Siswa SMP di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, Menteri PPPA: Usut Tuntas!

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Selasa, 18 November 2025 | 07:07 WIB
Siswa SMP di Tangsel Tewas Akibat Perundungan, Menteri PPPA: Usut Tuntas!
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengunjungi rumah duka siswa SMPN 19 Tangerang Selatan yang meninggal akibat perundungan, Senin (17/11/2025). [Suara.com/Lilis]
baca 10 detik
  • Seorang siswa SMP di Tangsel tewas diduga akibat perundungan oleh teman sekolahnya.

  • Menteri PPPA kecam keras insiden ini, sebut sebagai bentuk kekerasan yang serius.

  • Polisi telah memeriksa empat siswa, kasus kini dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengecam keras kasus perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan yang menyebabkan seorang siswa kelas VII berinisial M.H (13) meninggal dunia. Ia menegaskan, insiden ini bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan bentuk kekerasan serius yang harus diusut tuntas.

“Kami mengecam keras kasus perundungan yang berakibat meninggalnya adik MH. Perundungan terus terjadi dan tidak bisa dibiarkan,” ujar Arifah saat mengunjungi rumah duka korban, Senin (17/11/2025).

Berdasarkan koordinasi antara Kementerian PPPA dan UPTD PPA Kota Tangerang Selatan, terungkap bahwa korban diduga telah mengalami perundungan sejak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kekerasan fisik terakhir yang dialaminya terjadi pada rentang 20–25 Oktober 2025, di mana ia diduga dipukul menggunakan kursi besi oleh beberapa siswa lain hingga mengalami luka parah di kepala.

Setelah kejadian tersebut, kondisi kesehatan MH menurun drastis. Ia sempat dirawat intensif di RS Fatmawati sebelum akhirnya meninggal dunia.

Menteri Arifah menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan bahwa keluarga korban akan mendapatkan pendampingan penuh dari pemerintah.

Proses Hukum Berjalan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, mengonfirmasi bahwa kasus ini kini dalam penyelidikan Polres Tangerang Selatan. Empat orang siswa telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Kami mendukung penuh proses hukum dan akan memastikan lingkungan sekolah tetap aman bagi seluruh siswa,” ungkap Deden Deni.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban, Alfian, mengapresiasi dukungan dari KemenPPPA dan berharap proses hukum dapat fokus pada dugaan kekerasan yang dialami almarhum, bukan pada isu lain seperti riwayat penyakit.

baca juga

“Keluarga ingin keadilan ditegakkan sejelas-jelasnya,” ungkap Alfian.

UPTD PPA Kota Tangerang Selatan juga telah memberikan dukungan psikologis kepada keluarga korban sejak laporan pertama kali diterima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Perundungan Tewaskan Siswa SMPN 19 Tangsel, Mendikdasmen Segera Ambil Kebijakan Ini

Dugaan Perundungan Tewaskan Siswa SMPN 19 Tangsel, Mendikdasmen Segera Ambil Kebijakan Ini

News | Senin, 17 November 2025 | 15:12 WIB

Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Perundungan, JPPI: Ini Kegagalan Negara

Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Perundungan, JPPI: Ini Kegagalan Negara

News | Senin, 17 November 2025 | 13:11 WIB

Darurat Bullying Nasional: Mengapa Ekosistem Kekerasan Anak Terus Tumbuh?

Darurat Bullying Nasional: Mengapa Ekosistem Kekerasan Anak Terus Tumbuh?

Your Say | Senin, 17 November 2025 | 13:20 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×