Kondisi Gunung Semeru Meningkat ke Level Awas, 300 Warga Dievakuasi

Dinda Rachmawati

Rabu, 19 November 2025 | 21:46 WIB
Kondisi Gunung Semeru Meningkat ke Level Awas, 300 Warga Dievakuasi
Kondisi Gunung Semeru Meningkat ke Level Awas, 300 Warga Dievakuasi (Dok. BNPB)
baca 10 detik
  • Gunung Semeru naik ke Level Awas, BNPB memantau dan evakuasi warga.
  • Tiga desa terdampak, 300 warga mengungsi.
  • Lumajang tetapkan tanggap darurat 7 hari.

Suara.com - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru menunjukkan peningkatan yang sangat cepat pada Rabu (19/11). Dalam kurun satu jam, status gunung tersebut melonjak dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas), yang merupakan level tertinggi dalam klasifikasi aktivitas kegunungapian. 

Kenaikan status ini terjadi setelah erupsi yang berlangsung sekitar pukul 14.13 WIB, ketika awan panas guguran terpantau meluncur sejauh hampir 13 kilometer ke arah tenggara dan selatan.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB segera memantau kondisi ini dan berkoordinasi dengan BPBD Lumajang untuk memastikan langkah penanganan darurat berjalan cepat. 

Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, memerintahkan jajarannya untuk fokus pada upaya perlindungan masyarakat, terutama terkait potensi korban, kerusakan, dan kebutuhan pengungsian.

Laporan sementara yang Suara.com kutip dari BNPB menunjukkan bahwa tiga desa terdampak langsung oleh peningkatan aktivitas Semeru, yaitu Desa Supiturang dan Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, serta Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro. 

Petugas gabungan telah mengarahkan warga untuk mengungsi ke lokasi aman. Hingga malam hari, sebanyak 300 warga tercatat mengungsi, dengan sekitar 200 jiwa berada di Balai Desa Oro-Oro Ombo dan 100 jiwa di SD 2 Supiturang. 

Sebagian warga lainnya juga dievakuasi ke Balai Desa Penanggal, sementara proses pendataan lanjutan masih berlangsung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melaporkan bahwa awan panas guguran terlihat meluncur ke arah tenggara dan selatan, disertai satu kali awan panas lain yang mengarah ke kawasan Besuk Kobokan. 

Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi bahaya lanjutan berupa luncuran awan panas, guguran lava, maupun aliran lahar yang dapat terjadi sewaktu-waktu di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. 

baca juga

Karena itu, masyarakat di sekitar aliran Besuk Kobokan dan sungai-sungai lain di lereng Semeru diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi petugas di lapangan.

Selain peningkatan status vulkanik, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari, mulai 19 hingga 26 November 2025.

Penetapan ini diharapkan mempercepat aktivasi pos komando sehingga seluruh proses koordinasi, evakuasi, dan penanganan darurat dapat berjalan lebih terstruktur dan efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semeru Status Awas! Jalur Krusial Malang-Lumajang Ditutup Total, Polisi Siapkan Rute Alternatif

Semeru Status Awas! Jalur Krusial Malang-Lumajang Ditutup Total, Polisi Siapkan Rute Alternatif

News | Rabu, 19 November 2025 | 21:40 WIB

Duka Longsor Cilacap: 16 Nyawa Melayang, BNPB Akui Peringatan Dini Bencana Masih Rapuh

Duka Longsor Cilacap: 16 Nyawa Melayang, BNPB Akui Peringatan Dini Bencana Masih Rapuh

News | Senin, 17 November 2025 | 23:10 WIB

Detik-detik Pencarian Korban Longsor Cilacap, BNPB Ingat Pesan Prabowo

Detik-detik Pencarian Korban Longsor Cilacap, BNPB Ingat Pesan Prabowo

News | Sabtu, 15 November 2025 | 14:45 WIB

Terkini

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:45 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

Reshuffle Kemenkeu: Adu Koleksi Kendaraan Purbaya vs Suahasil, Mana yang Lebih Humble?

Reshuffle Kemenkeu: Adu Koleksi Kendaraan Purbaya vs Suahasil, Mana yang Lebih Humble?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 16:42 WIB

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:42 WIB

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

News | Senin, 14 September 2026 | 16:41 WIB

Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat

Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:40 WIB

Suahasil Buka Suara soal Perombakan 350 Pejabat Eselon III Era Purbaya

Suahasil Buka Suara soal Perombakan 350 Pejabat Eselon III Era Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:40 WIB

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

Pagi Ditelepon Istana Sore Dilantik, Suahasil Nazara Ceritakan Kilatnya Proses Jadi Menkeu

Pagi Ditelepon Istana Sore Dilantik, Suahasil Nazara Ceritakan Kilatnya Proses Jadi Menkeu

News | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

×