Analis: Masa Depan Politik Budi Arie Suram Usai Ditolak Gerindra dan PSI

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 21 November 2025 | 13:23 WIB
Analis: Masa Depan Politik Budi Arie Suram Usai Ditolak Gerindra dan PSI
Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi usai bertemu Presiden ke-7 Jokowi. (Suara.com/Ari Welianto)
baca 10 detik
  • Analis sebut masa depan politik Budi Arie suram usai ditolak Gerindra dan PSI.
  • Dugaan keterkaitan kasus hukum menjadi penghalang utama bagi Budi Arie masuk partai politik.
  • Organisasi relawan Projo dinilai sudah tidak relevan lagi untuk peta politik 2029.

Suara.com - Analis politik Hasyibulloh Mulyawan menyoroti masa depan politik Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang dinilainya berada di titik nadir. Penilaian ini muncul setelah Budi Arie ditolak bergabung oleh Partai Gerindra dan kini mendapat sinyal penolakan serupa dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Peluang Budi Arie untuk berlabuh di partai politik memang tampak semakin sempit. Wakil Ketua Umum PSI, Ronald A Sinaga (Bro Ron), secara tegas menyatakan bahwa partainya tidak memiliki tempat bagi pengkhianat Presiden Joko Widodo.

"Patron politik kita Jokowi. Yang pasti pengkhianat Jokowi tidak ada tempat di PSI," kata Bro Ron, Rabu (19/11/2025).

Ia menilai Budi Arie masuk kategori tersebut sejak menyatakan "Projo bukan Pro Jokowi".

Menurut Hasyibulloh Mulyawan, penolakan beruntun ini dapat dipahami karena partai politik akan sangat berhati-hati. Faktor utamanya adalah dugaan keterkaitan Budi Arie dengan persoalan hukum, khususnya kasus judi online di kementerian yang pernah ia pimpin.

"Pastinya partai politik akan lebih berhati-hati. Budi Arie tersandera kasus hukum, ini yang menjadi pertimbangan utama," ujar Hasyibulloh saat dihubungi, Jumat (21/11/2025).

Ia menambahkan, partai politik tidak akan mau mengambil risiko citranya tercoreng, karena hal itu akan berimplikasi langsung pada elektabilitas mereka menuju Pemilu 2029.

Lebih lanjut, Hasyibulloh juga menganalisis nasib organisasi relawan Projo yang menurutnya sudah tidak lagi relevan. Ia mendefinisikan Projo sebagai organisasi taktis yang dibentuk khusus untuk mendukung Jokowi saat pemilu.

"Dalam iklim demokrasi yang sehat, relawan itu hanya ada saat pemilu. Setelah itu, organisasi taktis semestinya bubar," jelasnya.

baca juga

Ia pun memprediksi bahwa Projo kini sedang mendekati akhir dari masa hidup organisasinya karena sudah tidak lagi dibutuhkan dalam peta politik menuju 2029.

"Mungkin saat ini menjadi momentum Projo mendekati batas limitnya sebagai organisasi relawan, karena memang sudah tidak relevan lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pohon Tumbang Lumpuhkan MRT, PSI Desak Pemprov DKI Identifikasi Pohon Lapuk: Tolong Lebih Gercep!

Pohon Tumbang Lumpuhkan MRT, PSI Desak Pemprov DKI Identifikasi Pohon Lapuk: Tolong Lebih Gercep!

News | Kamis, 20 November 2025 | 19:17 WIB

Pengamat UGM Nilai Jokowi Melemah dan Kaesang Tak Mampu, Mimpi PSI Tembus Senayan 2029 Bakal Ambyar?

Pengamat UGM Nilai Jokowi Melemah dan Kaesang Tak Mampu, Mimpi PSI Tembus Senayan 2029 Bakal Ambyar?

News | Kamis, 20 November 2025 | 17:14 WIB

Dasco Buka Suara Soal Polemik Budi Arie Masuk Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan!

Dasco Buka Suara Soal Polemik Budi Arie Masuk Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan!

Video | Selasa, 18 November 2025 | 10:05 WIB

Terkini

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:03 WIB

Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

Prabowo Akan Anugerahkan Bintang Jasa kepada Pejabat yang Berjasa Kembangkan B50

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:59 WIB

Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan

Mengenal Istilah 'Bangsa Kepiting', Analogi yang Dipakai Prabowo untuk Sifat Saling Menjatuhkan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:51 WIB

Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem

Bukan Teror Tembakan! BGN Pastikan Kaca Kantor Pecah Akibat Cuaca Panas Ekstrem

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:47 WIB

KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan

KPK Ungkap Modus Eks Bupati Kuansing Sunat SHU Petani KUD untuk Suap Menteri Kehutanan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:41 WIB

×