Warning Keras Pramono Anung ke 673 Kepsek Baru: Tak Ada Tempat untuk Bullying di Sekolah Jakarta!

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 19 November 2025 | 19:51 WIB
Warning Keras Pramono Anung ke 673 Kepsek Baru: Tak Ada Tempat untuk Bullying di Sekolah Jakarta!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Rabu (8/10/2025). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
baca 10 detik
  • Pesan utama Pramono Anung adalah perintah tegas kepada 673 kepala sekolah baru untuk memberantas segala bentuk perundungan dan menjadikan sekolah sebagai zona aman mutlak bagi siswa
  • Kepala sekolah diwajibkan mengelola dana BOS secara transparan dan memastikan bantuan pendidikan seperti KJP Plus dan KJMU tepat sasaran tanpa penyelewengan
  • Jabatan kepala sekolah kini dibebani tanggung jawab besar untuk tidak hanya meningkatkan mutu akademik, tetapi juga membangun ekosistem sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari kekerasan

Suara.com - Nada suara Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terdengar serius dan tanpa kompromi saat melantik 673 Pejabat Fungsional Guru yang kini mengemban tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah Negeri.

Di hadapan ratusan pemimpin sekolah baru di Balai Kota, Rabu (19/11/2025), politisi senior PDI Perjuangan itu mengeluarkan peringatan keras yang menjadi sorotan utama: perang total terhadap perundungan atau bullying.

Pramono menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar status, melainkan tanggung jawab raksasa untuk membentuk masa depan generasi bangsa.

Ia tidak ingin mendengar ada satu pun siswa di Jakarta yang menjadi korban kekerasan fisik maupun mental di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi mereka.

Secara spesifik, Pramono menuntut agar setiap sudut sekolah di ibu kota steril dari praktik perundungan yang bisa merusak mental dan masa depan siswa.

"Tidak boleh ada bullying di seluruh sekolah di Jakarta," ucapnya dengan nada serius.

Perintah ini bukan sekadar imbauan, melainkan sebuah instruksi yang mengikat. Para kepala sekolah dituntut untuk menciptakan atmosfer belajar yang kondusif dan protektif.

Menurut Pramono, kualitas pendidikan tidak akan pernah tercapai jika siswanya hidup dalam ketakutan.

"Tingkatkan mutu pembelajaran, optimalkan peran guru, dan pastikan sekolah menjadi ruang yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan," tegasnya.

baca juga

Selain isu perundungan, figur kelahiran Kediri ini juga menyoroti masalah krusial lainnya, yakni pengelolaan anggaran.

Ia mewanti-wanti agar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak menjadi ladang korupsi atau dikelola secara serampangan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi harga mati.

"Gunakan dana BOS secara akuntabel dan tepat sasaran," ucapnya memberi instruksi.

Lebih jauh, ia meminta para kepala sekolah untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal program bantuan sosial pendidikan.

Program seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) harus dipastikan jatuh ke tangan siswa yang benar-benar berhak, tanpa ada pemotongan atau penyelewengan.

"Kawal implementasi KJP Plus, KJMU, dan program perlindungan anak agar benar-benar memberi dampak bagi masa depan peserta didik," jelas Pramono.

Di akhir arahannya, ia menaruh harapan besar pada 673 kepala sekolah yang baru dilantik untuk mereformasi tata kelola pendidikan di Jakarta, menjadikan sekolah sebagai institusi yang berintegritas dan berkualitas.

"Bangun ekosistem sekolah yang sehat, rapi, dan akuntabel," pungkas Pramono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gebrakan Pramono Anung Lantik 2.700 Pejabat Baru DKI Dalam 2 Pekan, Akhiri Kekosongan Birokrasi

Gebrakan Pramono Anung Lantik 2.700 Pejabat Baru DKI Dalam 2 Pekan, Akhiri Kekosongan Birokrasi

News | Rabu, 19 November 2025 | 19:34 WIB

Pramono: Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Masih Berhak Terima KJP Plus

Pramono: Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Masih Berhak Terima KJP Plus

News | Rabu, 19 November 2025 | 18:40 WIB

Belajar Tatap Muka Dimulai Lagi di SMAN 72

Belajar Tatap Muka Dimulai Lagi di SMAN 72

Foto | Rabu, 19 November 2025 | 08:00 WIB

Sebut Indonesia Darurat Bullying, Puan Siapkan Panggilan Menteri dan Tim Psikolog

Sebut Indonesia Darurat Bullying, Puan Siapkan Panggilan Menteri dan Tim Psikolog

News | Selasa, 18 November 2025 | 15:16 WIB

Krisis Empati: Mengapa Anak-Anak Tidak Lagi Tahu Caranya Berbelas Kasih?

Krisis Empati: Mengapa Anak-Anak Tidak Lagi Tahu Caranya Berbelas Kasih?

Your Say | Selasa, 18 November 2025 | 16:00 WIB

Pramono Sebut Harimau Kurus Viral di Ragunan Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya

Pramono Sebut Harimau Kurus Viral di Ragunan Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya

News | Selasa, 18 November 2025 | 13:51 WIB

Ultimatum Pramono ke Transjakarta: Citra Perusahaan Tak Boleh Rusak, Tindak Tegas Pelaku Pelecehan

Ultimatum Pramono ke Transjakarta: Citra Perusahaan Tak Boleh Rusak, Tindak Tegas Pelaku Pelecehan

News | Selasa, 18 November 2025 | 13:08 WIB

Terkini

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Ombudsman RI Temukan Persoalan MBG di 34 Provinsi, Rekomendasi Segera Diserahkan ke BGN

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:17 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

MK Tak Temukan Bukti Gibran Pernah Tamat SMA atau Sederajat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Bejat! Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Murid Laki-laki, Polisi Temukan Tujuh Korban

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

Posisi Gibran Jadi Wapres Aman, MK Tak Terima Gugatan Ijazah Denny Indrayana Cs

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:06 WIB

×