Libatkan Pemerintah Pusat, Pramono Bakal Bentuk Satgas Pembenahan Kota Tua

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 19 Oktober 2025 | 13:05 WIB
Libatkan Pemerintah Pusat, Pramono Bakal Bentuk Satgas Pembenahan Kota Tua
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan membentuk satgas pembenahan kota tua. [Suara.com/Fakhri]
baca 10 detik
  • Pramono akan membentuk satgas khusus untuk mempercepat pembenahan kawasan Kota Tua Jakarta.
  • Dibutuhkan koordinasi lintas lembaga agar proses revitalisasi berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
  • Satgas tersebut nantinya akan menyusun pembagian peran antara pemerintah pusat dan Pemprov Jakarta dalam menjalankan proyek pembenahan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mempercepat pembenahan kawasan Kota Tua Jakarta.

Pembentukan satgas ini akan melibatkan pemerintah pusat, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga pihak swasta.

Pramono mengatakan, pembenahan kawasan bersejarah itu tidak bisa dilakukan secara terburu-buru mengingat kompleksitas masalah dan nilai historis yang dimiliki Kota Tua.

Karena itu, dibutuhkan koordinasi lintas lembaga agar proses revitalisasi berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

"Kami sudah bersepakat untuk ada task force (satgas) yang terdiri dari pemerintah pusat, pemerintah Jakarta. Nantinya dalam perjalanan pasti akan ada BUMN, BUMD, dan swasta," ujar Pramono kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).

Menurutnya, satgas tersebut nantinya akan menyusun pembagian peran antara pemerintah pusat dan Pemprov Jakarta dalam menjalankan proyek pembenahan.

Selain itu, satgas juga akan mengatur sejauh mana keterlibatan pihak swasta dalam proses revitalisasi agar tetap sesuai dengan aturan kawasan cagar budaya.

Pramono menuturkan, pembenahan tahap awal akan difokuskan pada infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan, penataan sungai, dan jalur pedestrian. Proses itu direncanakan mulai berjalan pada awal 2026.

"Sehingga dengan demikian, benar-benar daerah ini sudah harus siap untuk menjadi tempat baru, hub baru, bagi Jakarta yang ya tentunya semua masyarakat bisa, tetapi kita ingin juga secara khusus menarik turis-turis dari Eropa Barat, Eropa Timur, ya tentunya juga dari Asia, Jepang, China, dan sebagainya," kata Pramono.

baca juga

Ia menegaskan, pengembangan Kota Tua bukan hanya proyek fisik, tetapi juga upaya strategis menjadikan kawasan itu sebagai pusat baru aktivitas seni, budaya, dan pariwisata Jakarta.

Revitalisasi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada sejarah dan warisan budayanya.

Dukungan terhadap inisiatif Pemprov Jakarta juga datang dari pemerintah pusat.

Revitalisasi Kota Tua.
Revitalisasi Kota Tua. (Ist)

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyatakan kesiapannya untuk terlibat langsung dalam proses pembenahan kawasan Kota Tua.

Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi ikon baru Jakarta.

"Tentunya keterlibatan kami dalam hal ini kita akan fully support, karena memang kalau kita lihat ada beberapa gedung di sini yang memang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, contohnya dimiliki oleh Mandiri, dimiliki oleh PT Pos, dimiliki oleh PT KAI, dan yang lain-lain," ujar Rosan yang juga menjabat CEO Danantara.

Rosan mengatakan, pemerintah akan melakukan renovasi terhadap gedung-gedung milik BUMN yang berada di kawasan itu, namun dengan tetap memperhatikan prinsip pelestarian cagar budaya.

"Kemudian kami tetap akan berkomunikasi, berkoordinasi, berkolaborasi terus, agar ke depannya apa nih yang akan direncanakan secara bersama-sama, itu bisa kita laksanakan sesuai dengan porsinya masing-masing," pungkas Rosan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Kota Tua Hidup, Kampus IKJ Bakal Dipindahkan Gubernur Pramono dari TIM Cikini

Demi Kota Tua Hidup, Kampus IKJ Bakal Dipindahkan Gubernur Pramono dari TIM Cikini

News | Minggu, 19 Oktober 2025 | 11:49 WIB

Pramono Anung Akui Relokasi Pedagang Pasar Barito Tak Berjalan Mulus: Tak Mungkin Semua Senang

Pramono Anung Akui Relokasi Pedagang Pasar Barito Tak Berjalan Mulus: Tak Mungkin Semua Senang

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 22:20 WIB

Pramono Kembangkan Blok M Hub, Pengamat Sebut Bisa Jadi Orchard Road Versi Jakarta

Pramono Kembangkan Blok M Hub, Pengamat Sebut Bisa Jadi Orchard Road Versi Jakarta

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 18:22 WIB

Polemik Usai, Pramono Anung Siap Bangun RS Tipe A di Lahan Eks Sumber Waras

Polemik Usai, Pramono Anung Siap Bangun RS Tipe A di Lahan Eks Sumber Waras

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 15:21 WIB

Dituding Lamban Perbaiki Pasar Taman Puring, Gubernur Pramono: Ada Pedagang yang Menolak

Dituding Lamban Perbaiki Pasar Taman Puring, Gubernur Pramono: Ada Pedagang yang Menolak

News | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 15:12 WIB

Terkini

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×