Menkeu Purbaya Bakal Redenominasi Rupiah, Apa Manfaatnya?

Yazir F, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 08 November 2025 | 18:03 WIB
Menkeu Purbaya Bakal Redenominasi Rupiah, Apa Manfaatnya?
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (28/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Redenominasi membuat transaksi dan pencatatan keuangan menjadi lebih efisien.

  • Tujuannya menaikkan kredibilitas dan citra positif mata uang rupiah.

  • Pelaksanaannya butuh UU kuat dan sosialisasi masif kepada masyarakat.

Suara.com - Baru-baru ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mewacanakan akan menyederhanakan nominal uang rupiah, di mana uang Rp 1.000 akan diubah nilainya menjadi Rp 1.

Kabarnya, Purbaya juga menyatakan kebijakan ini akan menjadi salah satu prioritas.

Seperti yang diketahui, redenominasi adalah penyederhanaan nominal mata uang dengan cara menghilangkan beberapa angka nol.

Namun, kebijakan ini tidak akan mengubah atau mengurangi daya beli masyarakat.

Meski begitu, publik mungkin bertanya-tanya untuk apa kebijakan ini dilakukan jika nilainya tetap sama.

Ternyata, langkah ini bukan sekadar untuk "gaya-gayaan" atau menyederhanakan angka.

Potret Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/purbayayudhi_official)
Potret Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/purbayayudhi_official)

Ada sejumlah tujuan dan manfaat besar yang diharapkan bisa tercapai untuk perekonomian Indonesia.

Manfaat Utama di Balik Redenominasi Rupiah

Pemerintah menegaskan bahwa program redenominasi ini bertujuan untuk efisiensi sistem keuangan dan meningkatkan kredibilitas rupiah.

baca juga

Berikut ini, 4 manfaat utama bila Menkeu Purbaya Yudhi jadi melakukan redenominasi.

1. Transaksi Jadi Jauh Lebih Praktis dan Efisien

Dengan nominal yang lebih sederhana, proses transaksi dan pencatatan akuntansi akan menjadi jauh lebih mudah.

Bayangkan, Anda tidak perlu lagi menulis banyak angka nol saat mencatat keuangan.
Selain itu, sistem pembayaran dan perangkat lunak kasir juga akan lebih ringkas.

2. Menaikkan 'Gengsi' dan Kredibilitas Rupiah

Di panggung internasional, nominal mata uang yang terlalu besar sering dianggap sebagai cerminan ekonomi yang kurang stabil atau pernah mengalami inflasi tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Mau Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1, RUU Redenominasi Rupiah Kian Dekat

Purbaya Mau Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1, RUU Redenominasi Rupiah Kian Dekat

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 21:25 WIB

Dilarang Purbaya, Shopee Blokir Ratusan Ribu Produk Thrifting

Dilarang Purbaya, Shopee Blokir Ratusan Ribu Produk Thrifting

Tekno | Jum'at, 07 November 2025 | 20:56 WIB

Purbaya Mau Ubah Rp1.000 jadi Rp1, Menko Airlangga: Belum Ada Rencana Itu!

Purbaya Mau Ubah Rp1.000 jadi Rp1, Menko Airlangga: Belum Ada Rencana Itu!

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 20:41 WIB

Menkeu Purbaya Segera Ubah Rp1.000 jadi Rp1, RUU Ditargetkan Selesai 2027

Menkeu Purbaya Segera Ubah Rp1.000 jadi Rp1, RUU Ditargetkan Selesai 2027

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 15:06 WIB

Menkeu Purbaya Kaji Popok Bayi, Tisu Basah, Hingga Alat Makan Sekali Pakai Terkena Cukai

Menkeu Purbaya Kaji Popok Bayi, Tisu Basah, Hingga Alat Makan Sekali Pakai Terkena Cukai

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 13:35 WIB

HIPMI Soroti Dugaan Tekanan Kelompok Kepentingan di Industri Tekstil

HIPMI Soroti Dugaan Tekanan Kelompok Kepentingan di Industri Tekstil

Bisnis | Jum'at, 07 November 2025 | 09:44 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB