PSI Kritik Pemprov DKI Pangkas Subsidi Pangan Rp300 Miliar, Dana Hibah Forkopimda Justru Ditambah

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 03 November 2025 | 22:25 WIB
PSI Kritik Pemprov DKI Pangkas Subsidi Pangan Rp300 Miliar, Dana Hibah Forkopimda Justru Ditambah
Ilustrasi--DPRD DKI Jakarta. (Suara.com/Fakhri)
baca 10 detik
  • PSI mengkritik Pemprov DKI karena memangkas anggaran subsidi pangan sebesar Rp300 miliar.

  • Pemangkasan terjadi saat dana hibah untuk Forkopimda justru ditambah sebanyak Rp200 miliar.

  • PSI mendesak pemerintah memprioritaskan anggaran untuk kebutuhan mendesak warga, bukan hibah kelembagaan.

Suara.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyoroti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI yang memangkas anggaran subsidi pangan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Tahun Anggaran 2025. PSI menilai keputusan tersebut tidak berpihak pada kesejahteraan warga, terutama di tengah tekanan ekonomi saat ini.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau, mengatakan temuan ini terungkap saat pengesahan APBD DKI 2025 pada Kamis (30/10/2024) malam.

Dalam rapat tersebut, APBD disahkan di angka sekitar Rp81 triliun. Namun, terdapat pemangkasan anggaran subsidi pangan sebesar Rp300 miliar, sementara dana hibah untuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda justru ditambah Rp200 miliar.

“Kami menyayangkan subsidi pangan dikurangi Rp300 miliar, tetapi pada saat bersamaan dana hibah Forkopimda ditambah Rp200 miliar. Padahal, warga Jakarta sangat membutuhkan bantuan di tengah kesulitan ekonomi,” kata Bun dalam keterangannya, Senin (3/11/2024).

Menurut Bun, anggaran subsidi pangan yang dipangkas itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, daging, dan telur. Ia menilai keputusan tersebut menunjukkan ketimpangan prioritas pemerintah daerah.

“Seharusnya anggaran Rp300 miliar itu dipertahankan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga. Alih-alih demikian, Banggar malah memprioritaskan dana hibah untuk Forkopimda yang dampaknya bagi masyarakat masih dipertanyakan,” lanjut Bun.

Ia menambahkan, dana hibah Rp200 miliar untuk Forkopimda seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak, seperti mengatasi keterbatasan lahan pemakaman yang kini menjadi persoalan serius bagi warga.

“Jika pun anggaran subsidi pangan harus dialihkan, masih ada kepentingan lain yang lebih mendesak, salah satunya keterbatasan lahan pemakaman. Seharusnya sebagian dana hibah Forkopimda bisa dialihkan ke sana,” jelasnya.

Bun menegaskan bahwa Pemprov DKI perlu lebih cermat dalam menentukan skala prioritas anggaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Menurutnya, program sosial seperti Kartu Jakarta Lansia (KJL) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) seharusnya mendapat perhatian lebih besar.

baca juga

“Saya pikir Pemprov DKI perlu mengatur anggarannya agar tepat sasaran. Selain pangan, bantuan seperti KJL dan KPDJ-lah yang seharusnya diprioritaskan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindiran Brutal 'Tolol Natural' Balas PSI yang Ungkit Jasa Jokowi ke AHY

Sindiran Brutal 'Tolol Natural' Balas PSI yang Ungkit Jasa Jokowi ke AHY

News | Senin, 03 November 2025 | 13:54 WIB

Rawan Tumbang Saat Hujan Deras, Pemprov DKI Remajakan Puluhan Ribu Pohon di Jakarta

Rawan Tumbang Saat Hujan Deras, Pemprov DKI Remajakan Puluhan Ribu Pohon di Jakarta

News | Minggu, 02 November 2025 | 18:21 WIB

APBD Dipangkas, Dedi Mulyadi Sebut ASN Jabar Bakal Puasa Tahun Depan

APBD Dipangkas, Dedi Mulyadi Sebut ASN Jabar Bakal Puasa Tahun Depan

News | Minggu, 02 November 2025 | 17:53 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×