Sebut Indonesia Darurat Bullying, Puan Siapkan Panggilan Menteri dan Tim Psikolog

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 18 November 2025 | 15:16 WIB
Sebut Indonesia Darurat Bullying, Puan Siapkan Panggilan Menteri dan Tim Psikolog
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto dok. Ist)
baca 10 detik
  • DPR RI menyatakan Indonesia dalam kondisi darurat bullying sebagai respons atas kasus-kasus kekerasan yang terus berulang di lingkungan pendidikan
  • Parlemen akan memanggil kementerian terkait dan secara aktif melibatkan para profesional seperti psikolog dan psikiater untuk mengkaji serta mengevaluasi akar masalah perundungan secara komprehensif
  • Seluruh upaya ini bertujuan untuk melindungi pelajar dari segala bentuk kekerasan—fisik, mental, dan jiwa—demi menjaga masa depan generasi penerus bangsa

Suara.com - Ketua DPR Puan Maharani siapkan langkah tegas, panggil kementerian terkait dan libatkan psikolog untuk menghentikan kekerasan fisik dan mental yang mengancam generasi masa depan

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengambil sikap tegas di tengah maraknya kasus perundungan yang terus berulang di lingkungan pendidikan. Melalui ketuanya, Puan Maharani, parlemen secara resmi menyatakan bahwa Indonesia kini berada dalam status darurat bullying.

Sikap ini diambil sebagai respons atas rentetan kasus kekerasan yang kembali mencuat, mulai dari insiden di SMAN 72 Jakarta hingga yang terbaru di SMPN 19 Tangerang Selatan.

Tak hanya menyatakan keprihatinan, DPR kini bersiap mengambil langkah konkret untuk memutus mata rantai kekerasan tersebut.

Puan Maharani menegaskan bahwa fenomena ini tidak bisa lagi dianggap sebagai kenakalan remaja biasa. Berulangnya kasus di berbagai jenjang pendidikan menjadi alarm bahaya yang harus segera direspons secara serius oleh negara.

"Terkait kasus-kasus yang sekarang muncul, tentu saja kami dari DPR RI sangat prihatin bahwa tidak, jangan sampai terjadi dan terulang kejadian bullying yang ada di sekolah-sekolah di Indonesia, apakah itu di SD, SMP, SMA, bahkan di Universitas," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Saking mengkhawatirkannya, Puan tak ragu lagi melabeli situasi ini sebagai sebuah keadaan darurat yang membutuhkan penanganan luar biasa.

"Ini merupakan satu hal yang tidak boleh terjadi dan kalau dikatakan ini darurat, saya bersama dengan pimpinan mungkin juga sudah mulai mengatakan ini sudah darurat karena sudah terjadi kembali dan terulang lagi," tegasnya.

Menindaklanjuti status darurat tersebut, Puan membeberkan langkah-langkah strategis yang akan segera diambil oleh parlemen.

baca juga

DPR tidak akan bekerja sendiri, melainkan akan mengorkestrasi sebuah gerakan bersama yang melibatkan pemerintah hingga para ahli.

Langkah utamanya adalah memanggil kementerian terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pencegahan dan penanganan bullying yang ada saat ini.

Lebih dari itu, DPR akan mendorong keterlibatan para profesional untuk mengkaji akar masalah dari sisi psikologis dan sosial.

"Untuk kemudian mengkaji dan mengevaluasi dan melibatkan pihak-pihak yang terkait dan mungkin juga melibatkan pihak profesional, psikolog atau psikiater atau ya pihak-pihak yang memang harus dilibatkan untuk mengkaji dan mengevaluasi, jangan sampai hal ini terjadi," papar Puan.

Langkah ini, menurut Puan, krusial untuk melindungi aset terbesar bangsa, yakni generasi muda. Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi segala bentuk kekerasan yang dapat merusak masa depan anak-anak Indonesia.

"Karena pemuda-pemudi, pelajar, dan anak-anak Indonesia adalah generasi masa depan kita. Jadi, tidak ada yang diperbolehkan atau diperkenankan bahwa dari mereka kepada mereka untuk melakukan hal-hal yang kemudian membuat di antara mereka itu melakukan kekerasan, apakah itu kekerasan fisik, kekerasan mental, ataupun kekerasan jiwa," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembahasan KUHAP Diperkarakan ke MKD, Puan Sebut DPR Sudah Libatkan Banyak Pihak: Prosesnya Panjang

Pembahasan KUHAP Diperkarakan ke MKD, Puan Sebut DPR Sudah Libatkan Banyak Pihak: Prosesnya Panjang

News | Selasa, 18 November 2025 | 15:00 WIB

Adies Kadir Mulai Aktif Lagi, Puan Bilang DPR Tak Perlu 'Woro-woro'

Adies Kadir Mulai Aktif Lagi, Puan Bilang DPR Tak Perlu 'Woro-woro'

News | Selasa, 18 November 2025 | 14:47 WIB

Siswa SMP di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, Menteri PPPA: Usut Tuntas!

Siswa SMP di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, Menteri PPPA: Usut Tuntas!

News | Selasa, 18 November 2025 | 07:07 WIB

Dugaan Perundungan Tewaskan Siswa SMPN 19 Tangsel, Mendikdasmen Segera Ambil Kebijakan Ini

Dugaan Perundungan Tewaskan Siswa SMPN 19 Tangsel, Mendikdasmen Segera Ambil Kebijakan Ini

News | Senin, 17 November 2025 | 15:12 WIB

Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Perundungan, JPPI: Ini Kegagalan Negara

Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Perundungan, JPPI: Ini Kegagalan Negara

News | Senin, 17 November 2025 | 13:11 WIB

Bullying dan Kelas Sosial: Anak Miskin Lebih Rentan Jadi Target

Bullying dan Kelas Sosial: Anak Miskin Lebih Rentan Jadi Target

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 13:06 WIB

Darurat Bullying Nasional: Mengapa Ekosistem Kekerasan Anak Terus Tumbuh?

Darurat Bullying Nasional: Mengapa Ekosistem Kekerasan Anak Terus Tumbuh?

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 13:20 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×