Jejak Jenderal Sarwo Edhie: Kakek AHY Penumpas G30S yang Kini Jadi Pahlawan Nasional

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 11 November 2025 | 10:55 WIB
Jejak Jenderal Sarwo Edhie: Kakek AHY Penumpas G30S yang Kini Jadi Pahlawan Nasional
Letnan Jenderal TNI Sarwo Edhie Wibowo [Dokumentasi Twitter AHY]
  • Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, kakek dari Menko AHY, secara resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto
  • Sarwo Edhie dikenang sejarah sebagai tokoh militer sentral yang memimpin RPKAD (sekarang Kopassus) dalam operasi penumpasan Pemberontakan G30S pada tahun 1965
  • Selain karier militer yang gemilang, Sarwo Edhie juga mengabdi sebagai Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Gubernur AKABRI, dan Ketua BP-7 Pusat

Suara.com - Istana Negara menjadi saksi penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh bangsa oleh Presiden Prabowo Subianto, Senin (10/11/2025). Di antara deretan nama besar tersebut, terselip satu figur militer legendaris yang jejaknya terpatri kuat dalam sejarah Indonesia: Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo.

Penganugerahan yang didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2025 ini terasa istimewa bagi keluarga besar Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sarwo Edhie Wibowo tidak lain adalah ayah dari mendiang Ibu Negara Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono, sekaligus kakek dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dalam seremoni khidmat tersebut, AHY tampil mewakili keluarga untuk menerima penghargaan tertinggi dari negara atas jasa-jasa sang kakek.

Momen ini seolah menjadi pengingat kembali akan warisan kepemimpinan dan ketegasan yang mengalir dalam darah keluarga Yudhoyono.

Lahir di Purworejo, Jawa Tengah, pada 25 Juli 1925, Sarwo Edhie Wibowo meniti karier militernya dengan cemerlang dan penuh pengabdian. Namanya mulai mencuat dan dikenang sejarah saat memegang peran sentral dalam salah satu episode paling kelam bangsa: penumpasan Pemberontakan Gerakan 30 September 1965 (G30S).

Sebagai Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD)—kini dikenal sebagai Kopassus—Sarwo Edhie memimpin langsung operasi-operasi krusial yang menjadi titik balik dalam menumpas gerakan tersebut. Keberanian dan ketegasannya di medan operasi menjadikannya salah satu figur paling berpengaruh dalam transisi politik kala itu.

Namun, pengabdian Sarwo Edhie tidak berhenti di palagan tempur. Setelah karier militernya, ia terus berkontribusi bagi negara di berbagai bidang. Ia pernah mengemban tugas diplomatik sebagai Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, menunjukkan kapabilitasnya di panggung internasional.

Tak hanya itu, ia juga dipercaya memimpin institusi pendidikan militer prestisius sebagai Gubernur Akademi Militer (AKABRI), tempat para calon pemimpin TNI ditempa.

Di ranah ideologi, namanya tercatat sebagai Ketua Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP-7) Pusat, sebuah lembaga vital pada era Orde Baru yang bertugas menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini menjadi pengakuan final negara atas dedikasi dan pengorbanan Sarwo Edhie Wibowo. Ia bukan hanya dikenang sebagai mertua seorang presiden atau kakek seorang menteri, tetapi sebagai prajurit sejati yang berdiri di garda terdepan saat negara memanggil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramalannya 100 Persen Benar, Ingat Lagi Unggahan Fufufafa soal Soeharto Diangkat Jadi Pahlawan

Ramalannya 100 Persen Benar, Ingat Lagi Unggahan Fufufafa soal Soeharto Diangkat Jadi Pahlawan

Lifestyle | Selasa, 11 November 2025 | 10:52 WIB

Cuma di Indonesia Diktator Seperti Soeharto Jadi Pahlawan, Akademisi: Penghinaan terhadap Akal Sehat

Cuma di Indonesia Diktator Seperti Soeharto Jadi Pahlawan, Akademisi: Penghinaan terhadap Akal Sehat

News | Selasa, 11 November 2025 | 06:03 WIB

Setelah Gelar Pahlawan, Kisah Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah akan Dibukukan Pemerintah

Setelah Gelar Pahlawan, Kisah Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah akan Dibukukan Pemerintah

News | Senin, 10 November 2025 | 22:32 WIB

Aksi Protes Gelar Pahlawan Soeharto di Kementerian Kebudayaan

Aksi Protes Gelar Pahlawan Soeharto di Kementerian Kebudayaan

Foto | Senin, 10 November 2025 | 21:01 WIB

Usai Soeharto dan Gus Dur, Giliran BJ Habibie Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Usai Soeharto dan Gus Dur, Giliran BJ Habibie Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional

News | Senin, 10 November 2025 | 20:42 WIB

Pelaku Hiburan Tolak Gelar Pahlawan Nasional Soeharto, Ada Sineas hingga Musisi

Pelaku Hiburan Tolak Gelar Pahlawan Nasional Soeharto, Ada Sineas hingga Musisi

Entertainment | Senin, 10 November 2025 | 20:10 WIB

Marsinah Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Kisahnya Difilmkan Lewat Marsinah: Cry Justice

Marsinah Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Kisahnya Difilmkan Lewat Marsinah: Cry Justice

Entertainment | Senin, 10 November 2025 | 19:49 WIB

Terkini

Jangan Biarkan Anak Asyik Sendiri dengan Gadget! KPAI Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Kamar

Jangan Biarkan Anak Asyik Sendiri dengan Gadget! KPAI Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Kamar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:43 WIB

Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi

Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:35 WIB

Mungkinkah Ibu Kota Pindah IKN pada Masa Prabowo-Gibran? Begini Kata Pakar UMY

Mungkinkah Ibu Kota Pindah IKN pada Masa Prabowo-Gibran? Begini Kata Pakar UMY

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:35 WIB

Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?

Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:02 WIB

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:50 WIB

Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:34 WIB

Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi

Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:27 WIB

5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas

5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:19 WIB

Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras

Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:47 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka

SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:44 WIB