Warga Baduy Korban Begal Ditolak Rumah Sakit, Menko PMK Pratikno Turun Tangan

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Rabu, 05 November 2025 | 20:37 WIB
Warga Baduy Korban Begal Ditolak Rumah Sakit, Menko PMK Pratikno Turun Tangan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Seorang warga Baduy korban begal ditolak rumah sakit karena tidak memiliki KTP.

  • Menko PMK Pratikno berjanji akan menelusuri kasus dan berkoordinasi dengan Kemendagri.

  • Korban akhirnya dirawat setelah dibantu kenalannya, kasus kini ditangani oleh pihak kepolisian.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, menyatakan akan menindaklanjuti kasus yang menimpa Repan, seorang warga Baduy Dalam yang menjadi korban pembegalan namun ditolak oleh rumah sakit karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Ya Allah, kami lacak ya. Kami akan bicarakan dengan Kemendagri," kata Pratikno di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (5/11/2025), seraya menegaskan akan berkoordinasi terkait penerbitan KTP bagi masyarakat adat.

Peristiwa ini bermula ketika Repan, yang sedang berjualan madu, menjadi korban pembegalan di Cempaka Putih, Jakarta, pada 26 Oktober 2025. Ia mengalami luka bacok serius di tangan kirinya saat mencoba melawan empat orang pelaku.

Kepala Desa Kanekes, Oom, membenarkan kejadian tersebut. Ia menceritakan bahwa setelah diserang, Repan yang terluka parah mencoba mencari pertolongan ke rumah sakit terdekat.

"Setelah dibacok, korban mendatangi rumah sakit, tetapi tidak ditangani karena saat ditanya KTP, dia tidak punya, karena kan orang Baduy Dalam," ujar Oom, Selasa (4/11/2025).

Merasa tidak mendapat pertolongan, Repan terpaksa berjalan kaki dari Cempaka Putih ke Tanjung Duren untuk menemui seorang kenalannya. Dalam kondisi menahan sakit dan nyaris kehabisan darah, ia akhirnya dibantu oleh kenalannya tersebut untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit lain.

Akibat insiden ini, Repan tidak hanya menderita luka bacokan yang membutuhkan 10 jahitan, tetapi juga kehilangan uang hasil penjualan madu sebesar Rp3 juta, 10 botol madu, dan sebuah ponsel.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Cempaka Putih dan saat ini sedang dalam penanganan pihak kepolisian. Oom berharap para pelaku dapat segera ditangkap untuk memberikan rasa aman bagi warga Baduy lainnya yang beraktivitas di Jakarta.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerit Pilu dari Pedalaman: Remaja Badui Dibegal Celurit di Jakarta, Tokoh Adat Murka

Jerit Pilu dari Pedalaman: Remaja Badui Dibegal Celurit di Jakarta, Tokoh Adat Murka

News | Selasa, 04 November 2025 | 17:11 WIB

Raffi Ahmad Gercep! Bawa Fahmi Bo dari Kosan Sederhana ke Rumah Sakit dengan Kamar Perawatan VIP

Raffi Ahmad Gercep! Bawa Fahmi Bo dari Kosan Sederhana ke Rumah Sakit dengan Kamar Perawatan VIP

Entertainment | Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:22 WIB

Aset Rp1,4 Triliun Terbengkalai! KPK Ultimatum Pemprov DKI Soal Sumber Waras

Aset Rp1,4 Triliun Terbengkalai! KPK Ultimatum Pemprov DKI Soal Sumber Waras

News | Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:01 WIB

Terkini

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:00 WIB

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:55 WIB

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:51 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:48 WIB

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:47 WIB

Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris

Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:44 WIB

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:41 WIB

Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa

Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:37 WIB