Indonesia Gebrak Panggung Dunia di COP30 Brasil, Siap Pimpin Pasar Karbon Global

Bangun Santoso

Selasa, 11 November 2025 | 11:16 WIB
Indonesia Gebrak Panggung Dunia di COP30 Brasil, Siap Pimpin Pasar Karbon Global
oleh Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo. (Ist)
baca 10 detik
  • Paviliun Indonesia di COP30 menjadi platform soft diplomacy untuk menampilkan aksi dan inovasi iklim Indonesia di panggung global, melampaui forum negosiasi formal
  • Indonesia mempertegas ambisi iklimnya dengan target Net Zero Emission 2060 dan didukung oleh regulasi baru yang kuat untuk membangun ekosistem karbon nasional
  • Melalui regulasi baru tentang Nilai Ekonomi Karbon, Indonesia membuka peluang investasi hijau hingga USD 7,7 miliar per tahun dan berambisi menjadi pusat pasar karbon dunia

Suara.com - Indonesia kembali menunjukkan kepemimpinan dan komitmennya di panggung iklim global dengan peresmian Paviliun Indonesia yang megah di Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) di Belém, Brasil. Momen ini menjadi penanda keseriusan Indonesia dalam menjalankan diplomasi iklim yang inovatif dan kolaboratif.

Peresmian yang berlangsung khidmat ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim S. Djojohadikusumo. Didampingi sang istri, Anie H. Djojohadikusumo, potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, sebagai simbol sinergi dan harapan baru.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi seperti Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan Duta Besar RI untuk Federasi Brasil Edi Yusup, serta menarik perhatian perwakilan dari berbagai negara, organisasi internasional, dan sektor non-pemerintah.

Dalam sambutannya, Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa paviliun ini bukan sekadar ruang pamer, melainkan sebuah arena strategis untuk diplomasi yang lebih luwes dan berdampak.

“Paviliun ini bukan sekadar pameran, tetapi ruang di mana ide bertemu aksi, dan kolaborasi mengubah ambisi menjadi tindakan nyata,” ujar Hashim dalam keterangan tertulis, Selasa (11/11/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kehadiran Indonesia di forum iklim paling bergengsi ini dilandasi oleh prinsip keadilan dan tanggung jawab bersama. Indonesia berkomitmen penuh untuk menjembatani ambisi iklim global dengan implementasi aksi nyata di lapangan.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan langkah-langkah konkret. Pada Oktober 2025, Indonesia telah memperkuat ambisinya melalui dokumen Second Nationally Determined Contribution (NDC), yang memuat target baru menuju Net Zero Emission pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat.

Terobosan paling signifikan datang dari lahirnya dua regulasi kunci, yaitu Perpres No. 109/2025 tentang Waste-to-Energy dan Perpres No. 110/2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon. Kedua aturan ini menjadi fondasi bagi ekosistem pasar karbon nasional yang berintegritas tinggi, terbuka untuk partisipasi global, dan berpotensi menggerakkan pendanaan hingga USD 7,7 miliar per tahun.

“Indonesia bertekad menjadi pusat global bagi pasar karbon berintegritas tinggi yang menciptakan dampak nyata, lapangan kerja hijau, dan ketahanan masyarakat,” tutur Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi.

baca juga

Paviliun Indonesia di COP30 dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas sektor, mempertemukan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat sipil, hingga generasi muda untuk memperkuat kemitraan dan menampilkan berbagai inovasi iklim kebanggaan bangsa di panggung dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teken MoU dengan ICVCM, Menhut Janji Pasar Karbon Tak Rugikan Masyarakat Adat

Teken MoU dengan ICVCM, Menhut Janji Pasar Karbon Tak Rugikan Masyarakat Adat

News | Selasa, 11 November 2025 | 11:00 WIB

Indonesia Tegaskan Dukung Penuh Inisiatif Brasil untuk Konservasi Hutan Tropis

Indonesia Tegaskan Dukung Penuh Inisiatif Brasil untuk Konservasi Hutan Tropis

News | Sabtu, 08 November 2025 | 09:00 WIB

Bagaimana Krisis Iklim Membuat Hutan Dunia Kehilangan Kemampuannya Menyerap Karbon?

Bagaimana Krisis Iklim Membuat Hutan Dunia Kehilangan Kemampuannya Menyerap Karbon?

News | Jum'at, 07 November 2025 | 13:35 WIB

Elon Musk Mau Blokir Matahari untuk Atasi Krisis Iklim: Solusi Jenius atau Ide Nyeleneh?

Elon Musk Mau Blokir Matahari untuk Atasi Krisis Iklim: Solusi Jenius atau Ide Nyeleneh?

News | Jum'at, 07 November 2025 | 12:50 WIB

Jawab Tantangan Krisis Iklim, Indonesia Gandeng The Royal Foundation di Rio 2025

Jawab Tantangan Krisis Iklim, Indonesia Gandeng The Royal Foundation di Rio 2025

News | Jum'at, 07 November 2025 | 11:10 WIB

Laporan Oxfam: 0,1 Persen Orang Terkaya Dunia Jadi Penyumbang Polusi Terbesar di Bumi

Laporan Oxfam: 0,1 Persen Orang Terkaya Dunia Jadi Penyumbang Polusi Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 11:41 WIB

Krisis Iklim Kian Mengancam Kesehatan Dunia: Ribuan Nyawa Melayang, Triliunan Dolar Hilang

Krisis Iklim Kian Mengancam Kesehatan Dunia: Ribuan Nyawa Melayang, Triliunan Dolar Hilang

Health | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 11:15 WIB

Terkini

Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng

Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng

Jawa Tengah | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:18 WIB

134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM

134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:17 WIB

Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti

Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:15 WIB

Review Jujur Drunken Molen: Humor Absurd yang Diam-Diam Menertawakan Hidup

Review Jujur Drunken Molen: Humor Absurd yang Diam-Diam Menertawakan Hidup

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:15 WIB

Bos Whip Pink Ayah dan Anak Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Bisnis Gas Tertawa Ilegal

Bos Whip Pink Ayah dan Anak Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Bisnis Gas Tertawa Ilegal

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:12 WIB

Apakah Serum Viva Gold Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Apakah Serum Viva Gold Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:10 WIB

Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat

Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:09 WIB

Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026

Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026

Bogor | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:07 WIB

Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu

Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:06 WIB

Berkas Perkara Taufik Hidayat Resmi Masuk Kejati Jabar

Berkas Perkara Taufik Hidayat Resmi Masuk Kejati Jabar

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 19:58 WIB

×