Jurus Baru Prabowo: Ubah Bonus Demografi RI Jadi Solusi Global di Negara 'Aging Society'

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 14 November 2025 | 13:01 WIB
Jurus Baru Prabowo: Ubah Bonus Demografi RI Jadi Solusi Global di Negara 'Aging Society'
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno. (Suara.com/Lilis)
  • Presiden Prabowo Subianto mengarahkan pemerintah untuk secara proaktif memanfaatkan bonus demografi Indonesia sebagai solusi bagi krisis tenaga kerja di negara-negara maju yang mengalami aging society
  • Strategi utama untuk mencapai visi ini adalah melalui revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi secara masif, guna menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing global
  • Pemerintah akan membangun sebuah dasbor atau marketplace digital terintegrasi untuk mempercepat proses job matching antara TKI berkualitas dengan permintaan pasar kerja di luar negeri

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto memberikan sebuah arahan strategis yang visioner, yakni mengubah bonus demografi Indonesia menjadi jawaban atas tantangan global.

Pemerintah kini secara resmi menindaklanjuti instruksi untuk merevitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi, demi menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap mengisi pasar kerja di negara-negara maju yang mengalami penuaan populasi atau aging society.

Gagasan besar ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno.

Menurutnya, Presiden Prabowo melihat adanya peluang emas di tengah fenomena global tersebut, yang jika dimanfaatkan dengan baik, akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara signifikan.

"Banyak negara maju yang mengalami aging society, sementara kita di dalam negeri adalah bonus demografi. Nah, ini juga penting untuk dikembangkan dalam rangka mengisi pasar kerja di luar negeri dan juga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita," kata Pratikno usai memimpin rapat tingkat menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Sebagai Ketua Pengarah Tim Koordinasi Nasional Vokasi (TKNV), Kemenko PMK langsung bergerak cepat.

Fokus utamanya adalah memastikan adanya kesesuaian antara kualitas tenaga kerja Indonesia dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh pasar internasional. Proses job matching atau pencocokan kerja menjadi agenda prioritas.

Untuk mengakselerasi hal ini, pemerintah tidak akan bekerja secara parsial. Sebuah platform digital canggih akan dibangun untuk mengintegrasikan semua inisiatif dari berbagai kementerian dan lembaga.

"Peningkatan job matching ini menjadi agenda utama kami. Semua K/L punya inisiatif berbagai macam, makanya kami bersepakat bahwa kita harus memperkuat koordinasi dan membentuk smart integrated dashboard atau marketplace," ujar Pratikno.

Marketplace ini dirancang sebagai pusat koordinasi real-time, yang akan mempermudah pemetaan potensi dan kebutuhan tenaga kerja.

Langkah ini merupakan bagian dari program revitalisasi yang lebih besar, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara menyeluruh, sejalan dengan program-program unggulan lainnya.

"Seperti bagaimana kita tahu, ada sekolah rakyat untuk Desil-1, Desil-2, tidak ada anak Indonesia yang tidak sekolah, begitu. Revitalisasi sekolah, dan kemudian juga pembentukan sekolah unggul Garuda, dan ini revitalisasi dari pendidikan dan pelatihan vokasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Baduy Korban Begal Ditolak Rumah Sakit, Menko PMK Pratikno Turun Tangan

Warga Baduy Korban Begal Ditolak Rumah Sakit, Menko PMK Pratikno Turun Tangan

News | Rabu, 05 November 2025 | 20:37 WIB

Menko Pratikno Curhat Sakit Sinus yang Menyerangnya: Kisah Pribadi di Balik Inovasi Kesehatan

Menko Pratikno Curhat Sakit Sinus yang Menyerangnya: Kisah Pribadi di Balik Inovasi Kesehatan

News | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 13:53 WIB

Indonesia Nomor 2 Dunia Kasus TBC, Menko PMK Minta Daerah Bertindak Seperti Pandemi!

Indonesia Nomor 2 Dunia Kasus TBC, Menko PMK Minta Daerah Bertindak Seperti Pandemi!

News | Senin, 29 September 2025 | 23:50 WIB

Apakah Aisar Khaled dari Keluarga Kaya? Soroti TKI di Malaysia usai Diusir Warga Bali

Apakah Aisar Khaled dari Keluarga Kaya? Soroti TKI di Malaysia usai Diusir Warga Bali

Lifestyle | Selasa, 23 September 2025 | 13:40 WIB

Ada 400.000 Lowongan Kerja di Jerman, Pemerintah Push SMK Genjot Skill Bahasa Asing Sejak Kelas 1

Ada 400.000 Lowongan Kerja di Jerman, Pemerintah Push SMK Genjot Skill Bahasa Asing Sejak Kelas 1

News | Senin, 22 September 2025 | 23:39 WIB

Pemerintah Tetapkan 17 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2026, Catat Tanggalnya

Pemerintah Tetapkan 17 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2026, Catat Tanggalnya

News | Jum'at, 19 September 2025 | 16:36 WIB

Tak Peduli Status Non-Aktif, Uya Kuya Terbang ke Jember Sambut Jenazah PMI dari Hong Kong

Tak Peduli Status Non-Aktif, Uya Kuya Terbang ke Jember Sambut Jenazah PMI dari Hong Kong

Entertainment | Sabtu, 13 September 2025 | 21:30 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB