Pramono Anung Usul Revitalisasi Kota Tua dan Pembangunan RS Internasional Sumber Waras Masuk PSN

Selasa, 11 November 2025 | 05:51 WIB
Pramono Anung Usul Revitalisasi Kota Tua dan Pembangunan RS Internasional Sumber Waras Masuk PSN
Ilustrasi Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Pemprov DKI Jakarta mengajukan proyek revitalisasi Kota Tua dimasukan dalam PSN bersamaan dengan usulan pembangunan RS Internasional Sumber Waras. [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pramono Anung usulkan revitalisasi Kota Tua dan pembangunan RS internasional Sumber Waras sebagai PSN strategis.
  • Proyek Kota Tua didukung MRT Fase 2 untuk integrasi transportasi dan pengembangan kawasan berbasis TOD.
  • RS internasional Sumber Waras disiapkan jadi pusat rujukan nasional untuk penyakit jantung dan kanker.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan dua proyek besar di ibu kota masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kedua proyek yang diusulkan tersebut, yakni revitalisasi kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan Sumber Waras, Jakarta Barat.

Usulan tersebut disampaikan langsung Pramono kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).

"Kami bertemu dengan Menko Perekonomian untuk membahas dua hal, yaitu pengembangan kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan Sumber Waras."

"Keduanya kami usulkan menjadi PSN agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan efisien," kata Pramono.

Menurut Pramono, proyek revitalisasi kawasan Kota Tua akan dijalankan secara kolaboratif antara Pemprov DKI, Danantara, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kolaborasi ini menjadi kunci karena sejumlah aset di kawasan tersebut masih dimiliki pemerintah pusat melalui BUMN.

"Di kawasan Kota Tua, ada sejumlah aset yang dimiliki pemerintah pusat melalui BUMN. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antara Danantara dan Pemprov DKI akan sangat signifikan untuk memastikan revitalisasi berjalan dengan optimal," ujarnya.

Rencana revitalisasi meliputi pembangunan pedestrian, perbaikan jalan, dan normalisasi sungai, dengan pekerjaan fisik dijadwalkan mulai pada 2026.

Baca Juga: Pramono Pastikan Kampus IKJ Tak Dipindah ke Kota Tua, Fokus Bangun Ekosistem Seni di TIM

Pemerintah pusat akan menangani perbaikan aset yang berada di bawah pengelolaan Danantara.

Sementara itu, proyek MRT Fase 2 yang tengah dibangun dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuju Kota Tua akan menjadi pendorong utama integrasi transportasi publik dan menjadikan kawasan bersejarah tersebut sebagai Transit Oriented Development (TOD) modern.

“Sampai dengan tahun 2027, pembangunan MRT sudah dilakukan di bawah tanah, tidak ada lagi di permukaan. Sehingga, diharapkan renovasi ataupun penyempurnaan kawasan Kota Tua dapat dilakukan tahun 2027. Dan tahun 2029, MRT sudah tersambung ke Kota Tua dan menjadi kawasan TOD,” ujarnya.

Selain revitalisasi Kota Tua, Pemprov DKI juga menyiapkan pembangunan rumah sakit Tipe A bertaraf internasional di lahan Sumber Waras seluas 3,6 hektare.

Proyek tersebut telah mendapatkan clearance dari KPK dan BPK, menandakan kepatuhan penuh terhadap aspek tata kelola dan akuntabilitas publik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan ultimatum terhadap koperasi pengelola Kios Plaza 2 Blok M Jakarta. [Suara.com/Fakhri]
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. [Suara.com/Fakhri]

“Kami ingin membangun rumah sakit tipe A yang bertaraf internasional. Dengan luas area dan lokasi yang strategis, kami ingin rumah sakit ini menjadi rujukan utama di Indonesia yang berkaitan dengan penyakit jantung, kanker, dan penyakit khusus lainnya,” ungkapnya.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI