dan sebutan "ibu kota politik" tidak memiliki arti dalam hukum Indonesia.

"Ibu kota baru bukanlah prioritas bagi Prabowo," katanya.

"Secara politik, ia tidak mau mati, tidak mau hidup," tambah dia sebagaimana ditulis The Guardians.

Menjawab tudingan miring tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan IKN terus berjalan maju tanpa keraguan sedikit pun. Ia membantah keras narasi pesimistis dan memastikan proyek tetap sesuai jalur untuk mencapai target sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.

“Tidak ada keraguan dalam membangun IKN. Semua langkah yang diambil kini sepenuhnya diarahkan untuk mencapai target menjadikan Nusantara sebagai Ibu Kota Politik pada tahun 2028, sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Basuki di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Basuki juga menepis kekhawatiran soal pemangkasan anggaran. Ia memastikan alokasi dana sebesar Rp 48,8 triliun untuk pembangunan IKN tahap II (2025-2029) tidak akan terpengaruh oleh kebijakan efisiensi pemerintah pusat.

“Alhamdulillah sampai sekarang usulan kami selalu disetujui. Dan sampai sekarang belum ada imbas, dan mudah-mudahan ke depan tidak akan terimbas dengan kebijakan efisiensi dan sebagainya. Dan kami bisa melaksanakan tugas kami dengan sebaik-baiknya,” tegas Basuki.

Ia menceritakan telah bertemu langsung dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Sekretaris Negara untuk mengamankan komitmen anggaran tersebut. Menurutnya, pemerintah mendukung penuh IKN karena proyek ini menggabungkan APBN, Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dan investasi swasta murni.

“Yang kita bangun bukan sekadar kota baru, tapi masa depan Indonesia. Dan masa depan itu kini sedang kita wujudkan bersama,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiba-tiba Disorot Media Asing: IKN Terancam Jadi 'Kota Hantu' di Tengah Anggaran Seret

Tiba-tiba Disorot Media Asing: IKN Terancam Jadi 'Kota Hantu' di Tengah Anggaran Seret

News | Kamis, 30 Oktober 2025 | 16:04 WIB

Sebut Ada Arahan dari Prabowo, Menkeu Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

Sebut Ada Arahan dari Prabowo, Menkeu Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN

Video | Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:15 WIB

Menkeu Tolak Pembayaran Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Prof. Sulfikar: 95 Persen Ini Maunya Prabowo

Menkeu Tolak Pembayaran Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Prof. Sulfikar: 95 Persen Ini Maunya Prabowo

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 17:29 WIB

Dugaan Mark-Up Gila-gilaan Proyek Warisan Jokowi: Biaya 3 Kali Lipat, Utang Rp2 Triliun Tiap Tahun

Dugaan Mark-Up Gila-gilaan Proyek Warisan Jokowi: Biaya 3 Kali Lipat, Utang Rp2 Triliun Tiap Tahun

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:10 WIB

Alarm Mahfud MD: IKN dan Whoosh Warisan Masalah Hukum, Prabowo Didesak Turun Tangan

Alarm Mahfud MD: IKN dan Whoosh Warisan Masalah Hukum, Prabowo Didesak Turun Tangan

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 14:02 WIB

Satgas Sikat Tambang Ilegal di IKN, Ribuan Hektare Lahan Rusak Dipulihkan

Satgas Sikat Tambang Ilegal di IKN, Ribuan Hektare Lahan Rusak Dipulihkan

Video | Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:00 WIB

Geger Tower Pekerja Proyek IKN Ludes Terbakar: Bagaimana Kronologi dan Apa Pemicunya?

Geger Tower Pekerja Proyek IKN Ludes Terbakar: Bagaimana Kronologi dan Apa Pemicunya?

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Terkini

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:24 WIB

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

Modus Dua Sejoli Jadi Atlet NBA, Tipu Banyak Korban hingga Raup Rp56 Miliar

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:18 WIB

Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman

Donald Trump Tantrum Dikritik Kanselir Merz, 5000 Pasukan AS Ditarik dari Jerman

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:10 WIB