Setuju TNI Jaga Kilang, Bahlil Bicara Sabotase dan Potensi Ancaman

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Rabu, 26 November 2025 | 21:10 WIB
Setuju TNI Jaga Kilang, Bahlil Bicara Sabotase dan Potensi Ancaman
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil tegaskan penugasan TNI jaga kilang minyak penting untuk cegah sabotase infrastruktur vital negara.
  • Wamen ESDM Yuliot menyebutkan penjagaan kilang minyak oleh TNI dan Polri adalah upaya mengamankan objek vital nasional.
  • Kementerian Pertahanan membentuk batalyon baru untuk amankan objek vital, termasuk kilang, guna kepentingan nasional.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskam tidak ada masalah mengenai penugasan TNI untuk menjaga kilang minyak.

Menurutnya penjagaan oleh aparat menjadi hal baik, mencegah terjadinya sabotase.

"Nggak ada masalah. Daripada orang sabotase menjadi aparat keamanan TNI, polisi, itu penting," kata Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Menurut Bahlil, potensi ancaman terhadap kilang-kilang milik Pertamina tentu ada. Penjagaan oleh TNI, tentu menjadi penting.

"Ya kita lihat. Kalau itu ancamannya kita lihat. Potensi itu kan selalu kemungkinan ada," Bahlil.

Bahlil berpandangan penjagaan kilang minyak milik Pertamina oleh prajurit TNI merupakam sinergi antara institusi. Menurutnya institusi negara sudah seharusnya berkolaborasi untuk mengamankan kepentingan negara.

Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung buka suara soal penugasan TNI untuk menjaga kilang minyak. Yuliot menyebut langkah itu sebagai upaya untuk mengamankan objek vital nasional.

"Jadi, untuk penugasan TNI ini akan merupakan objek vital nasional," ujarnya saat ditemui wartawan di Jakarta Selatan Selasa (25/11/2025).

Yuliot menjelaskan, kilang minyak termasuk titik yang krusial. Pengamanannya bukan hanya dari TNI, melain juga dari Polri.

baca juga

"Jadi, objek vital nasional itu kan harus diamankan. Ya, termasuk pengamannya dari TNI Polri," katanya.

Kemhan Bentuk Satuan Baru

Diketahui, Kementerian Pertahanan tengah merencanakan pembentukan satuan baru yang diberi nama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan. Pembentukannya sebagai upaya strategis memperkuat pertahanan negara.

Setidaknya sebanyak 150 batalyon baru ditargetkan mulai terbentuk pada tahun 2025.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menyebut, selain memberikan rasa aman kepada masyarakat di 514 kota/kabupaten, pembentukannya juga untuk mengamankan objek vital nasional, salah satunya kilang minyak.

"Langkah ini semata-mata untuk menjaga keutuhan wilayah dan kepentingan nasional, bukan untuk ambisi teritorial," kata Sjafrie kepada wartawan di di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Puji Bahlil: Cepat Ambil Keputusan, Saya Ikut

Menkeu Purbaya Puji Bahlil: Cepat Ambil Keputusan, Saya Ikut

Bisnis | Rabu, 26 November 2025 | 12:48 WIB

Kilang Minyak Sekarang di Jaga TNI, Wamen ESDM Beri Alasan

Kilang Minyak Sekarang di Jaga TNI, Wamen ESDM Beri Alasan

Video | Rabu, 26 November 2025 | 07:00 WIB

Kenapa Kilang Minyak Sekarang di Jaga TNI? Ini Alasan ESDM

Kenapa Kilang Minyak Sekarang di Jaga TNI? Ini Alasan ESDM

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 15:57 WIB

Produksi Belum Cukup, Kebutuhan Kilang Minyak dan BBM RI Masih Dipenuhi Impor

Produksi Belum Cukup, Kebutuhan Kilang Minyak dan BBM RI Masih Dipenuhi Impor

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 19:09 WIB

Menteri ESDM Pindahkan Izin Tambang Pasir Kuarsa ke Pemerintah Pusat

Menteri ESDM Pindahkan Izin Tambang Pasir Kuarsa ke Pemerintah Pusat

Bisnis | Senin, 24 November 2025 | 17:39 WIB

Kilang Balikpapan Diresmikan 17 Desember, Bahlil Janji Swasembada Energi di 2026

Kilang Balikpapan Diresmikan 17 Desember, Bahlil Janji Swasembada Energi di 2026

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 19:51 WIB

Pesan Bahlil untuk Shell dan Vivo: Walaupun Tidak Menjual Bensin, Kebutuhan Rakyat Tersedia

Pesan Bahlil untuk Shell dan Vivo: Walaupun Tidak Menjual Bensin, Kebutuhan Rakyat Tersedia

Bisnis | Jum'at, 21 November 2025 | 18:38 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×