Demo di Depan Kantor Kemendikbud: Gemas Bongkar 'Dosa' Soeharto, Fadli Zon Jadi Sasaran

Erick Tanjung, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 06 November 2025 | 13:49 WIB
Demo di Depan Kantor Kemendikbud: Gemas Bongkar 'Dosa' Soeharto, Fadli Zon Jadi Sasaran
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya yang merupakan bagian dari Gerakan Masyarakat Adili Soeharto (GEMAS) menggelar demonstrasi di depan Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/11/2025). [Suara.com/fakhri]
baca 10 detik
  • Gerakan Masyarakat Adili Soeharto (GEMAS) gelar aksi tolak gelar pahlawan untuk Presiden Soeharto.

  • Pemerintah dinilai tidak memiliki empati terhadap para korban pelanggaran HAM era Orde Baru.

  • Massa berdemo di depan kantor Menbud Fadli Zon yang dinilai mendukung wacana tersebut.

Suara.com - Gerakan Masyarakat Adili Soeharto (Gemas) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/11/2025). Mereka menolak dengan tegas wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden kedua RI, Soeharto.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi yang mengenakan pakaian serba hitam berkumpul di trotoar sambil membawa berbagai poster dan spanduk bertuliskan "Soeharto Bukan Pahlawan".

Dalam orasinya, para peserta aksi menceritakan refleksi kelam pemerintahan Orde Baru, termasuk kesaksian dari keluarga korban pelanggaran HAM. Massa juga meneriakkan yel-yel protes, salah satunya berbunyi, "Soeharto bukan pahlawan, Fadli Zon menteri Zonk!"

Gerakan Masyarakat Adili Soeharto (GEMAS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/11/2025). Mereka menolak wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. [Suara.com/Fakhri]
Gerakan Masyarakat Adili Soeharto (GEMAS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/11/2025). Mereka menolak wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. [Suara.com/Fakhri]

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menyatakan bahwa aksi damai ini bertujuan memprotes pemerintah yang terkesan memuluskan pemberian gelar tersebut.

"Gelar pahlawan ini terlalu politis. Pemerintah tidak empati terhadap para korban kekerasan dan pelanggaran HAM dari rezim Soeharto," ujar Dimas.

Selain berorasi, massa juga memamerkan sejumlah buku yang mendokumentasikan dugaan kejahatan Soeharto selama 32 tahun berkuasa, dengan tujuan mengedukasi masyarakat yang melintas.

"Kami berharap masyarakat bisa mengetahui apa saja pelanggaran yang sudah dilakukan oleh Soeharto dan betapa korupnya pemerintahan beliau saat itu," tuturnya.

Gerakan Masyarakat Adili Soeharto (GEMAS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/11/2025). Mereka menolak wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. [Suara.com/Fakhri]
Gerakan Masyarakat Adili Soeharto (GEMAS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Pusat, pada Kamis (6/11/2025). Mereka menolak wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. [Suara.com/Fakhri]

Lebih lanjut, Dimas mengaku tidak berharap dapat ditemui oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Menurutnya, upaya audiensi serupa dengan pihak pemerintah, termasuk dengan Menteri Sosial Gus Ipul, tidak pernah membuahkan hasil.

"Kita tak berharap adanya pertemuan karena kita tahu Fadli Zon sendiri sudah menyebut pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto sudah sesuai syarat," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muhammadiyah Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Jasanya untuk RI Tak Terbantahkan

Muhammadiyah Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: Jasanya untuk RI Tak Terbantahkan

News | Kamis, 06 November 2025 | 11:58 WIB

Soeharto Bakal Dapat Gelar Pahlawan Nasional? Legislator Minta Penilaian Berimbang dan Komprehensif

Soeharto Bakal Dapat Gelar Pahlawan Nasional? Legislator Minta Penilaian Berimbang dan Komprehensif

News | Kamis, 06 November 2025 | 10:53 WIB

Sultan Najamudin: Semua Mantan Presiden RI yang Telah Berpulang Layak Diberi Gelar Pahlawan

Sultan Najamudin: Semua Mantan Presiden RI yang Telah Berpulang Layak Diberi Gelar Pahlawan

News | Rabu, 05 November 2025 | 21:15 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×